Teror di Papua Kembali Memanas! SMAN 1 Sinak Hangus Dibakar KKB, Ini Pemicunya

KKB membakar SMAN 1 Sinak dan menembaki warga, polisi bersiap untuk mengatasi ancaman lebih lanjut.
KKB membakar SMAN 1 Sinak dan menembaki warga, polisi bersiap untuk mengatasi ancaman lebih lanjut. Source: Foto/ilustrasi/Unsplash

Papua, gemasulawesi - Kekerasan dan terorisme kembali mewarnai situasi keamanan di Papua ketika Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melancarkan serangan terhadap SMAN 1 Sinak.

Dalam serangan ini, KKB tidak hanya membakar gedung sekolah, tetapi juga melepaskan tembakan, menciptakan suasana yang sangat mencekam bagi masyarakat setempat. 

Insiden pembakaran sekolah ini menambah daftar panjang aksi kekerasan yang sering dilakukan oleh anggota KKB di Papua.

Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia, mengungkapkan bahwa anggotanya sedang memantau pergerakan Kalenak Murib dan kelompoknya saat kejadian berlangsung tepatnya pada Rabu malam sekitar pukul 19.20 WIT.

Baca Juga:
Setelah Bebas Bersyarat, Jessica Wongso Resmi Ajukan Permohonan Peninjauan Kembali di PN Jakarta Pusat

Kapolres menjelaskan, saat api mulai berkobar, KKB yang dipimpin Kalenak Murib CS tetap mengeluarkan tembakan yang mengancam keselamatan. 

"Api yang membesar diiringi dengan tembakan dari kelompok KKB,” terangnya dalam keterangan resmi pada Kamis, 10 Oktober 2024.

Situasi semakin tegang ketika api mulai menjalar ke beberapa bangunan lainnya, yang membuat personel Polsek Sinak segera mengambil tindakan defensif dengan melakukan Steling, yaitu bersiaga untuk melindungi diri dan masyarakat di sekitarnya. 

“Personel Polsek Sinak harus tetap dalam posisi siaga demi mencegah kemungkinan serangan lebih lanjut,” ungkap Kapolres.

Baca Juga:
Bawaslu Parigi Moutong Dilaporkan Mengadakan Rapat Koordinasi dengan Stakeholder

Sebagai langkah antisipatif, Kapolres menyatakan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli di wilayah rawan dan melakukan koordinasi lebih intensif dengan aparat keamanan lainnya. 

Dengan kondisi yang tidak menentu ini, kepolisian menyadari bahwa masyarakat sangat membutuhkan perlindungan dan kepastian keamanan.

Kapolres juga menambahkan bahwa insiden pembakaran gedung SMAN 1 Sinak berkaitan dengan masalah komunikasi yang tidak berjalan baik. 

Situasi di wilayah Sinak masih dianggap rawan, dan pihak kepolisian berkomitmen untuk menjaga keamanan di kawasan tersebut.

Baca Juga:
Pemprov Sulteng Mendapatkan Penghargaaan Kategori Pemerintah Cerdas Berkarakter 2024 dari Kemendikbudristek

Sementara itu, Polda Papua menjelaskan lebih lanjut tentang latar belakang peristiwa ini. 

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady, menyebutkan bahwa serangan ini dipicu oleh acara bakar batu yang diadakan oleh Tim Pemenangan Paslon Elpis Tabuni di Kampung Gigobak pada pukul 13.45 WIT. 

Kabid Humas menjelaskan bahwa terjadinya miss komunikasi antara panitia acara dengan kelompok sipil bersenjata yang mengawasi jalannya kegiatan tersebut menyebabkan keributan.

Awalnya, kelompok Kalenak Murib meminta sejumlah uang kepada tim pemenangan, namun permintaan itu tidak dipenuhi. 

Baca Juga:
Pemda Bombana Mendapatkan Penghargaan Kabupaten Cerdas Berkarakter pada Kegiatan Pusaka 2024

Ketidakpuasan ini memicu ketegangan dan keributan di antara kedua belah pihak. 

"Tindakan tersebut sangat disayangkan dan menunjukkan betapa rentannya situasi keamanan di Papua saat ini," ungkapnya.

Untuk mencegah terjadinya insiden lebih lanjut, personel Polsek Sinak sedang mengambil langkah-langkah antisipatif guna menjaga keamanan dan mencegah korban lebih banyak lagi. 

Dalam situasi seperti ini, kerjasama antara masyarakat dan aparat keamanan menjadi sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Bawaslu Parigi Moutong Dilaporkan Mengadakan Rapat Koordinasi dengan Stakeholder

Rapat koordinasi atau rakor dengan stakeholder diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Pemprov Sulteng Mendapatkan Penghargaaan Kategori Pemerintah Cerdas Berkarakter 2024 dari Kemendikbudristek

Penghargaan kategori Pemerintah Cerdas Berkarakter 2024 diraih oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dari Kemendikbudristek.

Pemda Bombana Mendapatkan Penghargaan Kabupaten Cerdas Berkarakter pada Kegiatan Pusaka 2024

Penghargaan kabupaten cerdas berkarakter pada kegiatan Pusaka 2024 diraih oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana.

Lapor ke Polisi! 15 Siswi SMKN 56 Jakarta Utara Diduga Jadi Korban Tindakan Asusila oleh Guru Seni

Guru Seni di SMKN 56 Jakarta Utara diduga melakukan tindakan tak pantas. Polisi telah mulai penyelidikan kasus.

Viral! ART di Semarang Ditangkap Setelah Tertangkap CCTV Aniaya Anak Majikan, Dipicu Masalah Ini

Kasus penganiayaan anak majikan oleh ART di Semarang terungkap lewat CCTV. Pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;