Pengeroyokan Brutal di Bandung! Polisi Tangkap Anggota Geng Motor yang Aniaya Remaja hingga Terluka Parah

Dua anggota geng motor ditangkap setelah menganiaya remaja di Bandung, mengakibatkan luka serius.
Dua anggota geng motor ditangkap setelah menganiaya remaja di Bandung, mengakibatkan luka serius. Source: Foto/ilustrasi/Pexels

Bandung, gemasulawesi - Seorang remaja bernama FM (17 tahun) menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh dua anggota geng motor, SAS (19 tahun) dan FG (19 tahun). 

Kejadian ini terungkap setelah orang tua FM melapor ke pihak kepolisian, yang segera menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika FM bersama tiga temannya, N, D, dan D, sedang dalam perjalanan pulang dari Lembang sekitar pukul 01.30 WIB. 

Di persimpangan Jalan Pramuka dan Jalan Riau, mereka bertemu dengan kelompok bermotor yang berpotensi menimbulkan masalah.

Baca Juga:
Penuh Kontroversi di Laga Indonesia vs Bahrain, Wasit Ahmed Al Kaf Ternyata Pernah Pimpin Vietnam Kalah di Laga Final

Tanpa disadari, FM dan temannya dikejar oleh kelompok tersebut saat melanjutkan perjalanan menuju Laswi. 

Di perempatan Jalan Laswi dan Sukabumi, motor yang dikendarai FM ditendang hingga terjatuh. Meski FM berhasil bangkit dan melarikan diri ke arah Jalan Peta, sayangnya ia terpisah dari teman-temannya.

Kelompok tersangka terus mengejar FM, dan saat sampai di Jalan BKR, FM terjatuh dari motornya. 

Dalam keadaan tak berdaya, FM diserang secara brutal oleh para pelaku, yang mengakibatkan luka-luka serius di wajah, badan, tangan, dan kaki. FM pun harus menjalani perawatan medis akibat penganiayaan tersebut.

Baca Juga:
Profil Ahmed Al Kaf Wasit Timur Tengah Penuh Kontroversi di Laga Indonesia vs Bahrain, Ternyata Berpengalaman di Asia

Dalam konferensi pers yang diadakan pada Jumat, 11 Oktober 2024, Budi Sartono mengungkapkan bahwa tersangka SAS mengakui telah melakukan pemukulan menggunakan tangan kosong dan sebuah botol. 

Sedangkan FG mengakui turut serta dalam penganiayaan dengan cara yang sama. Penangkapan SAS dan FG berhasil dilakukan, namun pihak kepolisian masih memburu satu tersangka lainnya yang diketahui bernama R.

Berdasarkan informasi yang didapat, R diduga menggunakan stik bisbol saat melakukan aksi kejam tersebut.

Budi juga menghimbau kepada R agar segera menyerahkan diri kepada kepolisian terdekat atau kepada komunitas yang ada. 

Baca Juga:
Terbongkar! Wedding Organizer di Bekasi Diduga Tipu Klien hingga Rugi Puluhan Juta Rupiah

"Kami akan terus mencari pelaku yang masih buron," tegasnya. 

Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 dan atau 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait pengeroyokan dan pencurian disertai kekerasan, dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun.

Dengan ditangkapnya para pelaku, diharapkan kasus ini dapat memberikan efek jera bagi kelompok-kelompok lain dan meningkatkan keamanan di masyarakat. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

293 Ijazah Siswa Ditahan Pihak Sekolah! Kejari Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Dana Komite di SMKN 1 Klungkung Bali

Kejari Klungkung menggeledah SMKN 1, menemukan 293 ijazah siswa ditahan dan dana komite diduga disalahgunakan.

Terbongkar! Wedding Organizer di Bekasi Diduga Tipu Klien hingga Rugi Puluhan Juta Rupiah

Korban penipuan wedding organizer di Bekasi kehilangan Rp25 juta, polisi telah memeriksa saksi-saksi terkait.

Innalillahi! 2 Pemancing Tewas Tenggelam di Kolam Retensi Dekat Stadion GBLA Bandung, Ini Sosoknya

Sebuah Insiden tragis terjadi di Bandung, dua pemuda meninggal dunia usai tenggelam di kolam retensi Bandung.

Miris! Pelajar SMA di Tebet Diduga Dianiaya Senior hingga Koma, Polisi Turun Tangan

Pelajar SMA Jakarta Selatan diduga dianiaya kakak kelas hingga koma. Polisi sedang mendalami kasus ini untuk penyelidikan.

Disbun Sulawesi Tenggara Mencatat Harga Kopra Hitam di Tingkat Pedagang Antar Pulau di Kendari Alami Kenaikan

Harga kopra hitam di tingkat pedagang antar pulau di Kendari dicatat oleh Disbun Sulawesi Tenggara mengalami kenaikan.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;