Terbongkar! Wedding Organizer di Bekasi Diduga Tipu Klien hingga Rugi Puluhan Juta Rupiah

Polisi Bekasi selidiki dugaan penipuan oleh wedding organizer, korban alami kerugian Rp25 juta, terlapor hilang kontak.
Polisi Bekasi selidiki dugaan penipuan oleh wedding organizer, korban alami kerugian Rp25 juta, terlapor hilang kontak. Source: Foto/ilustrasi/Freepik

Bekasi, gemasulawesi - Kasus dugaan penipuan oleh pemilik Wedding Organizer (WO) yang berada di Jalan Jati Raya, Bekasi Selatan, tengah diselidiki oleh pihak kepolisian. 

Korban, yang merupakan seorang warga berinisial MIA, melaporkan peristiwa ini kepada Polres Bekasi Kota setelah mengalami kerugian fantastis. 

Menurut keterangan dari Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, korban telah menyetorkan sejumlah uang kepada pihak WO tersebut secara bertahap untuk biaya resepsi yang direncanakan akan digelar pada Januari 2025. 

Total uang yang disetorkan oleh korban ke rekening atas nama terlapor, A, sekitar Rp25.100.000.

Baca Juga:
Innalillahi! 2 Pemancing Tewas Tenggelam di Kolam Retensi Dekat Stadion GBLA Bandung, Ini Sosoknya

"Korban mentransfer sejumlah uang ke rekening terlapor dengan total sekitar Rp25.100.000," ujar Kombes Pol Ade Ary dalam keterangannya pada Jumat, 11 Oktober 2024.

Sayangnya, setelah pembayaran dilakukan, korban mulai kehilangan kontak dengan pemilik WO, yang dikenal dengan nama Harmoni Wedding. 

Tidak hanya itu, akun media sosial yang dikelola oleh pihak WO tersebut juga tidak dapat ditemukan, membuat korban semakin curiga bahwa ia telah menjadi korban penipuan.

Kombes Ade Ary menjelaskan bahwa penyelidikan kasus ini masih terus berlangsung, dan pihak kepolisian sedang mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi yang terkait dengan peristiwa ini. 

Baca Juga:
Miris! Pelajar SMA di Tebet Diduga Dianiaya Senior hingga Koma, Polisi Turun Tangan

Proses investigasi dilakukan untuk memastikan apakah kasus ini murni merupakan tindak pidana penipuan seperti yang dilaporkan oleh korban.

Terlapor, A, yang merupakan pemilik dari wedding organizer tersebut, saat ini belum dapat dihubungi oleh pihak kepolisian maupun oleh korban. 

Kehilangan jejak terlapor semakin memperkuat dugaan bahwa ada unsur penipuan dalam kasus ini, meskipun polisi masih harus mengumpulkan bukti lebih lanjut untuk memastikan hal tersebut.

Korban sendiri, MIA, mengaku tertarik menggunakan jasa WO tersebut karena reputasinya yang sebelumnya dianggap baik. 

Baca Juga:
Penjajah Israel Akan Menyita Tanah Tempat Kantor Pusat UNRWA di Yerusalem Timur untuk Bangun Perumahan Pemukim

Namun, harapan untuk melangsungkan resepsi yang sudah direncanakan tersebut pupus setelah ia kehilangan kontak dengan pihak penyelenggara pernikahan.

Kasus ini menjadi salah satu peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih jasa penyelenggara acara. 

Ade Ary juga menambahkan bahwa siapa pun yang merasa dirugikan dalam hal serupa diimbau segera melapor ke pihak berwajib agar kasus serupa dapat segera ditindaklanjuti.

Proses penyelidikan masih terus berlanjut, dan Polres Bekasi Kota akan berupaya memproses kasus ini dengan cepat demi memberikan keadilan bagi korban. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Innalillahi! 2 Pemancing Tewas Tenggelam di Kolam Retensi Dekat Stadion GBLA Bandung, Ini Sosoknya

Sebuah Insiden tragis terjadi di Bandung, dua pemuda meninggal dunia usai tenggelam di kolam retensi Bandung.

Miris! Pelajar SMA di Tebet Diduga Dianiaya Senior hingga Koma, Polisi Turun Tangan

Pelajar SMA Jakarta Selatan diduga dianiaya kakak kelas hingga koma. Polisi sedang mendalami kasus ini untuk penyelidikan.

Disbun Sulawesi Tenggara Mencatat Harga Kopra Hitam di Tingkat Pedagang Antar Pulau di Kendari Alami Kenaikan

Harga kopra hitam di tingkat pedagang antar pulau di Kendari dicatat oleh Disbun Sulawesi Tenggara mengalami kenaikan.

26 Barang Milik Negara yang Dibangun Kementerian PUPR Diserahkan ke Pemerintah Kota Palu

Kementerian PUPR menyerahkan 16 Barang Milik Negara atau BMN yang dibangun mereka ke Pemerintah Kota Palu.

Mahasiswa UIN Datokarama Palu Harumkan Nama Sulteng dengan Meraih 1 Medali Emas pada Ajang Peparnas 2024

Mahasiswa UIN Datokarama Palu menyumbangkan 1 medali emas dari cabang olahraga taekwondo pada ajang Peparnas 2024.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;