Detik-detik Aksi Heroik Warga Kompak Gagalkan Aksi Komplotan Maling di Sejumlah Minimarket Lampung Viral

Warga Lampung berhasil menggagalkan komplotan maling minimarket setelah mencurigai gerak-gerik mereka di Alfamart.
Warga Lampung berhasil menggagalkan komplotan maling minimarket setelah mencurigai gerak-gerik mereka di Alfamart. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @fakta.indo

Lampung, gemasulawesi - Sebuah video yang memperlihatkan aksi heroik warga dalam menggagalkan komplotan maling viral di media sosial. 

Dalam video tersebut, tampak warga Lampung Selatan kompak menghentikan aksi pencurian yang dilakukan di sejumlah minimarket beberapa waktu lalu.

Kejadian tersebut terjadi ketika komplotan maling mencoba mencuri di beberapa minimarket, termasuk Indomaret Sidomulyo dan Alfamart Sidodadi. 

Sebelumnya, pelaku sempat mencuri di toko UMKM Multi Mart sebelum melanjutkan aksinya di lokasi lainnya.

Baca Juga:
Tragis! Kecelakaan Beruntun 8 Kendaraan di Subang, Tukang Becak dan Pria yang Ngopi Tewas di Tempat

Gerak-gerik mencurigakan mereka mulai terendus ketika salah satu aksi di Alfamart terekam oleh kamera CCTV. 

Warga yang melihat rekaman tersebut segera bergerak cepat untuk mencegah pelaku melarikan diri. 

Berkat kerja sama yang baik, mereka berhasil menghentikan komplotan maling tersebut sebelum mereka berhasil kabur dengan hasil curian.

Kapolsek Sidomulyo, IPTU Sugiyanto, mengonfirmasi bahwa dua dari pelaku pencurian berhasil diamankan oleh pihak kepolisian setelah warga terlebih dahulu mencegah mereka kabur. 

Baca Juga:
Tuai Pro Kontra! Sound Horeg Jawa Timur Siap Gebrak Jakarta di Pesta Pelantikan Prabowo dan Gibran

"Dua pelaku sudah kita amankan, dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut," ujar IPTU Sugiyanto.

Aksi heroik warga ini mendapat pujian dari banyak pihak setelah video yang diunggah di akun Instagram @fakta.indo pada Sabtu, 19 Oktober 2024 viral.

Banyak warganet yang merasa bangga atas keberhasilan mereka dalam menggagalkan pencurian tersebut. 

"Salut buat warga, kompak sekali. Ini yang namanya masyarakat yang peduli dan berani," ujar salah satu warganet dalam kolom komentar media sosial yang membagikan berita ini.

Baca Juga:
Mobil Pelaku Dibakar Warga! Begini Kronologi Lengkap Penangkapan Maling Motor di Aceh Selatan yang Berujung Brutal

Namun, di balik pujian itu, ada juga kritik terhadap peran pihak keamanan. 

Beberapa orang mempertanyakan mengapa polisi tidak bertindak lebih cepat dalam menangani kejadian ini. 

Di tengah semua komentar tersebut, satu hal yang pasti: kekompakan warga Lampung Selatan berhasil menghentikan aksi kejahatan yang bisa saja merugikan lebih banyak orang. 

Pelajaran penting dari kejadian ini adalah betapa pentingnya kesadaran dan kewaspadaan warga terhadap lingkungan sekitar mereka.

Baca Juga:
Langgar Pasal 88 ayat 1, UU Nomor 5 Tahun 2014, Yunan Lampasio: Ariyana Harus Dipecat dari Komisioner KPU Parigi Moutong

Dengan adanya kejadian seperti ini, diharapkan masyarakat bisa semakin peka terhadap potensi kejahatan di lingkungan sekitar, dan tentunya tetap mengutamakan keamanan diri saat bertindak. 

Sementara itu, pihak kepolisian diharapkan dapat terus meningkatkan pengawasan dan bertindak cepat dalam merespons kejadian-kejadian serupa. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Tragis! Kecelakaan Beruntun 8 Kendaraan di Subang, Tukang Becak dan Pria yang Ngopi Tewas di Tempat

Dua korban meninggal dunia akibat kecelakaan beruntun di Subang, melibatkan truk dan tujuh kendaraan lainnya. Simak kronologinya.

Tuai Pro Kontra! Sound Horeg Jawa Timur Siap Gebrak Jakarta di Pesta Pelantikan Prabowo dan Gibran

Persiapan grup Sound Horeg menuju Jakarta untuk memeriahkan pelantikan Prabowo-Gibran menuai beragam komentar publik.

Mobil Pelaku Dibakar Warga! Begini Kronologi Lengkap Penangkapan Maling Motor di Aceh Selatan yang Berujung Brutal

Aksi pencurian sepeda motor gagal, pelaku dikejar warga dan mobil yang dipakai dibakar di Aceh Selatan.

Langgar Pasal 88 ayat 1, UU Nomor 5 Tahun 2014, Yunan Lampasio: Ariyana Harus Dipecat dari Komisioner KPU Parigi Moutong

Yunan Lampasio menilai Ariyana harus dipecat karena dinilai tidak memenuhi syarat saat mendaftar sebagai komisioner.

Usut Kasus Penemuan Jasad Ibu dan Bayi di Depok, Polisi Periksa Tiga Saksi, Ini Sosoknya

Penemuan dua sosok jasad ibu dan bayi di Depok menyimpan misteri. Polisi sedang mendalami kasus ini.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;