Viral Puskesmas Citeureup Bogor Kebakaran Hebat di Waktu Subuh, Aula Lantai 2 Jadi Korban Si Jago Merah

Ilustrasi insiden kebakaran terjadi di aula Puskesmas Citeureup Bogor yang baru-baru ini viral
Ilustrasi insiden kebakaran terjadi di aula Puskesmas Citeureup Bogor yang baru-baru ini viral Source: (Foto/Pixabay/@fish96)

Bogor, gemasulawesi - Pada Sabtu pagi, 19 Oktober 2024, sebuah insiden kebakaran terjadi di aula Puskesmas Citeureup yang berada di lantai 2, Kabupaten Bogor.

Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.55 WIB, dan langsung menarik perhatian petugas pemadam kebakaran setempat.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini, meskipun api sempat menyala cukup besar.

Komandan Regu (Danru) Damkar Sektor Citeureup, Gengen, menjelaskan bahwa timnya segera bergegas menuju lokasi begitu menerima laporan kebakaran.

Baca Juga:
Kanwil Kemenkumham Sulawesi Utara Melaksanakan Seleksi Penerimaan CASN yang Bebas dari KKN

Diduga kuat penyebab kebakaran adalah arus pendek listrik, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak berwenang untuk memastikan asal mula api.

Upaya pemadaman berlangsung selama sekitar dua jam, dan api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas.

Meskipun kebakaran menyebabkan kerusakan pada ruangan aula, api tidak sempat merembet ke area lain di Puskesmas, yang merupakan fasilitas penting bagi masyarakat setempat.

Puskesmas sebagai layanan kesehatan primer memiliki peran vital dalam menyediakan pelayanan medis, khususnya di wilayah yang jauh dari fasilitas kesehatan besar seperti rumah sakit.

Baca Juga:
Sebanyak 83 Orang Warga Kabupaten Polewali Mandar Telah Dinyatakan Sembuh dari Penyakit DBD

Fasilitas ini melayani berbagai kebutuhan kesehatan masyarakat, mulai dari pemeriksaan rutin, imunisasi, hingga penanganan kasus darurat.

Kebakaran ini menimbulkan kekhawatiran karena Puskesmas adalah salah satu titik penting yang memberikan akses layanan kesehatan terdekat bagi warga setempat.

Kerusakan sebesar 50 persen pada bangunan aula Puskesmas Citeureup ini tentunya berdampak pada kelangsungan operasionalnya.

Untuk sementara waktu, pihak Puskesmas kemungkinan besar akan menyesuaikan pelayanan kesehatan, terutama untuk pasien yang membutuhkan perawatan di aula atau bagian bangunan yang terdampak.

Upaya pemulihan dan perbaikan bangunan segera dibutuhkan agar pelayanan kesehatan dapat kembali normal dan masyarakat tidak terganggu akses kesehatannya.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat akan pentingnya sistem kelistrikan yang aman dalam suatu bangunan, serta langkah-langkah pencegahan kebakaran di fasilitas umum.

Pemasangan sistem pemadam kebakaran otomatis dan pengecekan berkala pada instalasi listrik diharapkan bisa mencegah insiden serupa di masa depan, terutama di bangunan-bangunan publik yang menjadi pusat pelayanan masyarakat seperti Puskesmas. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Kanwil Kemenkumham Sulawesi Utara Melaksanakan Seleksi Penerimaan CASN yang Bebas dari KKN

Seleksi penerimaan CASN yang bebas dari KKN atau kolusi, korupsi, dan nepotisme dilaksanakan oleh Kanwil Kemenkumham Sulut.

Jumlah Kunjungan pada 3 Cagar Budaya di Sulawesi Selatan Dilaporkan Meningkat di atas 10 Persen pada Tahun 2024

Jumlah kunjungan di 3 cagar budaya di Provinsi Sulawesi Selatan mengalami peningkatan di atas 10 persen pada tahun 2024.

Sebanyak 83 Orang Warga Kabupaten Polewali Mandar Telah Dinyatakan Sembuh dari Penyakit DBD

Lebih dari 80 orang warga Kabupaten Polewali Mandar atau Polman, Sulawesi Barat, telah dinyatakan sembuh dari penyakit DBD.

Tragedi di Karawang Viral! Perahu Tenggelam Akibat Muatan Berlebih, Begini Kata Kepala Desa Kosambi Batu

Tragedi perahu tenggelam di Karawang akibat muatan berlebih terjadi di tengah perbaikan jembatan viral di media sosial.

Detik-detik Aksi Heroik Warga Kompak Gagalkan Aksi Komplotan Maling di Sejumlah Minimarket Lampung Viral

Warga kompak hentikan aksi pencurian minimarket di Lampung, dua pelaku berhasil diamankan polisi setempat.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;