Aksi Pencurian Tas Penumpang KRL di Stasiun Pondok Cina Berhasil Digagalkan, Begini Nasib Pelaku Usai Diamankan

Aksi pencurian tas penumpang KRL di Stasiun Pondok Cina terungkap. Pelaku berhasil diamankan.
Aksi pencurian tas penumpang KRL di Stasiun Pondok Cina terungkap. Pelaku berhasil diamankan. Source: Foto/Ilustrasi/Freepik

Nasional, gemasulawesi - Aksi pencurian yang mengejutkan terjadi di Stasiun Pondok Cina saat seorang penumpang KRL Jabodetabek bernama Rafif (19) kehilangan tasnya dalam situasi yang penuh ketegangan. 

Kejadian berlangsung ketika Rafif naik kereta dari Stasiun Universitas Indonesia (UI) dengan tujuan Stasiun Cilebut. 

Di tengah perjalanan, ia menyadari bahwa tas bawaannya tidak ada, dan dalam hitungan detik, ia melihat pelaku, seorang pria berinisial AU (28), tengah memegang tasnya.

Kejadian ini berlangsung cepat dan membuat situasi semakin dramatis ketika pintu kereta hampir menutup. Rafif yang panik berusaha untuk mendapatkan tasnya kembali. 

Baca Juga:
Tragis! Tak Terima Karena Ditegur Buang Sampah Sembarangan, Lansia di Johar Baru Tewas Ditangan Tetangganya

"Pada saat pintu kereta akan menutup di Stasiun Pondok Cina, korban merasa tasnya sudah tidak ada dan melihat pelaku memegangnya," ungkap Kapolsek Beji, Kompol Jupriono pada Rabu, 23 Oktober 2024.

Merasa tidak berdaya, Rafif segera meminta bantuan kepada sekuriti PKD, Imanudin, yang berada di peron 2.

Sekuriti yang sigap tidak membuang waktu dan langsung bertindak. Mereka segera mengejar pelaku yang berusaha melarikan diri dengan melompati pagar stasiun. 

Meskipun AU sempat berusaha kabur, ketanggapan petugas keamanan membuatnya berhasil diamankan sebelum bisa melarikan diri jauh. 

Baca Juga:
Terkuak! Sempat Viral Momen Dua Anggota Polisi Melakukan Squat Jump di Tepi Jalan Tol, Ternyata Ini Alasannya

Kejadian ini berlangsung dalam suasana tegang, dan berkat kecepatan reaksi petugas, pencurian tersebut tidak berhasil sepenuhnya.

Setelah berhasil ditangkap, AU dibawa untuk dimintai keterangan lebih lanjut. 

Namun, situasi semakin rumit ketika Rafif memilih untuk tidak melanjutkan kasus ini ke ranah hukum. 

"Korban tidak bersedia melanjutkan ke ranah hukum, hanya membuat pernyataan di atas meterai," jelas Jupriono. 

Baca Juga:
Geger! Menteri Yandri Susanto Pakai Surat Resmi dengan Kop Kementerian Desa untuk Acara Pribadi, Picu Kritik Tajam

Meskipun demikian, tindakan AU tetap dicatat, dan ia diminta untuk menandatangani surat pernyataan yang melarangnya memasuki area stasiun lagi serta menggunakan moda transportasi KRL di masa mendatang.

Dalam surat pernyataan tersebut, AU menegaskan bahwa ia tidak akan mengulangi perbuatannya. 

“Setelah pelaku diberikan efek jera, terduga pelaku dikeluarkan lewat gate barat untuk menggunakan transportasi lain,” imbuh Kapolsek. 

Langkah ini diambil sebagai bentuk tindakan preventif agar pelaku tidak kembali melakukan kejahatan serupa di masa depan.

Baca Juga:
Selidiki Kasus Pembakaran Mobil di Bekasi, Polisi Beberkan Fakta Baru yang Ditemukan

Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua penumpang untuk tetap waspada dan menjaga barang bawaannya, terutama saat menggunakan transportasi umum. 

Keberanian Rafif untuk melaporkan pencurian kepada sekuriti patut diapresiasi, dan diharapkan hal ini bisa mendorong penumpang lain untuk selalu proaktif dalam menjaga keselamatan diri dan barang-barang mereka. 

Dengan meningkatnya kesadaran dan tindakan cepat dari pihak berwenang, diharapkan insiden pencurian di transportasi umum dapat diminimalisir di masa mendatang. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Tragis! Tak Terima Karena Ditegur Buang Sampah Sembarangan, Lansia di Johar Baru Tewas Ditangan Tetangganya

Kasus pembunuhan tragis akibat masalah sepele membuang sampah terjadi di Johar Baru. Pelaku kini ditangkap polisi dan terancam pidana

Terkuak! Sempat Viral Momen Dua Anggota Polisi Melakukan Squat Jump di Tepi Jalan Tol, Ternyata Ini Alasannya

Dua anggota Polantas jalani hukuman squat jump. Simak penjelasan resmi terkait kejadian yang viral di media sosial ini.

Selidiki Kasus Pembakaran Mobil di Bekasi, Polisi Beberkan Fakta Baru yang Ditemukan

Polisi menemukan fakta baru dalam kasus pembakaran mobil di Bekasi, penyelidikan terus berlanjut untuk mengungkap pelaku.

Dua Pria Terekam CCTV Mencuri Penutup Gorong-gorong di Depok, Polisi Buru Pelaku

Aksi pencurian penutup gorong-gorong viral di media sosial, menciptakan beragam komentar dari masyarakat.

Heboh Mobil Brio di Temanggung Tabrak Motor Hingga Juru Parkir, Diduga Rem Blong Jadi Penyebab Laka Lantas

Momen kecelakaan lalu lintas akibat mobil Brio yang diduga mengalami rem blong terekam jelas di salah satu jalan di Temanggung

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;