Terungkap! Pria Penghadang Bus TransJakarta Bawa Golok Diduga Alami Depresi Berat, Polisi Amankan Pelaku

Polisi amankan pria bersenjata tajam yang menghadang bus TransJakarta di Sarinah, diduga alami depresi berat.
Polisi amankan pria bersenjata tajam yang menghadang bus TransJakarta di Sarinah, diduga alami depresi berat. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @fakta.jakarta

Jakarta Pusat, gemasulawesi - Kejadian mengejutkan terjadi di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, ketika seorang pria bersenjata tajam menghadang bus TransJakarta yang melintas. 

Insiden ini sempat viral di media sosial setelah rekaman video tersebar luas. Peristiwa tersebut membuat penumpang bus merasa panik serta khawatir.

Polisi dengan cepat bertindak setelah insiden ini menyita perhatian publik. Pelaku yang diketahui berinisial IMZ (39) telah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. 

Kanit Reskrim Polsek Gambir, AKP Ganang Agung, dalam keterangannya pada Kamis, 24 Oktober 2024, mengonfirmasi bahwa pria tersebut telah ditahan. 

Baca Juga:
Polres Tangerang Selatan Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 15 Tersangka Ditangkap dengan Bukti Mencengangkan

"Pelaku yang menghadang bus TransJakarta sudah kami amankan," ujar Ganang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, IMZ diduga mengalami depresi berat. Hal ini terlihat dari perilaku dan ucapannya saat diinterogasi oleh petugas. 

Keterangan tersebut juga diperkuat oleh pengakuan istrinya, yang menyebutkan bahwa IMZ memang memiliki riwayat gangguan mental. 

"Saat diinterogasi, dia meracau. Kami juga memanggil istrinya, yang mengatakan bahwa suaminya memang menderita depresi berat," tambah Ganang.

Baca Juga:
Aksi Dukun Palsu di Bengkulu Viral, Ngaku Bisa Menggandakan Uang dari Rp6 Juta Menjadi Rp6 Miliar

Polisi juga menemukan barang bukti di lokasi kejadian, termasuk sebuah senjata tajam jenis golok yang digunakan oleh pelaku saat menghadang bus. 

Selain itu, sebuah mobil hitam jenis Fortuner yang diduga milik pelaku juga diamankan. 

IMZ saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Mintoharjo untuk pemeriksaan kejiwaan lebih lanjut, dan pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan terkait insiden ini.

Kejadian ini memunculkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama mengenai keamanan di kawasan-kawasan padat seperti jalur bus TransJakarta. 

Baca Juga:
Buntut Kematian Martinnius Reja, Kuasa Hukum 80 Petugas Damkar Depok Somasi Pemkot, Tuntut Perbaikan Sarana

Banyak warganet yang menyoroti bagaimana pelaku bisa bebas berkeliaran dengan membawa senjata tajam di tengah jalan protokol.

Saat ini, polisi berfokus pada penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik aksi nekat ini, sekaligus memastikan bahwa pelaku mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya keamanan publik dan perlunya pengawasan lebih ketat di tempat-tempat umum. 

Terutama di lokasi-lokasi yang ramai seperti halte TransJakarta dan pusat-pusat perbelanjaan, keamanan harus ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang. 

Baca Juga:
Usai Tangkap Tiga Pelaku, Polda Aceh Tetapkan 8 DPO dalam Kasus Penyelundupan Imigran Rohingya

Pihak kepolisian berkomitmen untuk menjaga keamanan masyarakat dan bertindak tegas terhadap setiap pelanggaran hukum yang dapat membahayakan keselamatan publik. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Polres Tangerang Selatan Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, 15 Tersangka Ditangkap dengan Bukti Mencengangkan

Polisi Tangsel dan Bea Cukai berhasil bongkar jaringan narkoba internasional, amankan ganja, sabu, dan MDMA.

Aksi Dukun Palsu di Bengkulu Viral, Ngaku Bisa Menggandakan Uang dari Rp6 Juta Menjadi Rp6 Miliar

Aksi penipuan dukun palsu di Bengkulu menarik perhatian. Polisi gerak cepat tangkap pelaku yang kian meresahkan.

Buntut Kematian Martinnius Reja, Kuasa Hukum 80 Petugas Damkar Depok Somasi Pemkot, Tuntut Perbaikan Sarana

Kuasa hukum dari 80 petugas damkar Kota Depok somasi Pemkot dengan tuduhan kelalaian dalam penanganan.

Aksi Seorang Pria Hadang Bus TransJakarta dan Pamerkan Senjata Tajam di Kawasan Sarinah Viral

Penumpang bus TransJakarta di Sarinah mengalami ketakutan saat dihadang pria bersenjata tajam, pihak kepolisian tengah menyelidiki.

Kepergok Bawa Ganja 200 Gram ke Papua Barat, Pemuda 19 Tahun Ditangkap di Pelabuhan

Penumpang kapal ditangkap Ditresnarkoba Polda Papua Barat karena membawa ganja di dalam ransel seberat 200 gram.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;