Usut Kasus Tewasnya Wanita Asal Medan Usai Sedot Lemak di Depok, Polisi Tetapkan 1 Tersangka, Ini Sosoknya

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Arya Perdana ungkap pihaknya telah menetapkan tersangka terkait kematian wanita asal Medan usai menjalani prosedur sedot lemak di Depok.
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Arya Perdana ungkap pihaknya telah menetapkan tersangka terkait kematian wanita asal Medan usai menjalani prosedur sedot lemak di Depok. Source: Foto/dok. Polda Metro Jaya

Medan, gemasulawesi - Polisi akhirnya menetapkan seorang dokter berinisial A sebagai tersangka dalam kasus kematian ENS alias Ella Nanda (30), seorang selebgram asal Medan, yang meninggal dunia setelah menjalani prosedur sedot lemak di WSJ Beauty & Skincare, Beji, Depok. 

Kasus kematian wanita asal Medan ini telah mengundang perhatian besar, terutama karena korban merupakan figur publik yang aktif di media sosial.

Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Arya Perdana, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil setelah polisi memeriksa sekitar 15 orang saksi yang terdiri dari dokter yang melakukan prosedur sedot lemak, keluarga korban, dan saksi-saksi lain yang berada di lokasi kejadian. 

"Kami telah memeriksa sekitar 15 saksi, termasuk pihak dokter dan keluarga korban," ungkap Arya Perdana. 

Baca Juga:
Tragis! Dua Bocah di Tangerang Tewas Usai Berenang di Lubang Galian, Begini Kronologinya

Kasus kematian ENS bermula ketika ia menjalani prosedur sedot lemak di klinik kecantikan WSJ Beauty & Skincare, Beji, Depok. 

ENS diketahui datang ke klinik tersebut untuk melakukan prosedur sedot lemak pada tubuhnya. 

Namun, setelah menjalani tindakan medis tersebut, ia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan kemudian meninggal dunia.

Pihak kepolisian mulai menerima laporan terkait kejadian ini melalui media sosial, di mana banyak orang mengungkapkan bahwa ENS meninggal dunia setelah melakukan sedot lemak. 

Baca Juga:
Terkejut Peluru Nyasar, Pengendara Mobil di Tangerang Mengalami Luka Memar, Begini Kronologinya

Kasus ini segera menarik perhatian publik karena ENS adalah seorang selebgram yang aktif di media sosial. 

Sementara itu, polisi juga mengungkapkan bahwa meski sudah menetapkan tersangka, beberapa pihak lain yang terlibat dalam kasus ini berpotensi turut dikenakan tindakan hukum. 

Tersangka dokter A diduga melaksanakan tindakan medis tanpa izin praktek yang sah. 

"Ada beberapa pihak yang bisa saja jadi tersangka, termasuk pihak yang mempekerjakan dokter tanpa izin dan dokter yang melakukan prosedur tanpa izin," jelas Kapolres.

Baca Juga:
Jaringan Pengiriman Pekerja Migran Ilegal ke Qatar dan China Digagalkan di Bandara Soetta, Begini Peran 3 Tersangka

Untuk memperkuat penyidikan, polisi juga meminta keterangan dari keluarga korban dan saksi yang mengetahui kejadian pada saat itu. 

Polisi berharap dapat mengumpulkan lebih banyak bukti yang cukup untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian atau pelanggaran hukum dalam prosedur yang dilakukan di klinik tersebut.

Proses hukum atas kasus ini diharapkan bisa memberi efek jera dan memperketat pengawasan terhadap praktik medis yang melibatkan prosedur kecantikan, terutama yang melibatkan tindakan medis yang berisiko seperti sedot lemak. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Tragis! Dua Bocah di Tangerang Tewas Usai Berenang di Lubang Galian, Begini Kronologinya

Kejadian tragis di Curug, Tangerang, dua bocah tenggelam di lubang galian. Ini kronologi lengkapnya.

Terkejut Peluru Nyasar, Pengendara Mobil di Tangerang Mengalami Luka Memar, Begini Kronologinya

Peluru nyasar di Tangerang menyebabkan luka memar pada pengendara, polisi tengah mendalami kasus ini.

Jaringan Pengiriman Pekerja Migran Ilegal ke Qatar dan China Digagalkan di Bandara Soetta, Begini Peran 3 Tersangka

Polresta Soetta bongkar jaringan pekerja migran ilegal, tiga tersangka ditahan berkat kerja sama lintas instansi.

Viral Anak di Cirebon Bakar Rumah Orang Tuanya Hingga Hangus, Polisi Sebut Penyebabnya Karena Tak Dibelikan Motor

Viral rumah orang tua di Cirebon dibakar anak kandungnya sendiri, hal itu karena sang anak marah tidak dibelikan motor oleh ortunya

Status Aktivitas Vulkanik Gunung Iya di Kabupaten Ende NTT Naik dari Waspada ke Siaga

PVMBG menaikkan status dari Gunung Iya yang terletak di Kabupaten Ende, NTT, dari yang semula waspada menjadi siaga.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;