Belasan Rekening Pengusaha Surabaya yang Intimidasi Siswa SMAK Gloria 2 Diblokir PPATK, Ini Kasus Baru yang Menjeratnya

Pengusaha asal Surabaya, Ivan Sugianto resmi jadi tersangka intimidasi dan pencucian uang, rekeningnya diblokir oleh PPATK. (Foto/dok Polda Jatim
Pengusaha asal Surabaya, Ivan Sugianto resmi jadi tersangka intimidasi dan pencucian uang, rekeningnya diblokir oleh PPATK. (Foto/dok Polda Jatim Source: Foto/dok Polda Jatim

Surabaya, gemasulawesi - Pengusaha asal Surabaya, Ivan Sugianto, yang sebelumnya sempat viral karena aksinya yang mengintimidasi seorang siswa SMAK Gloria 2 kini harus menghadapi masalah hukum yang lebih serius. 

Setelah dinyatakan sebagai tersangka atas tindakannya yang terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial, kini Ivan terjerat dalam kasus baru yang jauh lebih berat, yakni tindak pidana pencucian uang (TPPU). 

Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah mengambil langkah tegas dengan memblokir belasan rekening yang diduga milik Ivan serta pihak-pihak terkait yang terlibat dalam aktivitas ilegal.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, menjelaskan bahwa pemblokiran rekening ini dilakukan setelah ditemukan indikasi kuat adanya transaksi yang mengarah pada praktik pencucian uang. 

Baca Juga:
Miris! Pria Ini Kehilangan Rp201 Juta dalam Hitungan Menit di ATM Tol Japek Bekasi, Begini Kronologinya

"Rekening Ivan dan pihak-pihak terkait sudah terdeteksi sebelumnya terkait dengan aktivitas ilegal. Pencucian uang," jelas Yustiavandana, dikutip pada Jumat, 15 November 2024.

Belasan rekening yang tercatat milik Ivan Sugianto dan beberapa pihak lainnya, kini telah diblokir oleh PPATK. Namun, hingga kini, pihak PPATK belum dapat memberikan informasi terkait jumlah nominal uang yang ada di rekening-rekening tersebut.

Ivan Sugianto sebelumnya menjadi sorotan publik setelah aksinya mengintimidasi seorang siswa SMAK Gloria 2, yang melibatkan permintaan untuk meminta maaf dan bersujud di depannya sambil menggonggong seperti anjing. 

Tindakannya itu telah terekam dalam sebuah video dan menjadi viral di media sosial. Tindak intimidasi ini membuat Ivan ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini telah berada dalam tahanan pihak kepolisian. 

Baca Juga:
Viral Awan Turun ke Area Pertambangan di Murung Raya Kalteng, Pekerja Tambang Langsung Kumpul dan Coba Menyentuh

Namun, kini masalah hukum yang dihadapinya bertambah serius dengan terungkapnya indikasi pencucian uang yang melibatkan dirinya.

Menurut Yustiavandana, penyidik telah menemukan aliran uang yang tidak jelas sumbernya, yang mengarah ke rekening-rekening yang terhubung dengan Ivan. 

"Kasus ini terus berkembang. Proses analisis kami masih berjalan," ungkapnya. 

PPATK juga mengungkapkan bahwa ada belasan rekening yang diblokir karena dugaan keterlibatan dalam aktivitas pencucian uang tersebut. 

Baca Juga:
Berhasil Gagalkan Pencurian Motor, Begini Kondisi Polisi yang Kena Tembak Pelaku Curanmor di Cengkareng Jakbar

Meskipun demikian, pihak PPATK belum bisa memberikan informasi lebih lanjut mengenai total jumlah uang yang ada di rekening-rekening yang diblokir.

Kasus ini jelas menunjukkan bahwa Ivan Sugianto kini tengah menghadapi dua masalah hukum besar sekaligus, yakni kasus intimidasi dan pencucian uang.

Ivan yang sebelumnya hanya terlibat dalam satu kasus kini harus menanggung beban hukum lebih berat, yang dapat membuat masa depannya terancam. 

Penyidik dari pihak kepolisian dan PPATK akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh jaringan yang terlibat dalam kasus pencucian uang ini.

Baca Juga:
Iklan Judi Online Mendadak Muncul di Sela-sela Acara Debat Pilkada Jawa Barat, Polri Turun Tangan

PPATK juga menegaskan bahwa pemblokiran rekening akan tetap berlangsung hingga proses hukum selesai. 

"Pemblokiran ini akan tetap berlaku sampai penyelidikan tuntas, dan jika ada perkembangan lebih lanjut, akan kami informasikan kembali," tambah Yustiavandana. 

Pihak kepolisian dan PPATK berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan bahwa keadilan ditegakkan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Miris! Pria Ini Kehilangan Rp201 Juta dalam Hitungan Menit di ATM Tol Japek Bekasi, Begini Kronologinya

Polisi usut pencurian Rp201 juta di ATM Tol Japek. Korban tertipu oleh pelaku yang berpura-pura menolong.

Viral Awan Turun ke Area Pertambangan di Murung Raya Kalteng, Pekerja Tambang Langsung Kumpul dan Coba Menyentuh

Segumpal awan putih jatuh di area pertambangan di Murung Raya Kalimantan Tengah, begini reaksi pekerja dan warganet menanggapi hal tersebut

Berhasil Gagalkan Pencurian Motor, Begini Kondisi Polisi yang Kena Tembak Pelaku Curanmor di Cengkareng Jakbar

Polisi tertembak ketika menggagalkan aksi pencurian sepeda motor di Cengkareng Jakarta Barat, begini kondisinya sekarang

Iklan Judi Online Mendadak Muncul di Sela-sela Acara Debat Pilkada Jawa Barat, Polri Turun Tangan

Polri bergerak cepat untuk menanggapi iklan judi online di debat Pilkada Jabar, memastikan kasus diusut tuntas.

Viral Kampus UNPAR Bandung Dapat Teror Ancaman Bom Menjelang Wisuda, Begini Temuan Polisi Usai Lakukan Sterilisasi

Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) Bandung baru-baru ini mendapatkan ancaman bom menjelang acara wisuda yang berlangsung pada hari ini

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;