Bocah SD di Pamekasan Viral, Nekat Bawa Mobil Pikap Antar Teman Pulang Sekolah

Kasus bocah SD bawa mobil pikap di Pamekasan sorot perhatian, polisi sita kendaraan dan lakukan penyuluhan.
Kasus bocah SD bawa mobil pikap di Pamekasan sorot perhatian, polisi sita kendaraan dan lakukan penyuluhan. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @fakta.indo

Madura, gemasulawesi - Kasus viral kembali datang dari Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur tepatnya di Jalan Raya Desa Batukerbuy, Kecamatan Pasean.

Di mana ada seorang bocah SD bernama Muhammad Asgofur Rega berusia 11 tahun yang nekat mengemudikan mobil pikap untuk mengangkut puluhan temannya pulang sekolah. 

Dalam video yang beredar luas di media sosial, Asgofur tampak mengendarai pikap hitam dengan percaya diri. 

Puluhan temannya duduk di bak belakang mobil, tanpa pengaman apa pun. 

Baca Juga:
Bongkar Peredaran Pupuk Subsidi Ilegal di Bandung Barat, Polres Cimahi Amankan 6 Ton dan Tangkap Tiga Pelaku

Aksi ini memicu perhatian warganet dan aparat setempat karena dianggap membahayakan keselamatan dirinya sendiri serta orang lain di jalan raya.

Kasat Lantas Polres Pamekasan, AKP Bagus Wijayanarko, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti kejadian tersebut. 

Polisi menilang mobil yang digunakan Asgofur serta memberikan edukasi kepada anak itu dan keluarganya. 

"Kami menilang mobil yang dikendarai anak tersebut. Selain membahayakan dirinya dan orang lain, dia juga tidak memiliki SIM. Kami melakukan edukasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali," ujar AKP Bagus, dikutip pada Jumat, 15 November 2024.

Baca Juga:
Polda Metro Jaya Tangkap Bandar Judi Online Baru Jaringan Komdigi, Total Jadi 18 Tersangka

Ia juga mengapresiasi masyarakat yang peduli terhadap keselamatan lalu lintas dengan melaporkan pelanggaran tersebut. 

Menurutnya, tindakan ini penting agar masyarakat memahami bahwa berkendara di bawah umur tidak hanya melanggar hukum tetapi juga berisiko tinggi.

Kasus ini menyoroti pentingnya edukasi berkala tentang aturan lalu lintas di wilayah pedesaan seperti Madura. 

Selain itu, faktor budaya dan kebiasaan lokal menjadi tantangan tersendiri bagi penegakan hukum. Seperti yang sering terjadi di beberapa wilayah, banyak anak kecil yang sudah terbiasa membawa kendaraan tanpa izin resmi.

Baca Juga:
Belasan Rekening Pengusaha Surabaya yang Intimidasi Siswa SMAK Gloria 2 Diblokir PPATK, Ini Kasus Baru yang Menjeratnya

Kejadian ini mengundang berbagai reaksi dari masyarakat. Beberapa warganet menyayangkan kejadian ini sambil menyoroti perlunya solusi konkret dari pihak terkait. 

Ada pula yang menganggap fenomena ini sebagai hal biasa di Madura, mengingat kearifan lokal dan minimnya fasilitas transportasi umum di wilayah tersebut.

Melalui kasus ini, aparat berharap masyarakat lebih memahami bahaya membiarkan anak di bawah umur mengemudi. Edukasi rutin dan penegakan hukum menjadi kunci untuk mengurangi pelanggaran serupa di masa depan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Bongkar Peredaran Pupuk Subsidi Ilegal di Bandung Barat, Polres Cimahi Amankan 6 Ton dan Tangkap Tiga Pelaku

Tiga tersangka kasus pupuk subsidi ilegal ditangkap Polres Cimahi, barang bukti 6 ton disita, ancaman penjara lima tahun.

Belasan Rekening Pengusaha Surabaya yang Intimidasi Siswa SMAK Gloria 2 Diblokir PPATK, Ini Kasus Baru yang Menjeratnya

PPATK blokir belasan rekening Ivan Sugianto, pengusaha Surabaya yang intimidasi siswa. Ini kasus baru yang menjeratnya.

Miris! Pria Ini Kehilangan Rp201 Juta dalam Hitungan Menit di ATM Tol Japek Bekasi, Begini Kronologinya

Polisi usut pencurian Rp201 juta di ATM Tol Japek. Korban tertipu oleh pelaku yang berpura-pura menolong.

Viral Awan Turun ke Area Pertambangan di Murung Raya Kalteng, Pekerja Tambang Langsung Kumpul dan Coba Menyentuh

Segumpal awan putih jatuh di area pertambangan di Murung Raya Kalimantan Tengah, begini reaksi pekerja dan warganet menanggapi hal tersebut

Berhasil Gagalkan Pencurian Motor, Begini Kondisi Polisi yang Kena Tembak Pelaku Curanmor di Cengkareng Jakbar

Polisi tertembak ketika menggagalkan aksi pencurian sepeda motor di Cengkareng Jakarta Barat, begini kondisinya sekarang

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;