Disebut Sering Gosip, Nenek Bisu di Lampung Dibunuh Tetangganya Sendiri, Begini Pengakuan Pelaku Usai Ditangkap Polisi

Ilustrasi nenek bisu yang jadi korban pembunuhan tetangganya sendiri di Lampung
Ilustrasi nenek bisu yang jadi korban pembunuhan tetangganya sendiri di Lampung Source: (Foto/Pixabay/@AlexanderGrey)

Lampung, gemasulawesi - Tragedi pembunuhan menimpa seorang nenek tunawicara bernama Siti Fatimah (55) di Kabupaten Utara, Lampung.

Pelaku yang melakukan kejahatan keji ini adalah tetangganya sendiri, seorang pria berusia 32 tahun bernama Mulkan.

Kejadian ini mengejutkan warga sekitar dan menjadi perhatian publik karena keterlibatan tetangga dalam aksi yang berujung maut tersebut.

Menurut keterangan Kombes Umi Fadillah, Kabid Humas Polda Lampung, peristiwa pembunuhan terjadi pada Sabtu, 16 November 2024.

Baca Juga:
Korupsi Dana BLT Senilai Rp448 Juta! Kepala Kantor Pos Cabang Sedanau di Riau Ditangkap Polisi, Ternyata Digunakan untuk Ini

Pada hari naas itu, Mulkan datang ke rumah Siti Fatimah tanpa basa-basi dan langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam.

Akibat serangan mendadak tersebut, korban kehilangan nyawanya di tempat. Jenazah Siti Fatimah baru ditemukan oleh tetangga lain yang kebetulan melintas di pagi hari, membuat suasana di lingkungan tempat tinggalnya berubah menjadi mencekam.

Setelah peristiwa pembunuhan, polisi bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya, Mulkan berhasil ditangkap pada hari yang sama.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya dan menyatakan bahwa tindakan tersebut dilatarbelakangi oleh rasa sakit hati.

Baca Juga:
Sempat Kritis! Karyawan Mister Donut Indonesia di Bandar Lampung yangTerjepit Lift Barang Dikabarkan Meninggal Dunia, Ini Sosoknya

Mulkan merasa dirinya sering dijadikan bahan gosip oleh korban, yang meskipun tunawicara, tetap berkomunikasi dengan warga sekitar menggunakan bahasa isyarat.

Pelaku mengaku bahwa Siti Fatimah diduga sering membicarakannya sebagai orang yang suka mabuk-mabukan dan berbuat onar.

Perasaan dendam dan sakit hati yang dipendam oleh Mulkan akhirnya meledak, hingga berujung pada pembunuhan.

Kasus ini menjadi perhatian serius, tidak hanya karena kejiannya tetapi juga karena alasan yang melatarbelakangi tindakan tersebut.

Baca Juga:
Viral! Pengemudi Mobil Ini Mendadak Pukul Sopir Taksi Online di Tol Jakarta, Begini Kronologi Awalnya

Perasaan sakit hati dan dendam yang tidak terkontrol menjadi penyebab terjadinya tragedi ini, dan hal ini menunjukkan bahwa keputusan yang diambil dalam keadaan emosi dapat berujung fatal.

Dari kasus ini, ada pelajaran penting yang dapat diambil. Mengatasi perasaan sakit hati dengan jalan kekerasan tidak akan pernah menyelesaikan masalah, bahkan justru membawa dampak buruk bagi pelaku maupun korban.

Sebaliknya, komunikasi yang baik, mencari solusi, serta menahan diri dari tindakan berbahaya menjadi kunci untuk menghindari konflik yang berpotensi berujung tragis.

Setiap individu memiliki pilihan dalam menghadapi masalah dan emosi, dan penting untuk tidak membiarkan amarah mengendalikan diri hingga berakibat fatal. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Korupsi Dana BLT Senilai Rp448 Juta! Kepala Kantor Pos Cabang Sedanau di Riau Ditangkap Polisi, Ternyata Digunakan untuk Ini

Firdaus, Kepala Kantor Pos Sedanau, ditangkap karena korupsi dana BLT Rp 448 juta untuk kepentingan pribadinya ini.

Sempat Kritis! Karyawan Mister Donut Indonesia di Bandar Lampung yangTerjepit Lift Barang Dikabarkan Meninggal Dunia, Ini Sosoknya

Karyawan Mister Donut Bandar Lampung meninggal dunia setelah kecelakaan di lift barang. Begini keterangan dari pihak kepolisian.

Viral! Pengemudi Mobil Ini Mendadak Pukul Sopir Taksi Online di Tol Jakarta, Begini Kronologi Awalnya

Pengemudi Wuling serang sopir taksi online di Tol Jakarta, kejadian viral dan menuai beragam komentar di media sosial.

Tampung Puluhan Anjing Ilegal untuk Dikonsumsi, Gudang Milik Warga di Banyuwangi Digerebek Polisi, Begini Kronologinya

Polisi berhasil menggerebek gudang yang menjadi tempat penampungan anjing ilegal untuk dikonsumsi di Banyuwangi Jawa Timur

Viral Truk Trailer Terobos Trotoar Jalan Raya di Surabaya Hingga Ganggu Pengendara Lain, Warganet Ramai-ramai Lapor

Sebuah truk trailer terekam dengan sengaja menerobos trotoar jalan raya di Surabaya Jawa Timur, begini reaksi warganet melihat hal tersebut

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;