Pemprov Sulteng Tunggu Surat Pemberitahuan Menteri Ketenagakerjaan untuk Menetapkan UMP 2025

Ket. Foto: Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Menunggu Surat Pemberitahuan Menteri Ketenagakerjaan untuk Menetapkan UMP Tahun 2025
Ket. Foto: Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Menunggu Surat Pemberitahuan Menteri Ketenagakerjaan untuk Menetapkan UMP Tahun 2025 Source: (Foto/ANTARA/Rangga Musabar)

Palu, gemasulawesi – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menunggu surat pemberitahuan Menteri Ketenagakerjaan untuk melaksanakan rapat Dewan Pengupahan Provinsi untuk membahas penetapan Upah Minimum Provinsi atau UMP 2025.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi atau Disnakertrans Sulawesi Tengah, Arnold Firdaus, dalam keterangannya di Palu mengatakan penetapan UMP yang dijadwalkan sebelumnya pada tanggal 21 November 2024 digeser menunggu surat pemberitahuan Menteri Ketenagakerjaan.

Arnold Firdaus mengungkapkan belum ada gambaran berapa kenaikan UMP Sulawesi Tengah tahun depan karena harus dibahas secara bersama melalui rapat dewan pengupahan.

Baca Juga:
Kecelakaan Mengerikan di Ngaliyan Semarang, Dua Nyawa Melayang Akibat Truk Rem Blong, Tiga Lainnya Terluka Parah

Menurut informasi Kementerian Ketenagakerjaan diterima pihaknya, bahwa Menteri Ketenagakerjaan Yassierli sedang menunggu Presiden Prabowo Subianto dari kunjungan luar negeri, setelah itu melakukan konsultasi.

Lalu berbagai indikator sebagai acuan menetapkan UMP juga sedang disusun, termasuk dengan hal-hal teknis lainnya seperti aturan maupun regulasi.

“Kami belum dapat memastikan berapa persen kenaikan dari UMP Sulawesi Tengah tahun 2024 di angka 2,7 juta rupiah lebih,” ucapnya.

Baca Juga:
Peluru Nyasar Hantam Klinik Kecantikan di Tangerang Selatan, Polisi Temukan Bukti Mengejutkan

Dikutip dari Antara, dia menerangkan sebelum menetapkan UMP, pemerintah daerah juga mempertimbangkan sejumlah hal-hal teknis terkait, di antaranya aspek kelayakan dan kemampuan perusahaan memberikan upah kepada pekerja.

Dia mengatakan mudah-mudahan kenaikannya nanti cukup signifikan.

“Dengan upaya yang layak tentu akan memacu semangat pekerja,” ujarnya.
Dia menambahkan untuk lebih produktif.

Baca Juga:
KPU Parigi Moutong Segera Melelang 335.904 Lembar Surat Suara untuk Pilbup yang Tidak Terpakai

Pemerintah sebelumnya menjadwalkan penetapan UMP 21 November dan penetapan UMK 30 November, meski bergeser dari jadwal tidak merubah substansi yang menjadi pembahasan pemerintah.

Diharapkan dengan UMP yang baru dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja guna menata kehidupan mereka agar lebih sejahtera dan ekonomi keluarga semakin kuat.

Dia menyatakan pemerintah daerah tentunya mempertimbangkan hal-hal teknsi seperti itu.

Baca Juga:
Akui Sering Beraksi di Bali, Polres Klungkung Tangkap Komplotan Pencuri Traktor Asal Jember, Lima Mesin Diamankan

“Tentunya daerah juga menginginkan adanya keseimbangan antara kemampuan perusahaan dan kesejahteraan pekerja,” pungkasnya. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Kecelakaan Mengerikan di Ngaliyan Semarang, Dua Nyawa Melayang Akibat Truk Rem Blong, Tiga Lainnya Terluka Parah

Truk rem blong menabrak kendaraan dan kios di Semarang, dua orang meninggal, tiga lainnya terluka. Begini kata pihak Kasatlantas Polrestabes

Peluru Nyasar Hantam Klinik Kecantikan di Tangerang Selatan, Polisi Temukan Bukti Mengejutkan

Insiden peluru nyasar pecahkan kaca sebuah klinik kecantikan yang ada di Pagedangan, polisi selidiki motif dan temukan gotri.

KPU Parigi Moutong Segera Melelang 335.904 Lembar Surat Suara untuk Pilbup yang Tidak Terpakai

Sebanyak 335.904 lembar surat suara yang tidak terpakai untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati segera dilelang oleh KPU Parigi Moutong.

Akui Sering Beraksi di Bali, Polres Klungkung Tangkap Komplotan Pencuri Traktor Asal Jember, Lima Mesin Diamankan

Komplotan pencuri asal Jember Jatim yang mencuri mesin traktor di Bali akhirnya berhasil diamankan polisi, begini cara pelaku beraksi

Fakta 4 Orang Pengendali Situs Judol di Pangandaran yang Ditangkap Polisi, Pelaku Masih SMA Hingga Untung Rp 60 Juta

Polres Pangandaran Jawa Barat mengamankan empat pelaku pengelola situs judol, dua dari empat pelaku tersebut masih di bawah umur

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;