Heboh! Polisi Berhasil Bekuk Komplotan Hipnotis Bermodus Orang Pintar, Begini Detailnya

Polisi tangkap enam pelaku pencurian dengan modus hipnotis. Mereka beraksi selama dua bulan di delapan lokasi.
Polisi tangkap enam pelaku pencurian dengan modus hipnotis. Mereka beraksi selama dua bulan di delapan lokasi. Source: Foto/ilustrasi/Pexels

Jakarta Utara, gemasulawesi - Kasus pencurian dengan modus hipnotis kembali menyita perhatian publik setelah polisi berhasil menangkap enam pelaku di wilayah Jakarta Utara. 

Penangkapan tersebut dilakukan oleh tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, yang langsung mengamankan para tersangka berinisial ED, MA, RS, FM, AF, dan SP. 

Menariknya, modus yang digunakan pelaku adalah berpura-pura menjadi "orang pintar" untuk mengelabui korban.

Dalam keterangannya, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Rovan Richard Mahenu, menyebutkan bahwa keenam pelaku adalah bagian dari komplotan yang telah lama beraksi. 

Baca Juga:
Pelaku Menyerahkan Diri! Kasus Penembakan yang Tewaskan Kasatreskrim Polres Solok Selatan Kini Ditangani Langsung Bareskrim Polri

“Para pelaku ini kami amankan di wilayah Jakarta Utara. Mereka terdiri dari enam orang dengan inisial ED, MA, RS, FM, AF, dan SP,” ujar Rovan, Sabtu, 23 November 2024.

Berdasarkan hasil penyelidikan, komplotan ini telah menjalankan aksinya selama dua bulan terakhir di delapan lokasi berbeda. 

Polisi juga mengungkapkan bahwa mereka memiliki pembagian tugas yang rapi saat melakukan aksi. 

“Komplotan ini memiliki peran masing-masing. Ada yang bertindak sebagai eksekutor dan ada pula yang mengawasi situasi di lapangan,” jelas Rovan.

Baca Juga:
Tangkap Ketua Gangster di Bogor Karena Edarkan Narkoba Jenis Sabu, Polisi Sita Samurai Hingga Jaket Anti Sajam

Para pelaku diketahui menggunakan teknik hipnotis untuk membuat korban kehilangan kewaspadaan. 

Dengan mengaku sebagai "orang pintar," mereka memanfaatkan kepercayaan korban untuk mengambil barang berharga. 

Menurut Rovan, komplotan ini merupakan kelompok dengan formasi baru yang sangat terorganisir. 

“Mereka berjalan dengan formasi ini selama dua bulan dan sudah beraksi di delapan TKP,” tambahnya.

Baca Juga:
Menyamar Jadi Wisatawan, Polres Malang Bongkar Praktek Pungli di Pantai Selok Banyu Meneng, Begini Kronologinya

Selain itu, pelaku ED diduga menjadi otak di balik kejahatan ini, sementara pelaku lainnya bertugas mendukung aksinya. 

Barang bukti berupa uang tunai dan perhiasan juga telah diamankan untuk melengkapi proses hukum.

Penangkapan ini memberikan rasa lega sekaligus peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus serupa. 

Kepolisian terus mengimbau agar warga tidak mudah percaya pada individu yang mengaku sebagai "orang pintar" atau menawarkan jasa yang mencurigakan. 

Baca Juga:
Pria Asal Samarinda Ditangkap Polisi Karena Curi TV di Perumahan Korpri Balikpapan, Pelaku Bongkar Alasannya Mencuri

Saat ini, keenam pelaku telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kejadian ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan kerja sama antara masyarakat dan pihak kepolisian untuk mencegah kejahatan serupa di masa depan. 

Kejahatan dengan modus hipnotis ini tidak hanya merugikan korban secara finansial, tetapi juga berdampak pada psikologis mereka. 

Banyak korban merasa malu atau takut untuk melapor karena merasa telah ditipu dengan cara yang sangat licik dan tidak rasional. 

Baca Juga:
Kapolda Sulawesi Tenggara Pantau Langsung Pengamanan Gudang Logistik KPU Kendari Jelang Pilkada Tahun 2024

Kepolisian berjanji akan lebih intensif dalam melakukan patroli dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya modus seperti ini. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Pelaku Menyerahkan Diri! Kasus Penembakan yang Tewaskan Kasatreskrim Polres Solok Selatan Kini Ditangani Langsung Bareskrim Polri

Penembakan Kasatreskrim Polres Solok Selatan oleh Kabag Ops, pelaku telah ditetapkan tersangka dan disanksi PTDH.

Tangkap Ketua Gangster di Bogor Karena Edarkan Narkoba Jenis Sabu, Polisi Sita Samurai Hingga Jaket Anti Sajam

Seorang ketua gangster di Bogor ditangkap polisi karena ikut edarkan narkoba jenis sabu, begini kronologi penangkapan pelaku

Menyamar Jadi Wisatawan, Polres Malang Bongkar Praktek Pungli di Pantai Selok Banyu Meneng, Begini Kronologinya

Pelaku pungli di kawasan wisata Pantai Selok Banyu Meneng Malang berhasil diamankan Polisi, begini cara pelaku melakukan pungutan liar

Pria Asal Samarinda Ditangkap Polisi Karena Curi TV di Perumahan Korpri Balikpapan, Pelaku Bongkar Alasannya Mencuri

Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pencurian barang elektronik di perumahan korpri di Balikpapan, ternyata pelakunya orang Samarinda

Kapolda Sulawesi Tenggara Pantau Langsung Pengamanan Gudang Logistik KPU Kendari Jelang Pilkada Tahun 2024

Pengamanan gudang logistik KPU Kota Kendari menjelang Pilkada tahun 2024 dipantau langsung oleh Kapolda Sulawesi Tenggara.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;