Dharma Pongrekun Bikin Ramai Medsos Usai Dianggap Sindir Ridwan Kamil, Begini Kata Cagub Jakarta Nomor Urut 2 Tersebut

Tangkap layar video yang memperlihatkan Dharma Pongrekun sedag di tengah-tengah masyarakat
Tangkap layar video yang memperlihatkan Dharma Pongrekun sedag di tengah-tengah masyarakat Source: (Foto/Instagram/@brigade88_)

Jakarta, gemasulawesi - Dharma Pongrekun, calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, menjadi perbincangan hangat di media sosial usai cuitannya di Twitter pada Rabu, 27 November 2024.

Dalam cuitan tersebut, ia membagikan pengalamannya memberikan suara untuk pertama kalinya di Pemilu.

Dharma mencoblos di TPS 31 Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, dan menyebut momen tersebut sebagai pengalaman baru baginya, mengingat sebelumnya ia tidak bisa memilih karena masih aktif sebagai anggota kepolisian.

Namun, yang menarik perhatian warganet bukan hanya pengakuannya mencoblos, tetapi responsnya terhadap salah satu warganet yang dianggap menyindir rival politiknya, Ridwan Kamil, calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1.

Baca Juga:
Bikin Ricuh! Pria di Bali Ngamuk dan Siram Kopi ke Puluhan Surat Suara hingga Rusak, Dipicu Masalah Ini

Seorang pengguna Twitter dengan nama @milianabluu bercanda bahwa ia tidak mencoblos Dharma karena berdomisili di Bogor.

Menanggapi hal ini, Dharma memberikan balasan yang langsung menyulut diskusi di media sosial. Ia menulis, "Iya gpp, warga Bandung juga ga nyoblos tadi di Jakarta."

Balasan ini langsung dihubungkan banyak pihak sebagai sindiran untuk Ridwan Kamil.

Pasalnya, Ridwan Kamil, yang merupakan cagub Jakarta nomor urut 1, lahir dan besar di Bandung.

Baca Juga:
Kebakaran Hebat di Grand Indonesia! Restoran Gyu Kaku Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Ratusan Juta

Pada hari pencoblosan Pilkada 2024, Ridwan Kamil diketahui mencoblos di Jawa Barat, bukan di Jakarta. Hal ini memperkuat spekulasi bahwa cuitan Dharma ditujukan untuk rivalnya tersebut.

Sindiran terselubung ini langsung menuai reaksi beragam dari warganet. Banyak yang menganggap balasan Dharma sebagai bentuk humor politik yang cerdas.

Akun @Gen***, misalnya, menulis, "Haha sindiran kelasss bang Dharma."

Sementara itu, akun lain seperti @rin*** berkomentar, "Pelan pelan bang Dharma."

Baca Juga:
Kasus Penembakan Siswa SMKN 4 Semarang oleh Oknum Polisi hingga Tewas Jadi Sorotan, Ini Fakta Baru yang Terungkap

Ada pula yang secara terang-terangan menanyakan apakah balasan tersebut memang ditujukan untuk Ridwan Kamil, seperti cuitan akun @evi*** yang menulis, "Nyindir @ridwankamil ya?"

Meski terkesan ringan, sindiran Dharma Pongrekun ini menunjukkan adanya persaingan ketat antara kedua cagub Jakarta.

Balasan tersebut tidak hanya menjadi bahan diskusi, tetapi juga dianggap sebagai strategi politik untuk menarik perhatian publik.

Dengan mengangkat isu yang menyindir lawan politiknya, Dharma berhasil mencuri perhatian warganet dan menempatkan namanya di tengah sorotan.

Namun, di balik humor tersebut, momen ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap fokus pada visi dan misi para calon dalam memilih pemimpin.

Kompetisi politik yang sehat seharusnya tidak hanya menyajikan sindiran, tetapi juga gagasan nyata untuk kemajuan Jakarta. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Bikin Ricuh! Pria di Bali Ngamuk dan Siram Kopi ke Puluhan Surat Suara hingga Rusak, Dipicu Masalah Ini

Insiden viral di TPS Bali, surat suara rusak usai disiram kopi oleh seorang warga. Proses pemilu terus berjalan sesuai aturan KPU.

Kebakaran Hebat di Grand Indonesia! Restoran Gyu Kaku Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Ratusan Juta

Restoran Gyu-Kaku terbakar akibat korsleting listrik di Grand Indonesia. Satu korban dirawat, kerugian capai Rp290 juta.

Kasus Penembakan Siswa SMKN 4 Semarang oleh Oknum Polisi hingga Tewas Jadi Sorotan, Ini Fakta Baru yang Terungkap

Polda Jawa Tengah selidiki kasus penembakan siswa Semarang. Rekonstruksi di tiga lokasi ungkap fakta baru soal tragedi ini.

Viral Usai Hina Kampus Darmajaya Lampung, 2 Mahasiswi UBL Minta Maaf di Depan Mahasiswa Darmajaya, Begini Kata Pelaku

Dua mahasiswi UBL yang menghina kampus Darmajaya Lampung akhirnya minta maaf di hadapan para mahasiswa Darmajaya, begini momennya

BNN Kabupaten Kepulauan Sangihe Telah Lakukan Rehabilitasi terhadap 20 Pengguna Narkoba selama 2024

Rehabilitasi terhadap 20 pengguna narkoba telah dilakukan oleh BNN Kabupaten Kepulauan Sangihe selama tahun 2024.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Dilan ITB 1997, Kelanjutan Kisah Dilan, Kali Ini sebagai Mahasiswa, dengan Konflik yang Lebih Rumit

Film Dilan ITB 1997 adalah kelanjutan dari kisah Dilan, di mana sang tokoh utama menghadapi konflik yang lebih rumit

Akhirnya Tampil di Bioskop Indonesia, Inilah Sinopsis Crocodile Tears, Film yang Tayang di Festival Film Internasional Toronto 202

Film Crocodile Tears yang tayang di Festival Film Internasional Toronto 2024 akhirnya akan tayang di bioskop Indonesia, berikut sinopsisnya

Hanya Karena Talang Jumbo Besi Tidak Dihadirkan, Kejari Parigi Moutong Tolak Pelimpahan Tahap II Kasus PETI Karya Mandiri

Penegakan hukum terhadap Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Karya Mandiri, Parigi Moutong, menemui jalan buntu karena talang jumbo

Jadi Tontonan Keluarga di Hari Lebaran, Inilah Sinopsis Pelangi di Mars, Film Hybrid Animasi dan Live Action Pertama Indonesia

Pelangi di Mars adalah film hybrid yang menggabungkan animasi dan pemeran manusia, mengangkat isu kerusakan lingkungan

Inilah Sinopsis Film Korea Pavane yang akan Segera Hadir di Netflix, Menawarkan Kisah Cinta dan Kasih Sayang

Pavane adalah film Korea yang sebentar lagi akan tampil di Netflix, menceritakan kisah tentang cinta dan penyembuhan emosional


See All
; ;