Kericuhan Warnai Pembukaan Mie Gacoan di Bangkalan Madura, Tiga Pria Bersenjata Tajam Diamankan Polisi

Kericuhan saat pembukaan Mie Gacoan Bangkalan viral, tiga pria diamankan setelah membawa senjata tajam.
Kericuhan saat pembukaan Mie Gacoan Bangkalan viral, tiga pria diamankan setelah membawa senjata tajam. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @fakta.indo

Madura, gemasulawesi - Pembukaan gerai Mie Gacoan di Jalan Trunojoyo, Bangkalan, Madura, beberapa waktu lalu berujung pada kericuhan yang melibatkan dua kelompok. 

Insiden ini dipicu oleh perselisihan pengelolaan lahan parkir yang berujung pada saling adu argumen dan ketegangan. 

Video yang merekam kejadian tersebut menjadi viral dan mendapatkan beragam komentar dari warganet. 

Beberapa diantaranya bahkan mempertanyakan mengapa insiden semacam itu bisa terjadi di acara yang seharusnya meriah dan positif. 

Baca Juga:
Kritik Keras Larangan Driver Ojol Beli BBM Bersubsidi, Anggota DPR RI Mufti Anam: Jangan Peras Rakyat Kecil

Kapolres Bangkalan, AKBP Febri Isman Jaya, mengungkapkan bahwa ketiga pria yang terlibat dalam kericuhan tersebut berinisial HY (54), MZ (24), dan HM (50). 

Ketiganya mengaku diminta untuk menjaga area parkir di sekitar lokasi pembukaan Mie Gacoan. 

Namun, Kapolres menegaskan bahwa pengelolaan fasilitas umum, seperti lahan parkir, harus melalui jalur resmi yang ditentukan oleh pemerintah daerah. 

"Masalah pengelolaan fasilitas umum harus diselesaikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tidak melalui kekerasan," ujar Kapolres, dikutip pada Senin, 2 Desember 2024.

Baca Juga:
Korsleting Listrik Picu Kebakaran Maut di Simpang Matraman Jakarta Pusat, Satu Korban Tewas dan 2 Petugas Pemadam Terluka

Kericuhan dimulai ketika kedua kelompok berebut akses parkir di area sekitar gerai yang baru saja dibuka. 

Ketegangan semakin memuncak ketika tiga pria tersebut membawa senjata tajam dan mengancam kelompok lainnya. 

Situasi yang semakin tidak terkendali membuat aparat kepolisian segera turun tangan. Dengan melibatkan aparat gabungan dari Polres Bangkalan dan Brimob, kericuhan berhasil diredakan, dan ketiga pria yang terlibat diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.

Setelah insiden tersebut, video yang merekam kericuhan itu menyebar dengan cepat di media sosial, mendapatkan perhatian publik. 

Baca Juga:
Hadapi Natal dan Tahun Baru, Menteri Perhubungan Tinjau Persiapan Simpul Transportasi di Beberapa Wilayah

Banyak warganet yang mengomentari aksi kekerasan yang terjadi di tengah-tengah acara yang seharusnya meriah.  

Beberapa komentar menilai bahwa tindakan mereka tidak seharusnya terjadi, mengingat pembukaan Mie Gacoan tersebut merupakan acara yang melibatkan masyarakat luas.

“Pemilik bukan, kok merasa memiliki sampe berebut lahan gitu," komentar akun @pen***.

Ada juga yang menyoroti peran pemerintah daerah untuk meminimalisir juru parkir ilegal. 

Baca Juga:
KPU Makassar Mulai Laksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Surat Suara

"Salah satu PR pemerintah daerah nih, menertibkan parkir sebagai salah satu pemasukan daerah. Tidak menjadi tempat abu-abu wilayah subuh munculnya pungli," komentar akun @m.da***.

Komentar serupa banyak bermunculan di platform media sosial, dengan sebagian besar mengutuk tindakan kekerasan yang terjadi.

Setelah kericuhan reda, aparat keamanan memastikan bahwa situasi di sekitar lokasi pembukaan Mie Gacoan kembali aman dan terkendali. 

Kapolres Bangkalan juga mengingatkan masyarakat agar menyelesaikan masalah dengan cara yang damai dan mengikuti prosedur yang benar sesuai dengan hukum yang berlaku. 

“Kami akan terus memantau situasi dan memastikan tidak ada kejadian serupa di masa depan,” tambahnya. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Korsleting Listrik Picu Kebakaran Maut di Simpang Matraman Jakarta Pusat, Satu Korban Tewas dan 2 Petugas Pemadam Terluka

Korsleting listrik diduga jadi penyebab utama kebakaran di Simpang Matraman. Satu korban jiwa dan dua petugas mengalami luka ringan.

KPU Makassar Mulai Laksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Surat Suara

Rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan surat suara dilaporkan mulai dilaksanakan oleh KPU Kota Makassar.

RSUD dr Zainal Umar Sidiki di Gorontalo Utara Terus Membenahi Pelayanan dan Fasilitas yang Dimiliki

Pelayanan dan fasilitas yang dimiliki terus dibenahi oleh RSUD dr Zainal Umar Sidiki yang terletak di Gorontalo Utara.

Pemkab Tolitoli Sulawesi Tengah Dukung Pelaksanaan Program Pemberdayaan Perempuan

Pelaksanaan program pemberdayaan perempuan didukung oleh Pemerintah Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.

KPU Sigi Pastikan Pelaksanaan Rekapitulasi Suara di Tingkat Kecamatan Selesai Tepat Waktu

Rekapitulasi suara di tingkat kecamatan di daerah itu dipastikan oleh KPU Kabupaten Sigi, Sulteng, selesai tepat waktu.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;