Komentari Viralnya Kasus Gus Miftah dengan Penjual Es Teh di Magelang, Dokter Tifa Beri Peringatan ke Presiden Prabowo

Potret pendakwah, Gus Miftah saat bersama dengan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto
Potret pendakwah, Gus Miftah saat bersama dengan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto Source: (Foto/Instagram/@gusmiftah)

Magelang, gemasulawesi - Kasus viral Gus Miftah yang diduga merendahkan seorang penjual es teh keliling di sebuah acara di Magelang, Jawa Tengah, terus menuai reaksi.

Kali ini, komentar datang dari seorang pegiat media sosial sekaligus dokter, Dr. Tifauzia Tyassuma, M.Sc, atau yang akrab dikenal sebagai Dokter Tifa.

Ia secara tegas meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi posisi Gus Miftah di Kabinet Merah Putih.

Dalam cuitannya di akun Twitter, Dokter Tifa menilai bahwa orang seperti Gus Miftah tidak pantas berada di lingkaran dekat presiden, apalagi sebagai utusan khusus presiden.

Baca Juga:
Mahfud MD Benarkan Ada Intervensi Polisi di Pilkada Serentak 2024, Sebut Bisa Dirasakan di Daerah Tertentu

"Presiden @prabowo, Orang seperti ini (Gus Miftah) harusnya tidak ada di Kabinet. Tidak boleh berada di Circle A (lingkungan dekat) Presiden," tulis Dokter Tifa dalam unggahannya pada Rabu, 4 Desember 2024.

Ia juga mengunggah ulang video insiden tersebut dan menyebut perilaku Gus Miftah sebagai jahat dan zalim.

"Jahat sekali mulut dan kelakuannya, Zalim. Video ini adalah petunjuk Allah kepada Bapak Presiden, dan kepada seluruh rakyat Indonesia," tambahnya.

Reaksi ini muncul setelah video Gus Miftah menghina penjual es teh yang diiringi tawa beberapa jamaah menjadi viral dan memicu polemik di masyarakat.

Baca Juga:
Banjir di Sagaranten Sukabumi Hanyutkan Beberapa Mobil di Desa Curugluhur, Warga Histeris di Tengah Derasnya Arus Air

Unggahan Dokter Tifa menuai banyak dukungan dari warganet.

Berbagai komentar menguatkan seruannya untuk mengevaluasi posisi Gus Miftah di pemerintahan. 

Salah satu akun menulis, "Sebagai utusan presiden layak ditinjau ulang kalau perlu diperhentikan, bikin malu dan memalukan."

Sementara itu, warganet lain dengan akun @ZSu*** turut menyerukan, "Pecat..contoh buruk pemimpin."

Baca Juga:
Jelaskan Kronologi Sebelum Gus Miftah Hina Penjual Es Teh, Gus Yusuf Justru Jadi Sasaran Hujatan Warganet

Beragam komentar yang muncul menunjukkan keresahan publik atas posisi Gus Miftah di Kabinet Merah Putih pasca-insiden ini.

Di tengah polemik yang terus bergulir, Gus Miftah diketahui telah menemui bapak penjual es teh yang bernama Sunhaji untuk meminta maaf secara langsung.

Dalam video yang beredar di media sosial, Gus Miftah terlihat mengunjungi kediaman Sunhaji dan menyampaikan permohonan maafnya.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan perdamaian di antara keduanya.

Baca Juga:
Viral Jembatan Lalay di Sukabumi Terbawa Arus Sungai Cimandiri, Besi Penghubung Hanyut Tak Kuat Menahan Derasnya Air

Meski demikian, kejadian ini menjadi pelajaran penting, terutama bagi tokoh publik agar menjaga ucapan dan tindakannya di depan umum.

Seharusnya, sosok ulama atau tokoh masyarakat memberikan contoh teladan yang baik, bukan justru menimbulkan polemik atau merendahkan orang lain.

Kejadian ini juga menjadi peringatan bahwa posisi strategis dalam pemerintahan harus diisi oleh sosok yang memiliki integritas dan sikap yang mencerminkan nilai-nilai kebaikan. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Banjir di Sagaranten Sukabumi Hanyutkan Beberapa Mobil di Desa Curugluhur, Warga Histeris di Tengah Derasnya Arus Air

Banjir bandang terjang desa Curugluhur, kecamatan Sagaranten, Sukabumi, Jabar. Derasnya aliran air sebabkan beberapa mobil ikut hanyut

Viral Jembatan Lalay di Sukabumi Terbawa Arus Sungai Cimandiri, Besi Penghubung Hanyut Tak Kuat Menahan Derasnya Air

Akibat derasnya aliran sungai Cimandiri, jembatan lalay di Kecamatan Warungkiara, Sukabumi Jabar roboh dan hanyut terbawa air

Mahfud MD Benarkan Ada Intervensi Polisi di Pilkada Serentak 2024, Sebut Bisa Dirasakan di Daerah Tertentu

Mahfud MD menyebut bahwa ada intervensi polisi di Pilkada serentak 2024, terjadi di beberapa daerah tertentu dan bisa dirasakan

Jelaskan Kronologi Sebelum Gus Miftah Hina Penjual Es Teh, Gus Yusuf Justru Jadi Sasaran Hujatan Warganet

Gus Yusuf mendapatkan banyak hujatan dan kritik dari warganet usai menjelaskan kronologi soal viralnya Gus Miftah yang hina penjual es teh

Mahfud MD Sebut PDI Perjuangan Hebat Meski Alami Kekalahan di Pilgub Jawa Tengah 2024, Begini Alasannya

Menurut Mahfud MD, PDI Perjuangan merupakan partai yang hebat di Pilkada serentak 2024, meskipun mengalami kekalahan di Pilgub Jawa Tengah

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;