Viral Dua Pria di Sleman Yogyakarta Nekat Mencuri Burung Siang Bolong, Pelaku Babak Belur Ditangkap Warga

Tangkap layar CCTV yang memperlihatkan dua pria mecoba melarikan diri usai mencuri burung di Sleman
Tangkap layar CCTV yang memperlihatkan dua pria mecoba melarikan diri usai mencuri burung di Sleman Source: (Foto/Twitter/@merapi_uncover)

Sleman, gemasulawesi - Aksi pencurian burung di Sleman, Yogyakarta, pada Sabtu, 7 Desember 2024, menghebohkan warga setempat.

Dua pria nekat mencuri burung di wilayah Ngaglik sekitar pukul 10.00 WIB.

Peristiwa ini diketahui oleh pemilik burung dan warga setempat, yang langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Menurut keterangan akun Twitter atau X @merapi_uncover, pelaku pencurian sempat memukul korban hingga menyebabkan luka.

Baca Juga:
Punya Gelar Sarjana Perikanan, Polisi Tangkap Influencer Kecantikan Ria Agustina Saat Tangani 7 Pasien di Riau Tanpa Izin Medis

Korban, yang tidak tinggal diam, mengejar pelaku dari Dusun Nglinggan hingga mereka berhasil ditangkap warga di Dusun Karangasem.

Momen pengejaran itu terekam dalam salah satu CCTV setempat, menunjukkan suasana dramatis ketika beberapa warga membawa alat pukul untuk menghentikan pelaku.

Dalam video tersebut, terlihat para pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor, dengan salah satu dari mereka memegang erat sangkar burung hasil curian.

Setelah berhasil dihentikan, kedua pelaku tampak babak belur akibat amukan warga yang kesal atas tindakan mereka.

Baca Juga:
KPU Makassar Berhasil Tuntaskan Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Pilkada 2024

Foto-foto kondisi pelaku yang dihajar massa kemudian diunggah oleh akun @merapi_uncover. Saat ini, keduanya telah diamankan di Polsek Ngaglik Sleman untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Berita pencurian ini memicu berbagai reaksi dari warganet, yang sebagian besar menunjukkan rasa kesal terhadap para pelaku.

"Mpun sepuh kok polah lho pak pak (Sudah tua kok banyak ulah, pak pak)," tulis akun @far***, mengomentari usia pelaku yang tampak tidak lagi muda.

Komentar serupa juga disampaikan oleh akun @dia*** yang menulis, "Wes tuo do kokean polah (Sudah tua banyak tingkah)."

Baca Juga:
Pemkot Palu Sebut Kolaborasi Lintas Sektor Perlu Dilakukan Guna Menjaga Stabilitas Ekonomi Daerah dari Dampak HKBN

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap barang-barang berharga milik mereka.

Pemasangan CCTV di sekitar lingkungan rumah atau tempat usaha menjadi salah satu langkah preventif yang dapat membantu mencegah tindakan kriminal serupa.

Selain itu, kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar serta kerja sama antara warga dapat menjadi kunci untuk menjaga keamanan bersama.

Yang tak kalah penting, tindakan mencuri barang milik orang lain hanya akan membawa masalah besar, termasuk potensi menghadapi amukan warga dan proses hukum yang berat.

Oleh karena itu, sebaiknya setiap individu menjauhi tindakan kriminal seperti pencurian dan mencari nafkah dengan cara yang jujur dan bermartabat. Dengan begitu, kehidupan dapat berjalan damai tanpa harus terjerat kasus hukum. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Raup Rp2 Miliar per Bulan! Jaringan Judi Online Internasional di Tangerang Selatan Terbongkar, Tujuh Orang Diamankan

Operasi polisi bongkar situs judi daring internasional Djarum Toto. Tujuh pelaku yang raih keuntungan miliaran setiap bulan ditangkap.

Punya Gelar Sarjana Perikanan, Polisi Tangkap Influencer Kecantikan Ria Agustina Saat Tangani 7 Pasien di Riau Tanpa Izin Medis

Influencer kecantikan Ria Beauty ditangkap di Riau. Polisi bongkar praktik ilegal tangani pasien tanpa izin medis resmi.

KPU Makassar Berhasil Tuntaskan Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Pilkada 2024

Rekapitulasi penghitungan perolehan suara Pilkada serentak tahun 2024 dilaporkan berhasil dituntaskan oleh KPU Kota Makassar.

Pemkot Palu Sebut Kolaborasi Lintas Sektor Perlu Dilakukan Guna Menjaga Stabilitas Ekonomi Daerah dari Dampak HKBN

Kolaborasi lintas sektor perlu dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah dari dampak Hari Besar Keagamaan Nasional.

KPU Provinsi Sulawesi Selatan Mulai Laksanakan Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Pilkada

KPU Sulawesi Selatan mulai merekapitulasi penghitungan perolehan suara Pilkada serentak tahun 2024 di salah satu hotel di Makassar.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;