Satuan Samapta Polrestabes Makassar Lakukan Identifikasi Titik Rawan Kejahatan Jelang Natal dan Tahun Baru

Ket. Foto: Satuan Samapta Polrestabes Makassar Mengidentifikasi Titik Rawan Kejahatan Menjelang Nataru
Ket. Foto: Satuan Samapta Polrestabes Makassar Mengidentifikasi Titik Rawan Kejahatan Menjelang Nataru Source: (Foto/ Foto/ANTARA/Suriani Mappong)

Makassar, gemasulawesi – Satuan Samapta Polrestabes Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, mengidentifikasi titik rawan kejahatan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru atau Nataru.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Wahiduddin, dalam keterangannya mengatakan pihaknya telah mulai melaksanakan Operasi Cipta Kondisi di wilayah hukum Polrestabes Makassar.

“Termasuk mengidentifikasi jalan-jalan di Kota Makassar yang dianggap rawan terjadi aksi kejahatan,” tuturnya.

Baca Juga:
Bawaslu Sulsel Pertanyakan Alasan Komisioner KPU Jeneponto Abaikan Rekomendasi dan Tolak Pelaksanaan PSU Pilkada 2024

Dia menyampaikan sejumlah titik yang teridentifikasi rawan kejahatan, yaitu Jalan Veteran Utara, Jalan Veteran Selatan, Jalan Kumala, Jalan AP Petta Rani, Jalan Sultan Alauddin, Jalan Mapala, Jalan Pendidikan, Jalan Yusuf Dg Ngawing.

Lalu Jalan Adhyaksa Raya dan Jalan Hertasning, serta Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Pengayoman, Jalan Gunung Bawakaraeng hingga Jalan Metro Tanjung Bunga.

Dikutip dari Antara, sejumlah titik-titik rawan kejahatan itu nantinya akan menjadi sasaran Operasi Cipta Kondisi dengan tujuan agar tetap aman dan juga agar tetap nyaman dalam melaksanakan kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga:
Tim Ridwan Kamil-Suswono Persoalkan Distribusi Formulir C6 di Pilgub Jakarta 2024, Bawaslu RI Jawab Begini

“Bukan hanya menyasar di jalan raya atau jalan utama, melainkan juga menyasar ke lorong-lorong kecil yang rawan akan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas,” ucapnya.

Dalam operasi Cipta Kondisi ini, personel Polrestabes Makassar juga mengimbau kepada para pengendara yang diketahui tidak menggunakan helm dan mereka yang melawan arus lalu lintas.

Dia menambahkan termasuk memberikan imbauan pada para pemuda yang masih berkumpul di malam agar segera kembali ke rumah masing-masing demi menjaga situasi tetap kondusif.

Baca Juga:
Tim Rido Bakal Gugat Hasil Pilgub Jakarta ke MK Usai Pramono Anung-Rano Karno Menang, Umar Hasibuan: Pasti Sia-sia

“Operasi Cipta Kondisi di wilayah hukum Polrestabes Makassar ini dimaksudkan untuk menjaga kamtibmas tetap kondusif,” katanya.

Di sisi lain, Lembaga Anti Corruption Committee atau ACC Sulawesi bekerja sama dengan TI atau Transparency International Indonesia yang berada di bawah program integritas dukungan USAID menampilkan hasil kolaborasi jaringan orang muda dalam hal pemantauan dan riset dugaan praktik korupsi pada Hari Festival Anti Korupsi di Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Abdul Kadir Wokanubun, yang merupakan Direktur ACC, mengatakan menurut hemat pihaknya, kasus korupsi dapat dicegah dengan cara pelibatan aktif orang muda khususnya yang ada di Sulawesi Selatan. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Bawaslu Sulsel Pertanyakan Alasan Komisioner KPU Jeneponto Abaikan Rekomendasi dan Tolak Pelaksanaan PSU Pilkada 2024

Alasan komisioner KPU Kabupaten Jeneponto mengabaikan rekomendasi dan tolak pelaksanaan PSU dipertanyakan oleh Bawaslu Sulsel.

Tim Ridwan Kamil-Suswono Persoalkan Distribusi Formulir C6 di Pilgub Jakarta 2024, Bawaslu RI Jawab Begini

Bawaslu RI menjelaskan bahwa formulir C6 tidak menjadi syarat mutlak bagi warga negara untuk memberikan suara dalam Pilkada Serentak 2024

Tim Rido Bakal Gugat Hasil Pilgub Jakarta ke MK Usai Pramono Anung-Rano Karno Menang, Umar Hasibuan: Pasti Sia-sia

Pegiat media sosial, Umar Hasibuan mengomentari rencana tim Ridwan Kamil - Suswono yang akan menggugat hasil Pilkada Jakarta 2024 ke MK

Pramono Anung dan Rano Karno Raih Suara Terbanyak di Pilgub Jakarta 2024, Ganjar Pranowo: Selamat Melayani Rakyat

Ganjar Pranowo memberikan ucapan selamat kepada pasangan Pramono Anung dan Rano Karno usai memenangkan Pilkada Jakarta 2024

Viral! Akses Jalan Rusak, Warga Desa Salumakki di Mamuju Terpaksa Ditandu Sejauh 28 Km Karena Sakit Parah

Kisah perjuangan warga Mamuju tandu pasien kritis 28 km lewat medan berat. Infrastruktur pedesaan perlu perhatian serius.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;