Heboh 2 Rumah Kosong Ini Ambruk di Pasuruan Hingga Menimpa Seorang Balita saat Tidur Nyenyak, Ini Kronologinya

Heboh dua rumah di Pasuruan ini ditemukan ambruk seketika hingga menimpa seorang balita
Heboh dua rumah di Pasuruan ini ditemukan ambruk seketika hingga menimpa seorang balita Source: Pixabay/Ilustrasi rumah ambruk

Pasuruan, gemasulawesi - Heboh terdapat dua rumah di wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, ditemukan ambruk akibat kondisi bangunannya rapuh lantaran sering diterjang air hujan. 

Insiden ini terjadi pada malam hari sehingga menyebabkan seorang balita yang berusia 2,5 tahun terluka karena tertimpa atap rumah yang sudah ambruk seketika. 

Video ini diunggah di akun instagram @seputarpasuruan sehingga menjadi geger di kanal sosial media.

Baca Juga:
Diringkus Polisi! Pengedar Sabu Ini Nekat Sembunyikan Barang Haram di Akuarium Bekas, Ini Tanggapan Kasat Narkoba Probolinggo

Rumah kosong tersebut ternyata milik Subur, warga Jalan Pucangan, Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur. 

Baca Juga:
Geger Seorang Pemuda Asal Situbondo Nekat Bacok 4 Pria Hingga Diamuk Massa dan Hampir Ditenggelamkan ke Laut, Begini Kronologinya

Rumah kosong selanjutnya milik Muhammad Syafiuddin, warga asal Dusun Regek, Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. 

Awalnya kondisi rumah milik Syafiuddin memang sangat memprihatinkan, dengan tampilan gedung yang cukup rapuh. 

Pada bagian ruang tamu terdapat genteng, usuk, dan reng rumah jatuh ke lantai hingga menyebabkan kerusakan yang cukup parah. 

Baca Juga:
Tanggapi Kabar PDIP Pecat Jokowi, Adi Prayitno Sebut Joko Widodo Tak Bisa Ukur Kesaktian Jika Gabung Partai Lain

Pada saat kejadian, anak tunggal dari Syafiuddin ini sedang tertidur pulas pada malam hari. 

Baca Juga:
Soroti Presiden Prabowo yang Minta Proyek Tol Baru Dihentikan, Said Didu: Rasional, Lebih Bagus Bangun Jalan Biasa

"Malam itu saya hanya ke kamar mandi sebentar, terus saya dengar ada suara ambruk dari atap rumah dan ternyata menimpa anak saya yang tidur," katanya. 

Raka yang masih berusia 2,5 tahun tersebut sempat tertimpa material bangunan atap, sehingga para warga yang mengetahui segera membantu mengevakuasi balita tersebut. 

Sayangnya dari kejadian ini, Raka harus menjalani perawatan medis secara khusus lantaran terdapat luka di bagian kepala. 

Baca Juga:
Begini Reaksi Jokowi, Gibran Rakabuming, dan Bobby Nasution Setelah Resmi Dipecat Oleh PDI Perjuangan

Namun, tak hanya rumah milik Syafiuddin, rumah dari Subur juga mengalami kerusakan yang parah di bagian teras rumah. 

"Saat itu kami sedang berada di teras rumah, dan tiba-tiba saja rumah tersebut ambruk, beruntung saja kami tidak ada di situ," ungkapnya. 

Pihak Syafiuddin dan Subur mengaku bahwa kondisi rumah mereka sudah lama mengalami rapuh akibat usia bangunan dan hujan yang terus mengguyur dalam beberapa waktu terakhir. (*/Ayu Sisca Irianti) 

...

Artikel Terkait

wave

Diringkus Polisi! Pengedar Sabu Ini Nekat Sembunyikan Barang Haram di Akuarium Bekas, Ini Tanggapan Kasat Narkoba Probolinggo

Satresnarkoba meringkus pengedar sabu-sabu di Kabupaten Probolinggo dan menemukan barang haram tersebut di akuarium dan di dompet.

Geger Seorang Pemuda Asal Situbondo Nekat Bacok 4 Pria Hingga Diamuk Massa dan Hampir Ditenggelamkan ke Laut, Begini Kronologinya

Pria ini nekat membacok empat pemuda saat dalam kondisi mabuk di Situbondo hingga diringkus polisi setelah menjadi amukan warga setempat.

Gubernur Sulteng Dilaporkan Telah Menyerahkan DIPA dan TKD Tahun Anggaran 2025

DIPA dan TKD tahun anggaran 2025 telah diserahkan oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura, ke pemerintah kabupaten/kota.

Basarnas Palu Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan bagi Seluruh Personel Sebagai Persiapan Hadapi Nataru

Pemeriksaan kesehatan bagi seluruh personel sebagai persiapan menghadapi Natal dan Tahun Baru dilaksanakan oleh Basarnas Palu.

Pengabdian Masyarakat Berbasis Riset Mulai Diimplementasikan UIN Datokarama Palu

UIN Datokarama Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, mulai mengimplementasikan pengabdian masyarakat berbasis riset.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;