Rugi Puluhan Juta! Pengusaha di Bukittinggi Jadi Korban Penipuan Makan Bergizi Gratis, Begini Modus Licik Pelaku

Ilustrasi. Modus penipuan makan bergizi gratis gunakan nama Kodim 0304 Agam terungkap. Rugikan pengusaha hingga puluhan juta.
Ilustrasi. Modus penipuan makan bergizi gratis gunakan nama Kodim 0304 Agam terungkap. Rugikan pengusaha hingga puluhan juta. Source: Foto/Pexels

Sumatera Barat, gemasulawesi - Kasus penipuan yang mencatut nama Komando Distrik Militer (Kodim) 0304/Agam kembali menggemparkan masyarakat Bukittinggi, Sumatera Barat. 

Kali ini, pelaku menggunakan modus proposal palsu untuk program makan bergizi gratis yang diklaim sebagai inisiatif resmi Kodim. 

Akibat penipuan ini, seorang pengusaha kuliner menjadi korban dengan kerugian mencapai Rp 42 juta.

Komandan Kodim 0304/Agam, Letkol Arm Bayu Ardhiyta Nugroho, menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki keterkaitan dengan program yang disebutkan dalam proposal tersebut. 

Baca Juga:
Usai Aksinya Viral, Oknum PNS yang Todongkan Airsoft Gun di Pelabuhan Bakauheni Resmi Jadi Tersangka, Polisi Bongkar Penyebabnya

“Proposal itu mencantumkan nama Kodim, dilengkapi dengan tanda tangan dan stempel palsu. Padahal, sudah jelas kami tidak pernah mengeluarkan dokumen yang seperti itu,” jelas Bayu, dikutip pada Minggu, 5 Januari 2025.

Menurut keterangan korban, awalnya pelaku menghubungi dengan dalih membutuhkan bantuan bahan makanan seperti ikan kaleng dan daging kornet untuk program makan bergizi gratis. 

Karena tidak memiliki stok bahan makanan tersebut, korban diarahkan untuk mentransfer sejumlah uang. 

“Korban merasa percaya karena dokumen yang diberikan terlihat seperti resmi,” ungkap Bayu.

Baca Juga:
Lima Kendaraan Terlibat! Kecelakaan Beruntun di Cipularang Sebabkan 2 Orang Alami Luka Berat, Berikut Kronologinya

Total uang yang ditransfer korban mencapai Rp 42 juta, dilakukan dalam dua kali transaksi melalui bank. Namun, kecurigaan muncul ketika korban mencoba mengonfirmasi langsung ke Kodim. 

“Setelah mendatangi Kodim, barulah korban sadar bahwa program itu tidak pernah ada,” tambah Bayu. 

Kasus ini pun langsung dilaporkan ke Polresta Bukittinggi untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Bayu juga menjelaskan bahwa program makan bergizi gratis memang sedang direncanakan oleh Kodim, tetapi belum ada peluncuran resmi. 

Baca Juga:
Adi Prayitno Sebut Keputusan MK Hapus Ambang Batas Calon Presiden Akan Jadi Hal Percuma Jika Parpol Lakukan Hal Ini

“Saat ini, program tersebut masih dalam tahap uji coba. Bahkan dapur khusus untuk program ini masih dalam proses pembangunan,” kata Bayu, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu memberikan sumbangan apa pun terkait inisiatif ini.

Ia menambahkan, modus penipuan seperti ini tidak hanya terjadi di Bukittinggi. Beberapa kasus serupa telah dilaporkan di wilayah lain dengan pola yang hampir sama. 

“Mereka memanfaatkan nama institusi resmi seperti TNI untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Kami sangat menyayangkan hal ini,” ujar Bayu.

Kodim 0304/Agam meminta masyarakat lebih berhati-hati terhadap segala bentuk permintaan dana yang mengatasnamakan institusi resmi. 

Baca Juga:
PBNU Singgung Kredibilitas OCCRP yang Rilis Daftar Tokoh Terkorup, Rocky Gerung: Makin Konyol Argumen Pendukung Jokowi

“Konfirmasikan setiap informasi langsung ke kantor kami agar tidak menjadi korban,” tegas Bayu. 

Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini.

Kasus ini kembali mengingatkan pentingnya verifikasi informasi sebelum melakukan tindakan, terutama yang melibatkan uang dalam jumlah besar. 

Kodim 0304/Agam berjanji akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Usai Aksinya Viral, Oknum PNS yang Todongkan Airsoft Gun di Pelabuhan Bakauheni Resmi Jadi Tersangka, Polisi Bongkar Penyebabnya

Polisi tetapkan oknum PNS KSOP sebagai tersangka usai aksi penodongan airsoft gun vieql. Ternyata ini motif pelaku.

Lima Kendaraan Terlibat! Kecelakaan Beruntun di Cipularang Sebabkan 2 Orang Alami Luka Berat, Berikut Kronologinya

Kecelakaan beruntun di Cipularang, lima kendaraan tabrakan, dua korban luka-luka, dan evakuasi cepat dilakukan.

Viral Preman Thamrin City Jakarta Pukuli Seorang Pria di Area Parkir, Diduga Karena Tidak Beri Uang ke Anak Kecil

Aksi pemukulan preman kepada seorang pria di kawasan Thamrin City Jakarta viral jadi sorotan di media sosial, warganet ramai mengecam

KPU Gorontalo Utara Nyatakan Kesiapannya Ikut Sidang Sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi

Kesiapan untuk mengikuti sidang sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi RI dinyatakan oleh KPU Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Lembaga ACC Sulawesi Mendesak Aparat Penegak Hukum Tuntaskan Penanganan 144 Perkara Tindak Pidana Korupsi yang Mandek

Aparat penegak hukum didesak oleh lembaga ACC untuk menuntaskan penanganan 144 perkara tindak pidana korupsi yang mandek selama 2024.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;