Adi Prayitno Sebut Keputusan MK Hapus Ambang Batas Calon Presiden Akan Jadi Hal Percuma Jika Parpol Lakukan Hal Ini

Tangkap layar video yang pengamat politik, Adi Prayitno saat membahas keputusan MK
Tangkap layar video yang pengamat politik, Adi Prayitno saat membahas keputusan MK Source: (Foto/YouTube/@Adi Prayitno Official)

Nasional, gemasulawesi - Pengamat politik Adi Prayitno kembali menyoroti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapus ambang batas 20 persen untuk pencalonan presiden.

Sebelumnya, Adi menyambut baik langkah MK ini, tetapi belakangan ia menyatakan bahwa keputusan tersebut berpotensi menjadi sia-sia jika partai politik tidak memiliki keberanian untuk maju mencalonkan kandidatnya sendiri.

Hal ini disampaikan Adi dalam video yang diunggah di akun YouTube resminya, Adi Prayitno Official pada Sabtu 4 Januari 2025.

Dalam video tersebut, Adi memulai dengan menyebut bahwa masyarakat, khususnya partai politik, seharusnya menyambut putusan MK ini dengan penuh rasa syukur.

Baca Juga:
PBNU Singgung Kredibilitas OCCRP yang Rilis Daftar Tokoh Terkorup, Rocky Gerung: Makin Konyol Argumen Pendukung Jokowi

"Mestinya kita semua bersyukur, terutama partai politik ya ketika MK membatalkan ambang batas Presiden 20 persen," ujar Adi Prayitno.

Ia menjelaskan bahwa dengan penghapusan ambang batas tersebut, setiap partai politik peserta pemilu memiliki kesempatan yang sama untuk mencalonkan presiden atau wakil presiden.

"Karena, ini menjadi kesempatan bagi semua partai politik, terutama yang ikut pemilu, untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden, atau pun calon wakil presiden di pemilu-pemilu yang akan datang, tentu yang terdekat maju di Pilpres 2029," tambahnya.

Namun, Adi menekankan bahwa keputusan ini tidak akan memiliki dampak nyata jika partai politik memilih untuk tetap bermain aman.

Baca Juga:
Bongkar Kasus Korupsi PT Pembangunan Perumahan, KPK Sita Uang Rp62 Miliar, Ini Rincian Temuannya

Ia menyatakan bahwa putusan ini akan menjadi tidak berguna jika partai-partai tidak berani mencalonkan diri.

"Putusan MK yang batalkan ambang batas Presiden itu tidak akan ada gunanya, apabila parpol tidak berani untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden dan wakil presiden," kata Adi.

"Betul secara prosedur demokrasi, partai peserta pemilu boleh calonkan diri untuk bertanding di Pilpres, tapi kalau kemewahan ini tidak digunakan, partai itu takut misalnya untuk bertanding di Pilpres, lalu apa gunanya?" sambung penjelasan Adi Prayitno.

Sebagai contoh, Adi mengangkat pernyataan dari seorang politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang baru-baru ini menyatakan bahwa PAN tetap setia mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2029. 

Baca Juga:
Viral di Media Sosial! Brand Asal Belarus Perkenalkan Gaun Unik dari Bubble Wrap Seharga Rp1,5 Juta, Netizen Ramai Berkomentar

Menurut Adi, sikap tersebut mencerminkan minimnya keberanian PAN untuk mencalonkan kadernya sendiri.

Adi juga menduga bahwa sikap serupa akan diambil oleh partai politik lainnya.

Menurut Adi, jika pola pikir seperti ini terus dipertahankan, maka keputusan MK yang bertujuan untuk membuka ruang demokrasi yang lebih luas tidak akan memberikan perubahan yang signifikan. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

PBNU Singgung Kredibilitas OCCRP yang Rilis Daftar Tokoh Terkorup, Rocky Gerung: Makin Konyol Argumen Pendukung Jokowi

Rocky Gerung memberikan pandangannya usai Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf mempertanyakan kredibilitas OCCRP yang sebut Jokowi tokoh terkorup

Bongkar Kasus Korupsi PT Pembangunan Perumahan, KPK Sita Uang Rp62 Miliar, Ini Rincian Temuannya

KPK mengusut dugaan kerugian negara Rp80 miliar dalam kasus PT PP, dengan penyitaan uang Rp 62 miliar.

Viral di Media Sosial! Brand Asal Belarus Perkenalkan Gaun Unik dari Bubble Wrap Seharga Rp1,5 Juta, Netizen Ramai Berkomentar

Desain gaun dari bubble wrap viral di media sosial. Brand Belarus ciptakan karya mode anti-mainstream yang mencuri perhatian.

Denny Siregar Soal Kabar PAN yang Pastikan Usung Prabowo di 2029: Kerja Dulu yang Bener, Gak Usah Kejauhan

Begini tanggapan dari Denny Siregar terkait kabar yang menyebut PAN akan tetap mengusung Prabowo Subianto di tahun 2029 nanti

Guntur Romli Soroti Jokowi yang Dianggap Malaikat Oleh Pendukungnya: Dikit Lagi Disamain dengan Tuhan

Guntur Romli menanggapi pendukung Joko Widodo yang menyamakan Jokowi layaknya malaikat Izrail buat PDIP, begini kata Guntur

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;