Lima Kendaraan Terlibat! Kecelakaan Beruntun di Cipularang Sebabkan 2 Orang Alami Luka Berat, Berikut Kronologinya

Kecelakaan beruntun Tol Cipularang melibatkan lima kendaraan, dua luka-luka, dan lalu lintas terganggu.
Kecelakaan beruntun Tol Cipularang melibatkan lima kendaraan, dua luka-luka, dan lalu lintas terganggu. Source: Foto/Tiktok @as_wahyoedi

Nasional, gemasulawesi - Sebuah kecelakaan beruntun terjadi di KM 97+200 Ruas Tol Cipularang pada Minggu pagi, 5 Januari 2025, sekitar pukul 09.11 WIB. 

Insiden ini melibatkan lima kendaraan, termasuk sebuah truk, bus, angkutan travel, dan dua mobil pribadi.

Kejadian bermula sekitar pukul 09.11 WIB, saat sebuah truk yang melintas di tanjakan jalan tol tidak mampu menanjak dan mundur, menabrak kendaraan lain yang ada di belakangnya.

Menurut penjelasan dari Senior Manager Representative Office 3 Jasa Marga, Agni Mayvinna, truk tersebut diduga tidak kuat melaju menanjak, yang menyebabkan kendaraan besar itu mundur dan menghantam kendaraan lainnya.

Baca Juga:
Adi Prayitno Sebut Keputusan MK Hapus Ambang Batas Calon Presiden Akan Jadi Hal Percuma Jika Parpol Lakukan Hal Ini

"Truk ini diduga tidak mampu menanjak dan akhirnya meluncur mundur hingga menabrak kendaraan yang ada di belakangnya," ujar Agni dalam siaran pers. 

Kecelakaan ini menyebabkan lima kendaraan ikut terlibat, terdiri dari satu truk, satu bus, satu angkutan travel, dan dua mobil pribadi.

Tak lama setelah kejadian, petugas Jasa Marga bersama pihak kepolisian segera tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. 

Sejak pukul 09.28 WIB, satu lajur dari dua lajur yang terhalang bisa kembali dilalui. Proses evakuasi pun dimulai dengan cepat, namun kendala di lapangan menyebabkan arus lalu lintas sempat terhambat cukup lama. 

Baca Juga:
PBNU Singgung Kredibilitas OCCRP yang Rilis Daftar Tokoh Terkorup, Rocky Gerung: Makin Konyol Argumen Pendukung Jokowi

Meskipun kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan, petugas berusaha mengalihkan arus lalu lintas agar tak terjadi penumpukan panjang yang lebih parah.

Pada pukul 10.05 WIB, seluruh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan berhasil dievakuasi ke bahu jalan tol. Setelah evakuasi selesai, seluruh lajur kembali dapat dilalui, dan kemacetan pun perlahan mereda.

Petugas terus mengatur dan memantau kondisi jalan untuk memastikan arus lalu lintas berjalan normal kembali. Selama proses tersebut, kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa ke area bahu jalan untuk menunggu proses lebih lanjut.

Walaupun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dua orang mengalami luka-luka. Kedua korban tersebut segera dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Abdul Rodjak Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. 

Baca Juga:
Viral Preman Thamrin City Jakarta Pukuli Seorang Pria di Area Parkir, Diduga Karena Tidak Beri Uang ke Anak Kecil

Kecelakaan ini juga membuat pengemudi di sekitar area kejadian mengalami keterlambatan dan ketegangan akibat kemacetan yang cukup parah.

Dari kejadian ini, pihak Jasa Marga mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat melintas di jalan tol, terutama pada tanjakan yang curam. 

Pengemudi truk dan kendaraan besar diharapkan lebih berhati-hati dan memeriksa kondisi kendaraan mereka untuk memastikan kendaraan mampu melewati jalan yang menanjak tanpa masalah. 

Peristiwa ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran akan potensi bahaya yang bisa muncul akibat kelalaian di jalan.

Baca Juga:
KPU Gorontalo Utara Nyatakan Kesiapannya Ikut Sidang Sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi

Setelah evakuasi selesai dan kondisi lalu lintas kembali normal, Jasa Marga melaporkan bahwa jalur Tol Cipularang arah Bandung sudah kembali lancar tanpa ada hambatan. 

Meskipun demikian, kecelakaan ini menunjukkan pentingnya keselamatan dan kewaspadaan di jalan, terutama dalam kondisi cuaca atau medan yang menantang seperti jalan tol dengan tanjakan curam. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Viral Preman Thamrin City Jakarta Pukuli Seorang Pria di Area Parkir, Diduga Karena Tidak Beri Uang ke Anak Kecil

Aksi pemukulan preman kepada seorang pria di kawasan Thamrin City Jakarta viral jadi sorotan di media sosial, warganet ramai mengecam

KPU Gorontalo Utara Nyatakan Kesiapannya Ikut Sidang Sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi

Kesiapan untuk mengikuti sidang sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi RI dinyatakan oleh KPU Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.

Lembaga ACC Sulawesi Mendesak Aparat Penegak Hukum Tuntaskan Penanganan 144 Perkara Tindak Pidana Korupsi yang Mandek

Aparat penegak hukum didesak oleh lembaga ACC untuk menuntaskan penanganan 144 perkara tindak pidana korupsi yang mandek selama 2024.

Heboh! Penemuan Uang Palsu Pecahan Rp50.000 di Rumah Sakit Gorontalo Gegerkan Warga, Begini Kronologinya

Viral di media sosial, penemuan uang palsu pecahan Rp 50.000 di Rumah Sakit Gorontalo gegerkan warga setempat.

Terkuak! Dua Pelaku Penembakan Bos Rental Mobil di Tol Tangerang Merak Berhasil Ditangkap, Salah Satunya Diduga Oknum TNI AL

Penembakan di rest area Tol Tangerang-Merak mulai terungkap. Dua pelaku ditangkap, termasuk penyewa mobil dan oknum TNI AL.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;