Mengejutkan! Empat DPO Ditargetkan Polda Sumut dalam Kasus 117 Kilogram Narkotika di Tanjungbalai, Begini Peran Pelaku

Ilustrasi. Polisi tetapkan empat DPO dalam kasus 117 kilogram narkotika di Tanjungbalai, termasuk otak jaringan.
Ilustrasi. Polisi tetapkan empat DPO dalam kasus 117 kilogram narkotika di Tanjungbalai, termasuk otak jaringan. Source: Foto/Pexels

Sumatera Utara, gemasulawesi - Peredaran narkotika di kawasan Tanjungbalai, Sumatera Utara, kembali menjadi perhatian.

Baru-baru ini, Polda Sumut menetapkan empat orang sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) usai terlibat dalam kasus besar terkait narkoba. 

Kasus besar ini melibatkan barang bukti 117 kilogram sabu dan 20 bungkus pil ekstasi, yang diungkap oleh Polda Sumut beberapa waktu lalu. 

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Hadi Wahyudi, menjelaskan bahwa hasil penyelidikan menyimpulkan jika keempat orang tersebut memiliki peran penting dalam jaringan narkotika tersebut. 

Baca Juga:
Bangun Hotel Mewah di Semarang dari Hasil Judi Online, Bareskrim Polri Tetapkan Korporasi dan Komisaris PT AJP sebagai Tersangka

“Setelah penyelidikan, penyidik menyimpulkan ada empat orang masuk DPO, yakni S alias Andi, otak jaringan, P alias Kamput, T, dan Ir,” ungkap Hadi saat memberikan keterangan pada Sabtu, 18 Januari 2025.

Keempat DPO ini diduga kuat terlibat langsung dalam pengelolaan dan distribusi narkotika yang masuk ke wilayah Tanjungbalai. 

S alias Andi disebut sebagai dalang utama yang mengatur operasional jaringan, sementara P alias Kamput, T, dan Ir berperan sebagai pendukung utama dalam distribusi barang haram tersebut.

Kasus ini sebelumnya berhasil diungkap berkat operasi intensif yang dilakukan oleh kepolisian. 

Baca Juga:
Gasak Rp60 Juta! Aksi Perampokan di SPBU Bintaro Viral, Pelaku Ternyata Mantan Chief Manajer yang Terjerat Utang Pinjol

Barang bukti berupa sabu seberat 117 kilogram dan puluhan bungkus pil ekstasi menunjukkan skala besar dari jaringan yang terlibat.

Kombes Pol. Hadi Wahyudi menegaskan bahwa Polda Sumut berkomitmen penuh untuk memberantas peredaran narkotika di wilayahnya. 

Ia menekankan bahwa tidak ada toleransi bagi siapa pun yang terlibat, baik sebagai pengguna, pengedar, maupun bandar. 

Meskipun berhasil mengungkap kasus besar ini, pihak kepolisian masih menghadapi tantangan dalam menangkap para buronan yang terus bergerak untuk menghindari kejaran aparat. 

Baca Juga:
Geger! Warga Temukan Sosok Bayi dalam Kardus di Depan Ruko Hingga Pihak Kepolisian Lakukan Penyelidikan, Begini Tanggapan Kapolsek

Penetapan empat DPO ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memutus rantai jaringan yang lebih luas.

Selain itu, keberhasilan polisi dalam mengungkap kasus ini mendapat apresiasi dari masyarakat, namun kritik juga muncul terkait tantangan penegakan hukum yang masih dihadapkan pada kendala lapangan. 

Operasi yang lebih intensif dan koordinasi lintas instansi menjadi kunci untuk menuntaskan kasus ini hingga ke akar-akarnya. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Bangun Hotel Mewah di Semarang dari Hasil Judi Online, Bareskrim Polri Tetapkan Korporasi dan Komisaris PT AJP sebagai Tersangka

Polisi ungkap kasus pencucian uang judi online, sita Rp103 miliar dan jerat korporasi serta komisaris dari PT AJP.

Gasak Rp60 Juta! Aksi Perampokan di SPBU Bintaro Viral, Pelaku Ternyata Mantan Chief Manajer yang Terjerat Utang Pinjol

Mantan manajer SPBU Bintaro rampok uang Rp60 juta dengan korek api yang dimodifikasi jadi pistol palsu.

Banjir Besar Rendam Tiga Kecamatan di Bangka Barat, Ratusan Rumah Terendam dan Transportasi Lumpuh Total

Banjir di Bangka Barat akibat curah hujan tinggi genangi tiga kecamatan dan lumpuhkan aktivitas warga setempat.

Geger! Warga Temukan Sosok Bayi dalam Kardus di Depan Ruko Hingga Pihak Kepolisian Lakukan Penyelidikan, Begini Tanggapan Kapolsek

Geger penemuan seorang bayi perempuan di dalam kardus di perumahan warga saat bersih-bersih hingga dibawa ke rumah sakit oleh para warga.

Viral! Pembobol Toko Ponsel di Magetan Tertangkap Pihak Polisi Usai Mencuri 91 HP, Begini Tanggapan Kasatreskrim Joko Santoso

Pembobol toko ponsel diringkus oleh kepolisian usai ketahuan mengambil 91 HP dan sejumlah uang di sebuah apartemen tempat persembunyian.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;