Viral Aksi Remaja di Surabaya Jambak-jambakan Gegara Live di Tiktok Gegerkan Sosmed Hingga Diamankan Satpol PP, Begini Faktanya

Aksi pengeroyokan di antara tiga remaja berhasil diringkus kepolisian setelah viral di kanal sosial media
Aksi pengeroyokan di antara tiga remaja berhasil diringkus kepolisian setelah viral di kanal sosial media Source: Pixabay/Ilustrasi pengeroyokan

Surabaya, gemasulawesi - Terdapat tiga remaja perempuan yang terlibat aksi jambak-jambakan dan pengeroyokan di daerah Balai Kota Surabaya Jalan Jimerto. 

Dua remaja tersebut mengeroyok teman-temannya yang sama-sama anak di bawah umur. 

Aksi pengeroyokan tersebut dilaporkan ke pihak warga setempat hingga ke satpol PP Surabaya setelah mengetahui aksi pengeroyokan dan jambak-jambakan tersebut. 

Baca Juga:
Aksi Kecelakaan Motor vs Minibus Travel di Jalan Pantura Probolinggo Sebabkan Satu Pemotor Tewas, Begini Kronologinya

Sehingga kini aksi dari tiga remaja tersebut sama-sama diamankan oleh pihak satpol PP setelah kejadian tersebut berlangsung. 

Baca Juga:
Pegawai Tidak Tetap Dinas Pendidikan Pasuruan Jadi Tersangka Korupsi PKBM Senilai 2,5 M, Begini Tanggapan Kejari

Sementara untuk kepala satpol PP Surabaya, M. Fikser menanggapi adanya aksi pengeroyokan tersebut dan membenarkan adanya insiden itu. 

"Waktu itu terdapat warga yang melintas saat mereka sedang berkelahi, melihat adanya kejadian tersebut warga pun langsung mendatangi kantor kami dan segera melaporkan adanya peristiwa tersebut," sebutnya. 

Berdasarkan video yang viral di kanal sosial media tersebut terdapat dua remaja perempuan yang menggunakan kaos berwarna hitam dan sweater abu-abu.

Baca Juga:
Philips akan Menghadirkan Headphone Kelas Menengah Baru yang Dapat Menyaingi Produk Sony: Berikut Detail Informasinya

Mereka berseteru dengan satu remaja yang mengenakan kaos berwarna biru tua. 

Baca Juga:
Ledakan Keras Gegerkan Warga Probolinggo Hingga Menewaskan Seorang Remaja Berusia 20 Tahun, Begini Kronologinya

Tak lama kemudian, remaja yang berkaos hitam tersebut menampar remaja yang berkaos berwarna biru tua tersebut, sekaligus ditendang. 

Sehingga terjadilah beberapa pukulan yang dialami oleh remaja berkaos biru tua tersebut di bagian kepalanya. 

Remaja yang berkaos abu-abu pun ikutan untuk memukul hingga saling menjambak rambut remaja berkaos biru tua tersebut. 

Baca Juga:
Kabar Menarik untuk Para Gamer dari Generasi Milenial: The Sims 1 dan 2 Akan Dirilis Kembali

Remaja berkaos biru tua tersebut mengalami pengeroyokan berkali-kali meskipun sudah terjatuh. 

Sayangnya dua remaja tersebut terus membabi buta untuk mengeroyok remaja berkaos biru tua tersebut. 

Aksi pengeroyokan tersebut terus dilakukan meskipun terdapat beberapa pengendara yang lewat.

Di lokasi tersebut juga terdapat teman laki-laki lainnya yang memvideo aksi para remaja perempuan tersebut. 

Sayangnya mereka hanya memvideo, namun tidak berani melerai. 

Sehingga terdapat petugas satpol PP yang mendatangi mereka dan melerai aksi pengeroyokan tersebut. (*/Ayu Sisca Irianti) 

...

Artikel Terkait

wave

Aksi Kecelakaan Motor vs Minibus Travel di Jalan Pantura Probolinggo Sebabkan Satu Pemotor Tewas, Begini Kronologinya

Aksi kecelakaan antara minibus dan motor Honda Beat menyebabkan pemotor tersebut meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.

Pegawai Tidak Tetap Dinas Pendidikan Pasuruan Jadi Tersangka Korupsi PKBM Senilai 2,5 M, Begini Tanggapan Kejari

Pihak Kejari menanggapi soal kasus korupsi yang terjadi pada seorang pegawai Dinas Pendidikan tidak tetap hingga mengalami kerugian 2,5 M.

Ledakan Keras Gegerkan Warga Probolinggo Hingga Menewaskan Seorang Remaja Berusia 20 Tahun, Begini Kronologinya

Seorang remaja berusia 20 tahun ditemukan tewas gegara suara ledakan keras yang terdengar oleh warga sekitar.

Geger! Warga Tanggul Jember Temukan Jasad Bayi Perempuan di Saluran Irigasi, Begini Kronologinya

Warga Tanggul Kabupaten Jember geger gegara menemukan seorang jasad bayi yang berada di saluran irigasi hingga dilaporkan ke pihak polisi.

Geger! Mobil KIA Tertabrak Kereta Api Hingga Ringsek di Perlintasan Pecoro Jember, Begini Kronologinya

Aksi kecelakaan kereta api menabrak mobil KIA di Kabupaten Jember sebabkan kendaraan ringsek parah, namun memiliki kerugian material.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;