Bikin Geram! Seorang Wanita di Bandung Tewas Dihabisi Pacar Akibat Tolak Gugurkan Bayi, Begini Pengakuan Pelaku

Geger seorang wanita ditemukan tewas di kontrakan karena dibunuh sang kekasihnya sendiri
Geger seorang wanita ditemukan tewas di kontrakan karena dibunuh sang kekasihnya sendiri Source: Foto/Ilustrasi senjata tajam

Bandung, gemasulawesi - Geger seorang wanita hamil berinisial NA (26) tewas dibunuh oleh kekasihnya sendiri AF (27). 

Aksi pembunuhan berencana ini terjadi di sebuah kontrakan, Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. 

Kejadian ini terjadi pada pukul 14.00 WIB lalu. Pihak Kapolresta Bandung, Aldi Subartono mengungkapkan bahwa AF nekat menghabisi nyawa NA. 

Baca Juga:
Terekam CCTV! Detik-detik Juru Parkir Dibacok 4 OTK Hingga Alami Luka Berat, Begini Tanggapan Polisi

Hal ini ternyata dikarenakan korban menolak permintaan AF untuk menggugurkan kandungannya, sehingga AF tega menghabisi nyawa NA. 

Baca Juga:
Viral Siswa SMP Dianiaya saat Turnamen Basketball Cup 2025 Hingga Pihak Sekolah Berikan Sanksi, Begini Tanggapan Perbasi Bogor

Diketahui bahwa korban sedang mengandung bayi selama empat bulan hasil dari hubungannya bersama pelaku. 

"Sebelumnya pelaku pernah meminta korban untuk menggugurkan kandungan dan korban bersikeras untuk menolak, sehingga pada saat itu pelaku merasa kesal dan melakukan pembunuhan terhadap korban," ujarnya. 

Aldi juga mengungkapkan bahwa korban sudah menjalani hubungan dengan pelaku selama lebih dari dua tahun. 

Baca Juga:
Aksi Komplotan Maling Bobol Toko Kelontong Hingga Gasak Rokok Senilai 10 Juta, Begini Tanggapan Kasat Reskrim Polresta Malang

Bahkan pasangan kekasih tersebut menyewa sebuah kontrakan di Kecamatan Margahayu yang menjadi lokasi TKP pembunuhan. 

Baca Juga:
Warga Laporkan Dugaan Korupsi Dana Desa Sama Bahari, Inspektorat Sebut Akan Tindak Lanjuti Investigasi Pekan Depan

"Iya, pelaku nekat melakukan pembunuhan terhadap korban dalam keadaan sadar dan tidak mabuk sama sekali," tuturnya. 

Faktanya ternyata pelaku mengaku bahwa dirinya sudah merencanakan pembunuhan terhadap kekasihnya NA jauh-jauh hari atau seminggu sebelum melancarkan aksinya. 

"Saya sudah merencanakan pembunuhan itu ke kekasih saya, dan selama seminggu itu saya tidak melakukan hubungan dengannya," ujar pengakuan pelaku AF. 

Baca Juga:
Komentari Mendiktisaintek Satryo yang Kena Reshuffle, Stella Christie: Keputusan Presiden yang Terbaik

Pelaku mengaku bahwa dirinya tidak berhubungan dengan kekasihnya dan sempat adu cekcok sehingga pihak NA mengolok orang tua pelaku. Hingga sejak itu pelaku AF nekat melakukan pembunuhan. 

Saat itu AF melakukan pembunuhan terhadap NA menggunakan pisau yang ia ambil di dapur, sehingga ia menghabisi nyawa pacarnya. 

"Saya sengaja ambil pisau di dapur, karena tempat itu tempat penyimpanan alat masak, saya spontan ambil alat itu dan membunuh pacar saya," imbuh pihak AF kembali. (*/Ayu Sisca Irianti) 

...

Artikel Terkait

wave

Terekam CCTV! Detik-detik Juru Parkir Dibacok 4 OTK Hingga Alami Luka Berat, Begini Tanggapan Polisi

Detik-detik video rekaman CCTV viral lantaran terdapat juru parkir dibacok di jalanan Bandung oleh pembacok.

Viral Siswa SMP Dianiaya saat Turnamen Basketball Cup 2025 Hingga Pihak Sekolah Berikan Sanksi, Begini Tanggapan Perbasi Bogor

Viral siswa SMP dianiaya saat jelang pelaksanaan tournament Basketball Cup 2025 di Kota Bogor hingga menimbulkan ricuh.

Aksi Komplotan Maling Bobol Toko Kelontong Hingga Gasak Rokok Senilai 10 Juta, Begini Tanggapan Kasat Reskrim Polresta Malang

Aksi komplotan maling gasak rokok hingga sepuluh juta saat membobol toko kelontong di Kota Malang tersebut.

Warga Laporkan Dugaan Korupsi Dana Desa Sama Bahari, Inspektorat Sebut Akan Tindak Lanjuti Investigasi Pekan Depan

Dugaan korupsi di Desa Sama Bahari bakal masuki tahapan Investigasi oleh pihak Inspektorat Kabupaten Parigi moutong.

Sebanyak 306 Mustahik Menerima Bantuan Zakat, Infak, dan Sedekah yang Disalurkan Baznas dan Pemkot Palu

Zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan oleh Baznas dan Pemerintah Kota Palu, Sulteng, diterima oleh sebanyak 306 mustahik.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;