Viral Seorang Pelajar Remaja di Bandung Tega Dikeroyok 5 Temannya Hingga Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya

Viral seorang siswa SMP tega dikeroyok sejumlah remaja lainnya hingga harus menjalani perawatan
Viral seorang siswa SMP tega dikeroyok sejumlah remaja lainnya hingga harus menjalani perawatan Source: Pixabay/Ilustrasi pengeroyokan

Bandung, gemasulawesi - Viral sebuah video rekaman aksi pengeroyokan sejumlah pelajar SMP di lahan kosong Kota Bandung membuat geger kanal sosial media. 

Dari peristiwa tersebut, pihak kepolisian akhirnya meminta keterangan terhadap tujuh remaja yang masih di bawah umur terkait adanya kasus tersebut. 

Dari hasil pemeriksaan tersebut, sebanyak lima orang ditetapkan sebagai tersangka yang berhadapan dengan hukum (ABH), sementara dua anak remaja lainnya masih dalam tahapan pemeriksaan. 

Baca Juga:
Viral Belasan Ponsel dan Dompet Raib di Acara Festival Durian Naknan Panekan Magetan Hingga Gegerkan Pengunjung, Ini Faktanya

Pihak Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung, Abdul Rahman menyebutkan bahwa para pelaku serta korban saling mengenal. 

Baca Juga:
Aksi Kecelakaan Bus Gunung Harta dan Truk Gandeng Adu Banteng di Jalan Wirolegi Jember Hingga Penumpang Terluka, Ini Kronologinya

Mereka juga merupakan teman sekolah dan ada juga sebagai teman bermain dari korban yang berinisial R (15). 

"Untuk korban perundungan ini masih sekolah. Sementara tersangka ada yang sudah putus sekolah dan ada tiga orang yang masih sekolah," ujarnya. 

Pihak Abdul juga menjelaskan bahwa penyebab dari pengeroyokan tersebut ialah masalah kendaraan. 

Baca Juga:
Jangan Klik! Iklan Jahat yang Menyamar sebagai Google Chrome Menyebarkan Malware Berbahaya

Dinyatakan korban R sedang meminjam motor milik MF, sayangnya pihak R mengembalikannya dalam kondisi motor sudah rusak. 

Baca Juga:
Samsung Menambahkan Fitur Pengontrol Baru untuk Orang Tua di One UI 7.0, Melindungi Anak-anak dari Konten Sensitif

Terutama kerusakan tersebut ada di bagian step belakang motor. 

"Saat itu MF menerima motornya dalam keadaan rusak setelah dipinjam oleh korban R ini, sehingga pihak MF mengajak teman-temannya untuk lekas mengeroyok korban R ini," katanya. 

Dari kejadian tersebut, pemeriksaan visum tetap diberlakukan agar dapat penyelidikan dapat dilaksanakan lebih lanjut terhadap para tersangka yang sudah ditetapkan. 

Baca Juga:
Mengenal Lebih Dalam Vivo V50, Pesaing Baru dalam Segmen Ponsel Kelas Menengah dengan Nuansa Perangkat Unggulan

Abdul juga menambahkan bahwa pendampingan psikologis juga sangat dibutuhkan oleh pihak korban R tersebut, dikarenakan korban sudah mengalami pengeroyokan massal. 

"Secara fisik luar tentunya harus kita lakukan tindakan di psikolog, tentu anak ini harus didampingi agar psikisnya juga membaik," imbuhnya. 

Pihak kepolisian telah menetapkan lima tersangka yang terjerat dalam kasus pengeroyokan R, yaitu FP (16), FF (15), FA, KP (16), dan AR (13). (*/Ayu Sisca Irianti) 

...

Artikel Terkait

wave

Viral Belasan Ponsel dan Dompet Raib di Acara Festival Durian Naknan Panekan Magetan Hingga Gegerkan Pengunjung, Ini Faktanya

Geger pengunjung Festival Durian Makanan kecopetan dompet dan ponsel hingga raib di Kabupaten Magetan.

Aksi Kecelakaan Bus Gunung Harta dan Truk Gandeng Adu Banteng di Jalan Wirolegi Jember Hingga Penumpang Terluka, Ini Kronologinya

Aksi bus Gunung Harta terlibat kecelakaan dengan truk gandeng hingga penumpang banyak yang terluka dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Disdikbud Parigi Moutong Dorong Profesionalisme Pengawas Sekolah Lewat Rapat Koordinasi Penilaian Kinerja Tahun 2025

Disdikbud Parimo melalui Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan mengadakan Rapat Koordinasi bersama para pengawas sekolah

Pemkab Parigi Moutong Gelar Sosialisasi Reformasi Birokrasi dan SAKIP Dorong Pemerintahan Lebih Akuntabel

Pemkab Parigi Moutong gelar sosialisasi perkuat Reformasi Birokrasi & SAKIP.

Pemkab Poso Tekankan Pentingnya Sinergi dan Inovasi dalam Wujudkan 7 Program Prioritas Pembangunan Daerah

Pentingnya sinergi dan inovasi dalam mewujudkan 7 program prioritas pembangunan daerah ditekankan oleh Pemkab Poso.

Berita Terkini

wave

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.


See All
; ;