Dinas Lingkungan Hidup Parigi Moutong Puji Aksi FKPAPT yang Menanam 1000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai Teluk Tomini

Ket. Foto: DLH Parigi Moutong Memuji Aksi FKPAPT yang Menanam Sebanyak 1.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai Teluk Tomini
Ket. Foto: DLH Parigi Moutong Memuji Aksi FKPAPT yang Menanam Sebanyak 1.000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai Teluk Tomini Source: (Foto/ANTARA/HO-FKPAPT Parigi Moutong)

Parigi Moutong, gemasulawesi – Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, memuji aksi yang dilakukan oleh komunitas pemuda yang tergabung dalam Komunitas Pecinta Alam Pantai Timur atau FKPAPT setempat menanam sebanyak 1.000 bibit mangrove di pesisir pantai Teluk Tomini.

Siti Mariam Tahun, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Parigi Moutong, mengatakan aksi tanam pohon bukan hanya sekadar kegiatan seremonial tetapi juga merupakan aksi nyata dalam menjaga ekosistem alam yang manfaatnya untuk jangka panjang.

“Khususnya pesisir pantai,” ujarnya.

Dia menerangkan bahwa mangrove mempunyai peran yang vital dalam menjaga ekosistem pesisir sebab mangrove menjadi benteng alami dari abrasi, menyerap karbon yang sangat efektif, dan tempat hidup bagi ribuan spesies biota laut.

Baca Juga:
Polda Bali Sebut Pelaku Penembakan Dua WNA Australia di Badung Diduga Adalah Warga Australia Sendiri

Dia menyebutkan dengan menanam mangrove, maka sedang berinvestasi untuk masa depan menjaga garis pantai.

“Selain itu, juga memperkuat ketahanan lingkungan dan memberikan warisan berharga bagi generasi,” ucapnya.

Dikutip dari Antara, menurutnya, aksi dilakukan oleh komunitas gabungan pecinta alam di daerah tersebut bukan sekadar simbolis tetapi merupakan bagian dari gerakan pemulihan ekosistem yang berkelanjutan dan strategis.

Leo Chandra, Ketua FKPAPT Parigi Moutong, menerangkan kegiatan ini adalah bentuk komitmen dalam mengampanyekan program satu juta mangrove untuk Teluk Tomini.

Baca Juga:
Kemendikdasmen Percepat Pemulihan Fasilitas Pendidikan Empat Sekolah di Donggala usai Terdampak Banjir Bandang

Sejauh ini, FKPAPT Parigi Moutong tetap menjaga konsistensi dalam menjaga ekosistem berkelanjutan lewat aksi yang nyata.

Dia mengakui pihaknya siap untuk mendorong pemerintah yang berfokus pada lingkungan, khususnya pesisir.

Tetapi menjaga ekosistem bukan hanya menjadi tanggung jawab FKPAPT semata tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama, khususnya masyarakat yang harus didukung oleh pemerintah.

Dia menambahkan pihaknya telah menyatakan sikap untuk konsisten menjaga ekosistem pesisir di kawasan Teluk Tomini.

Baca Juga:
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Sumut pada 15-17 Juni 2025, Nelayan Perlu Waspadai Hal ini

“Kegiatan ini dipusatkan di Desa Martasari di Kecamatan Parigi atau di demplot rehabilitasi mangrove Parigi,” katanya.

Dia melanjutkan penanaman mangrove merupakan bagian dari peringatan hari lingkungan hidup sedunia. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Polda Bali Sebut Pelaku Penembakan Dua WNA Australia di Badung Diduga Adalah Warga Australia Sendiri

Polisi menemukan titik terang dalam penyelidikan kasus penembakan terhadap dua warga negara Australia di Badung, Bali

Kemendikdasmen Percepat Pemulihan Fasilitas Pendidikan Empat Sekolah di Donggala usai Terdampak Banjir Bandang

Kemendikdasmen RI menyerahkan bantuan kepada guru dan murid yang terkena dampak bencana banjir di Donggala Sulawesi Tengah

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Sumut pada 15-17 Juni 2025, Nelayan Perlu Waspadai Hal ini

BMKG menyampaika potensi terjadinya gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan di Provinsi Sumatera Utara pada 15-17 Juni 2025

Heboh 2 Turis Asal Australia Jadi Korban Penembakan di Vila Mewah Badung Bali, Satu Korban Tewas di Tempat

Kabar mengejutkan warga negara asing asal Australia menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal di Badung, Bali

Pemkab Sigi Pastikan Tambang Emas Ilegal di Wilayahnya Telah Ditutup dan Fokus Jaga Kawasan Konservasi

Pemkab Sigi, Sulawesi Tengah sebut saat ini tidak ada lagi aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang beroperasi di wilayahnya

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;