Kemendikdasmen Percepat Pemulihan Fasilitas Pendidikan Empat Sekolah di Donggala usai Terdampak Banjir Bandang

Potret Wamendikdasmen Atip Latipulhayat meninjau lokasi yang terdampak banjir di Donggala Sulteng
Potret Wamendikdasmen Atip Latipulhayat meninjau lokasi yang terdampak banjir di Donggala Sulteng Source: (Foto/Portal Kemdikbud)

Donggala, gemasulawesi - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia memberikan perhatian serius terhadap bencana banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

Banjir bandang yang menerjang Desa Wombo Kalonggo, Kecamatan Tanantovea, pada hari Selasa, 27 Mei 2025, menyebabkan empat satuan pendidikan terdampak. Sekolah-sekolah yang terdampak antara lain SD Negeri 10 Tanantovea, TK Karya Thayyibah Wombo, SMPN 2 Tanantovea, serta TK Karya Thayyibah Kolonggo.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelangsungan pendidikan di wilayah terdampak, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, secara langsung menyerahkan bantuan kepada guru dan murid yang terkena dampak bencana.

Kunjungan ini juga dimaksudkan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan bahwa proses pembelajaran tetap dapat berjalan meskipun terjadi bencana.

Baca Juga:
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Sumut pada 15-17 Juni 2025, Nelayan Perlu Waspadai Hal ini

Dalam keterangannya pada hari Sabtu, 14 Juni 2025, Atip menekankan pentingnya penanganan cepat terhadap dampak bencana agar kegiatan belajar mengajar tidak mengalami hambatan.

Ia juga menjelaskan bahwa sekolah-sekolah yang terkena dampak banjir bandang akan diprioritaskan untuk masuk ke dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dicanangkan Presiden Prabowo. Program ini fokus pada rehabilitasi dan revitalisasi sarana pendidikan yang rusak atau terdampak bencana alam.

“Dalam rangka mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua yang menjadi prioritas pemerintah saat ini adalah menghadirkan fasilitas yang layak untuk penyelenggaraan pendidikan,” jelas Atip dalam kunjungannya.

Ia juga berdialog langsung dengan para murid untuk memberikan semangat dan memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik agar mereka bisa kembali fokus belajar.

Baca Juga:
Heboh 2 Turis Asal Australia Jadi Korban Penembakan di Vila Mewah Badung Bali, Satu Korban Tewas di Tempat

Kemendikdasmen melalui Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus, Sekretariat Nasional SPAB, Direktorat PAUD, Direktorat SD, serta Direktorat SMP turut menyalurkan berbagai bentuk bantuan.

Bantuan tersebut meliputi 450 paket perlengkapan belajar siswa, 2 paket alat permainan edukatif untuk PAUD, bantuan operasional SPAB senilai Rp135 juta, 1 paket ruang kelas darurat, dan 21 judul buku bacaan non-teks untuk mendukung pembelajaran di lokasi terdampak.

Sementara itu, Bupati Donggala Vera Elena Laruni menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian dan bantuan dari pemerintah pusat. Ia mengungkapkan bahwa kerja sama dan gotong royong dari berbagai pihak sangat penting dalam mempercepat pemulihan sektor pendidikan di wilayahnya.

“Kami atas nama masyarakat dan pemerintah daerah ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan, agar kami mampu untuk bangkit dan membangun kembali ruang belajar bagi masa depan anak-anak Kabupaten Donggala,” tutur Vera. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Sumut pada 15-17 Juni 2025, Nelayan Perlu Waspadai Hal ini

BMKG menyampaika potensi terjadinya gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan di Provinsi Sumatera Utara pada 15-17 Juni 2025

Heboh 2 Turis Asal Australia Jadi Korban Penembakan di Vila Mewah Badung Bali, Satu Korban Tewas di Tempat

Kabar mengejutkan warga negara asing asal Australia menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal di Badung, Bali

Pemkab Sigi Pastikan Tambang Emas Ilegal di Wilayahnya Telah Ditutup dan Fokus Jaga Kawasan Konservasi

Pemkab Sigi, Sulawesi Tengah sebut saat ini tidak ada lagi aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang beroperasi di wilayahnya

Disdikbud Parimo Terapkan Sistem E-Ijazah Berbasis TIK untuk SD dan SMP demi Tingkatkan Efisiensi dan Keamanan Data

Disdikbud Parigi Moutong menerapkan penerbitan ijazah berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk jenjang SD dan SMP

Disdikbud Parimo Lepas Kabid SMP yang Purna Bakti, Estafet Kepemimpinan Dilanjutkan demi Mutu Pendidikan Berkelanjutan

Disdikbud Parimo beri penghormatan kepada Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Disdikbud Parigi Moutong yang masuk masa purna bakti

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;