Bappelitbangda Parigi Moutong Sebut Pemkab Sukses Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem Jadi 13 Persen Lewat Program Terpadu

Bappelitbangda Parigi Moutong Sebut Pemkab Sukses Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem Jadi 13 Persen Lewat Program Terpadu
Bappelitbangda Parigi Moutong Sebut Pemkab Sukses Tekan Angka Kemiskinan Ekstrem Jadi 13 Persen Lewat Program Terpadu Source: Gemasulawesi.com

Parigi Moutong, gemasulawesi - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mencatat keberhasilan besar dalam menekan angka kemiskinan ekstrem secara signifikan selama tiga tahun terakhir.

Berdasarkan penjelasan dari Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), angka kemiskinan ekstrem yang sebelumnya berada di angka 6,2 persen kini turun drastis menjadi hanya 1,3 persen pada tahun 2024.

Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak yang berkomitmen menjalankan program-program pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.

Keberhasilan ini sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan tren penurunan kemiskinan secara umum di Parigi Moutong selama lima tahun terakhir.

Pada tahun 2020, angka kemiskinan tercatat sebesar 17 persen, kemudian menurun menjadi 14,6 persen pada tahun 2023, dan kembali turun menjadi 14,2 persen pada tahun 2024.

Penurunan kemiskinan ekstrem sebesar 4,9 persen dalam kurun waktu tiga tahun juga menjadi indikator kuat bahwa strategi pengentasan yang diterapkan cukup efektif dalam menjangkau kelompok paling rentan di masyarakat.

“Tiga tahun terakhir angka kemiskinan ekstrem Kabupaten Parigi Moutong di angka 6,2 persen, dengan kerja keras semua pihak angka itu dapat ditekan lebih rendah,” jelas Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan, pada Kamis, 23 Januari 2025.

Meski begitu, Pemkab menyadari bahwa tantangan dalam pengentasan kemiskinan tidaklah sederhana. Kompleksitas penyebab kemiskinan, mulai dari faktor ekonomi, sosial, budaya, hingga politik, menuntut penanganan yang cepat dan tepat.

Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mengembangkan strategi simultan yang menyasar akar permasalahan kemiskinan, agar intervensi yang dilakukan tidak bersifat temporer, melainkan memberi dampak jangka panjang.

Salah satu bentuk intervensi yang diterapkan adalah bantuan bahan pokok kepada masyarakat kategori paling miskin. Menurut Irwan, langkah ini dapat menjadi stimulus agar kelompok tersebut dapat kembali berdaya dan mampu mandiri secara ekonomi.

Upaya ini diharapkan bisa menumbuhkan ketahanan ekonomi rumah tangga dan mengurangi ketergantungan pada bantuan pemerintah secara terus-menerus.

"Penanggulangan yang dapat dilakukan terhadap kategori yang paling miskin dapat diintervensi melalui bantuan bahan pokok sebagai bentuk stimulus supaya bisa berdaya dan mampu mandiri secara ekonomi," ujarnya.

Lebih lanjut, Irwan menjelaskan bahwa pengentasan kemiskinan tidak bisa hanya bergantung pada program nasional seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial.

Pemkab Parigi Moutong juga menggagas program-program lokal yang lebih menyentuh langsung kebutuhan masyarakat serta melibatkan kerja sama lintas sektor guna memperluas jangkauan penerima manfaat.

Tantangan berikutnya, kata Irwan, adalah menjaga capaian angka kemiskinan ekstrem agar tidak kembali meningkat. Untuk itu, langkah pemberdayaan yang terpadu perlu terus diperkuat, terutama bagi masyarakat yang telah lepas dari garis kemiskinan.

...

Tags

Artikel Terkait

wave

Gagal Kelabuhi Petugas Bea Cukai, 2 Pelajar yang Ingin Selundupkan 3 Kg Sabu di Bandara Hang Nadim Batam Ditangkap

Dua orang pelajar asal Aceh ditangkap di Bandara Hang Nadim Batam karena berusaha menyelundupkan sabu 3 kg di kopernya

Dinas TPHP Provinsi Sulsel Pastikan Kebutuhan Bahan Pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis Dapat Terpenuhi

Kebutuhan bahan pangan untuk program MBG atau Makan Bergizi Gratis di daerah Provinsi Sulawesi Selatan dipastikan terpenuhi.

Pemerintah Kota Palu Tetap Konsisten Laksanakan Program Palu Mandiri Tangguh Pangan

Program Palu mandiri tangguh pangan tetap konsisten dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

BMKG Sampaikan Dampak Hidrometeorologi di Sulteng Masih Berpotensi Terjadi hingga Maret 2025

Dampak hidrometeorologi di Provinsi Sulawesi Tengah disebutkan oleh BMKG masih berpotensi terjadi hingga bulan Maret 2025.

Tuntut LPJ Anggaran 2024 dan Legalitas BPD, Warga Desa Sigenti Parigi Moutong Unjuk Rasa di Kantor Kepala Desa

Puluhan warga Desa Sigenti, Tinombo Selatan, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah melakukan unjuk rasa tuntut LPJ anggaran desa dan legalitas BPD

Berita Terkini

wave

Akhirnya Tampil di Bioskop Indonesia, Inilah Sinopsis Crocodile Tears, Film yang Tayang di Festival Film Internasional Toronto 202

Film Crocodile Tears yang tayang di Festival Film Internasional Toronto 2024 akhirnya akan tayang di bioskop Indonesia, berikut sinopsisnya

Hanya Karena Talang Jumbo Besi Tidak Dihadirkan, Kejari Parigi Moutong Tolak Pelimpahan Tahap II Kasus PETI Karya Mandiri

Penegakan hukum terhadap Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Karya Mandiri, Parigi Moutong, menemui jalan buntu karena talang jumbo

Jadi Tontonan Keluarga di Hari Lebaran, Inilah Sinopsis Pelangi di Mars, Film Hybrid Animasi dan Live Action Pertama Indonesia

Pelangi di Mars adalah film hybrid yang menggabungkan animasi dan pemeran manusia, mengangkat isu kerusakan lingkungan

Inilah Sinopsis Film Korea Pavane yang akan Segera Hadir di Netflix, Menawarkan Kisah Cinta dan Kasih Sayang

Pavane adalah film Korea yang sebentar lagi akan tampil di Netflix, menceritakan kisah tentang cinta dan penyembuhan emosional

Inilah Sinopsis Laut Bercerita yang Akan Dibintangi Reza Rahardian, Adaptasi dari Novel Sejarah Legendaris

Laut Bercerita adalah proyek film besar yang akan dibintangi Reza Rahardian, berkisah tentang seorang aktivis di era reformasi


See All
; ;