Aiptu Zulham Raih Umroh dari Kapolres Parigi Moutong Berkat Dedikasi Luar Biasa dalam Tugas dan Pengabdian Sosial

Ket. Foto potret Kapolres Parigi Moutong menyerahkan penghargaan berupa paket umrah
Ket. Foto potret Kapolres Parigi Moutong menyerahkan penghargaan berupa paket umrah Source: (Foto/Instagram/@polresparigimoutong)

Parigi Moutong, gemasulawesi - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, sebuah penghargaan istimewa diberikan oleh Kapolres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, AKBP Hendrawan Agustian Nugraha kepada salah satu personel terbaiknya, Aiptu Zulham.

Penghargaan tersebut berupa paket perjalanan ibadah umroh ke Tanah Suci, yang diserahkan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi luar biasa Aiptu Zulham selama bertugas sebagai anggota Polri serta kontribusinya dalam kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

Aiptu Zulham memulai karier di Kepolisian sejak bertugas di Polres Poso hingga April 2002. Setelah itu, ia melanjutkan penugasan di Bagian Pembinaan Masyarakat (Binamitra) Polres Donggala sampai April 2004, kemudian ditugaskan di Polsek Ampibabo hingga akhir tahun yang sama.

Saat Polres Parigi Moutong resmi berdiri pada tahun 2004, ia turut bergabung dan tetap menjalankan tugasnya di Bag Binamitra, yang kini telah bertransformasi menjadi Satuan Binmas (Satbinmas). Di satuan inilah ia terus mengabdi hingga hari ini.

Baca Juga:
Dinas Pendidikan Parigi Moutong Gandeng Seniman Lokal Lewat Program GSMS 2025 untuk Perkuat Pendidikan Seni di Sekolah

Dedikasi Aiptu Zulham tidak terbatas pada tugas kepolisian semata. Ia juga aktif dalam berbagai organisasi keagamaan dan sosial di Kabupaten Parigi Moutong.

Di antaranya, ia menjabat sebagai Ketua I DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat, pengurus Komisi Daerah (KOMDA) Al-Khairaat, serta Ketua LPTQ Kecamatan Parigi.

Tak hanya itu, ia juga dikenal sebagai Imam Masjid At-Taqwa Kelurahan Bantaya dan menjadi pengurus sekaligus pembina di Pondok Pesantren Ittihaadul Ummah Parigi. Kiprahnya juga terlihat dalam kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), di mana ia kerap dipercaya sebagai dewan hakim pada tingkat kecamatan dan kabupaten.

Atas dedikasi dan pengabdiannya tersebut, impian Aiptu Zulham untuk menunaikan ibadah umroh akhirnya terkabul. Ia pun menyampaikan rasa syukur yang begitu mendalam atas penghargaan tersebut.

Baca Juga:
FKPT Sulawesi Tengah Ingatkan Generasi Muda untuk Jangan Tertipu dengan Bujuk Raju Pelaku Teror

“Saya tidak menyangka, terharu, dan sangat bersyukur. Ini adalah impian yang selalu saya panjatkan dalam setiap sujud,” tutur Aiptu Zulham sebagaimana dilansir dari unggahan Instagram resmi Polres Parimo @polresparigimoutong pada Kamis 3 Juli 2025.

Tak lupa, ia juga memanjatkan doa bagi Kapolres yang telah menjadi perantara terkabulnya impian tersebut. 

Penghargaan ini tidak hanya mencerminkan penghormatan institusi terhadap personel yang berdedikasi, tetapi juga menjadi simbol keteladanan bagi seluruh anggota kepolisian dalam menjalankan tugas dan kontribusi di tengah masyarakat. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Dinas Pendidikan Parigi Moutong Gandeng Seniman Lokal Lewat Program GSMS 2025 untuk Perkuat Pendidikan Seni di Sekolah

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong umumkan nama seniman yang terpilih ikut Program GSMS tahun 2025

Kanwil Kemenkum Sulteng Apresiasi Langkah Progresif Pemkab Parigi Moutong dalam Penyempurnaan Regulasi Daerah

Kanwil Kemenkum Sulteng memberikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong

Basarnas Ungkap Tantangan Berat saat Operasi Penyelamatan Korban Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyampaikan tantangan berat saat operasi penyelamatan korban KMP Tunu Pratama Jaya

FKPT Sulawesi Tengah Ingatkan Generasi Muda untuk Jangan Tertipu dengan Bujuk Raju Pelaku Teror

Generasi muda diingatkan oleh FKPT Provinsi Sulawesi Tengah untuk jangan tertipu dengan bujuk rayu dari para pelaku teror.

Pemkab Buol Gerak Cepat Tertibkan Tambang Emas Ilegal, Dorong 30 Titik WPR Demi Tambang Rakyat Legal

Pemkab Buol Sulteng ambil langkah tegas dalam menertibkan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayahnya

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;