Dari Lahan Bekas Sampah, Bripka Reply Bangun Taman Baca Napande dan Raih Penghargaan Kapolda Sulteng

Ket. Foto potret Bripka Reply, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tawaeli, Kota Palu
Ket. Foto potret Bripka Reply, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tawaeli, Kota Palu Source: (Foto/Instagram/@bidhumaspoldasulteng)

Palu, gemasulawesi - Bripka Reply, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tawaeli, Kota Palu, mendapat apresiasi tinggi dari Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah atas upayanya dalam meningkatkan literasi masyarakat.

Ia dianugerahi penghargaan oleh Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Dr. Agus Nugroho, karena dinilai berdedikasi dalam membangun sebuah ruang baca yang kini dikenal sebagai Taman Baca Napande.

Penghargaan ini diberikan secara resmi sebagai bentuk pengakuan atas aksi sosial Bripka Reply yang menginisiasi pembangunan taman baca tersebut di atas lahan bekas tempat pembuangan sampah.

Lokasi yang dulunya tak terurus kini disulap menjadi pusat literasi yang aktif dan bermanfaat di wilayah Kelurahan Baiya.

Baca Juga:
Gara-gara Aktivitas Layang-layang, Airnav Indonesia Sebut 21 Pesawat Batal Terbang dan Mendarat di Bandara Soetta

Pengumuman mengenai penghargaan ini juga telah disampaikan melalui akun Instagram resmi Humas Polda Sulteng, @bidhumaspoldasulteng, pada hari Senin, 7 Juli 2025.

"Bripka Reply, Bhabinkamtibmas Polsek Tawaeli, Kota Palu, menerima penghargaan dari Kapolda Sulawesi Tengah atas dedikasinya membangun Taman Baca Napande," tulis unggahan tersebut dalam keterangannya.

Pendirian Taman Baca Napande lahir dari inisiatif pribadi Bripka Reply, yang kemudian mendapat dukungan dari pemerintah kelurahan dan unsur Babinsa. Kehadiran taman baca ini tidak hanya menghadirkan ruang edukatif bagi anak-anak, tetapi juga menjadi titik kumpul warga untuk berbagai kegiatan positif.

Dengan keberadaan fasilitas tersebut, masyarakat memiliki akses terhadap bacaan dan pendidikan nonformal dalam suasana yang aman dan mendukung.

Aksi sosial yang dilakukan Bripka Reply mencerminkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya terbatas pada penegakan hukum semata. Melalui pendekatan humanis, peran anggota Polri dapat lebih dirasakan secara langsung oleh masyarakat, terutama di bidang sosial dan pendidikan.

Langkah seperti ini memperkuat citra Polri sebagai institusi yang dekat dengan rakyat dan turut berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia.

Taman Baca Napande kini menjadi simbol kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah lokal, dan masyarakat. Dengan latar belakang sederhana, taman baca tersebut mampu menumbuhkan semangat belajar di lingkungan sekitarnya.

Anak-anak yang sebelumnya tidak memiliki ruang khusus untuk membaca, kini memiliki tempat yang aman dan menyenangkan untuk mengembangkan minat literasi mereka.

Upaya ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak, baik dari unsur Polri maupun masyarakat umum, untuk ikut serta menciptakan ruang-ruang edukasi yang menjangkau akar rumput.

Sebab sebagaimana ditunjukkan oleh Bripka Reply, perubahan besar bisa dimulai dari kepedulian terhadap hal-hal kecil yang berdampak nyata bagi sesama. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Gara-gara Aktivitas Layang-layang, Airnav Indonesia Sebut 21 Pesawat Batal Terbang dan Mendarat di Bandara Soetta

Airnal Indonesia sebut aktivitas bermain layang-layang di sekitar wilayah Bandara Internasional Soekarno-Hatta ganggu banyak penerbangan

Diperingati Setiap Tanggal 10 Muharram, Masyarakat di Sulawesi Selatan Tetap Pertahankan Tradisi Bubur Syura

Tradisi Bubur Syura tetap dipertahankan oleh warga di Provinsi Sulawesi Selatan yang diperingati setiap tanggal 10 Muharram setiap tahunnya.

Manajemen KMP Tunu Pratama Jaya Minta Maaf atas Tragedi Selat Bali dan Sebut Bakal Evaluasi Keselamatan Kapal

Manajemen KMP Tunu Pratama Jaya mengucapkan bela sungkawa dan permohonan maaf terkait insiden kecelakaan laut di selat Bali

Satgas Damai Cartenz Selidiki Kematian Pegawai Honorer Yahukimo Akibat Serangan Brutal Diduga oleh KKB

Satgas Damai Cartenz melaporkan terjadinya serangan ke salah satu pegawai honorer Pemerintah Daerah Yahukimo, diduga akibat serangan KKB

Tinjau Langsung, Wabup Parigi Moutong Abdul Sahid Nilai TPA Sampah Jononunu Perlu Penataan Ulang dan Perbaikan Sistem

Wabup Parigi Moutong, Abdul Sahid meninjau langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Jononunu, Kecamatan Parigi Tengah

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;