Manajemen KMP Tunu Pratama Jaya Minta Maaf atas Tragedi Selat Bali dan Sebut Bakal Evaluasi Keselamatan Kapal

Ket. Foto potret perwakilan manajemen KMP Tunu Pratama Jaya, PT Raputra Jaya ketika konferensi pers
Ket. Foto potret perwakilan manajemen KMP Tunu Pratama Jaya, PT Raputra Jaya ketika konferensi pers Source: (Foto/HO-ANTARA/Novi Husdinariyanto)

Banyuwangi, gemasulawesi - Manajemen KMP Tunu Pratama Jaya akhirnya angkat bicara terkait insiden kecelakaan laut yang menimpa kapal tersebut di perairan Selat Bali.

Peristiwa tragis yang terjadi pada Rabu, 2 Juli 2025, itu mengakibatkan enam penumpang meninggal dunia dan sebanyak 29 orang lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang.

Terkait musibah tersebut, PT Raputra Jaya selaku operator kapal menyampaikan permohonan maaf dan ungkapan duka cita yang mendalam.

Permintaan maaf dan belasungkawa tersebut disampaikan secara langsung oleh perwakilan manajemen PT Raputra Jaya, Uliluddin, dalam konferensi pers yang berlangsung pada Sabtu, 5 Juli 2025 di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.

Baca Juga:
Satgas Damai Cartenz Selidiki Kematian Pegawai Honorer Yahukimo Akibat Serangan Brutal Diduga oleh KKB

Dalam pernyataannya, ia menegaskan kepedulian dan rasa empati manajemen atas musibah yang terjadi.

“Dan juga berbela sungkawa kami sampaikan kepada seluruh keluarga korban,” ungkap Uliluddin dalam suasana penuh keprihatinan.

Sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam pengoperasian kapal, manajemen menyadari bahwa keselamatan pelayaran menjadi aspek yang tidak dapat diabaikan.

Sejak insiden terjadi, berbagai langkah koordinasi telah dilakukan oleh perusahaan bersama pihak-pihak terkait.

Baca Juga:
Tinjau Langsung, Wabup Parigi Moutong Abdul Sahid Nilai TPA Sampah Jononunu Perlu Penataan Ulang dan Perbaikan Sistem

Termasuk di antaranya dengan Basarnas, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta PT ASDP Indonesia Ferry sebagai pengelola Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk. Semua itu dilakukan demi mendukung proses pencarian dan evakuasi korban.

Uliluddin juga menegaskan bahwa perusahaan akan memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban yang terdampak peristiwa ini.

“Komitmen kami adalah memberikan pendampingan keluarga korban,” ujarnya dalam konferensi tersebut. Bentuk konkret dari komitmen itu telah terlihat dalam penyaluran santunan kepada keluarga korban meninggal dunia yang dilakukan pada Jumat, 4 Juli 2025.

Tindakan ini menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap dampak insiden yang terjadi.

Baca Juga:
Dinas Pendidikan Parigi Moutong Gandeng Seniman Lokal Lewat Program GSMS 2025 untuk Perkuat Pendidikan Seni di Sekolah

Lebih lanjut, manajemen PT Raputra Jaya berencana untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek penting dalam operasional kapal.

Evaluasi tersebut mencakup peningkatan standar keselamatan pelayaran, peninjauan kembali sistem operasional kapal, peningkatan kesiapan awak kapal, serta memastikan seluruh armada dalam kondisi teknis yang layak dan siap berlayar.

Langkah ini diambil agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang dan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut bisa kembali pulih. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Satgas Damai Cartenz Selidiki Kematian Pegawai Honorer Yahukimo Akibat Serangan Brutal Diduga oleh KKB

Satgas Damai Cartenz melaporkan terjadinya serangan ke salah satu pegawai honorer Pemerintah Daerah Yahukimo, diduga akibat serangan KKB

Tinjau Langsung, Wabup Parigi Moutong Abdul Sahid Nilai TPA Sampah Jononunu Perlu Penataan Ulang dan Perbaikan Sistem

Wabup Parigi Moutong, Abdul Sahid meninjau langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Desa Jononunu, Kecamatan Parigi Tengah

Aiptu Zulham Raih Umroh dari Kapolres Parigi Moutong Berkat Dedikasi Luar Biasa dalam Tugas dan Pengabdian Sosial

Kapolres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, AKBP Hendrawan berikan penghargaan berupa paket umrah kepada salah satu personelnya, Aiptu Zulham

Dinas Pendidikan Parigi Moutong Gandeng Seniman Lokal Lewat Program GSMS 2025 untuk Perkuat Pendidikan Seni di Sekolah

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong umumkan nama seniman yang terpilih ikut Program GSMS tahun 2025

Kanwil Kemenkum Sulteng Apresiasi Langkah Progresif Pemkab Parigi Moutong dalam Penyempurnaan Regulasi Daerah

Kanwil Kemenkum Sulteng memberikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Korea Pavane yang akan Segera Hadir di Netflix, Menawarkan Kisah Cinta dan Kasih Sayang

Pavane adalah film Korea yang sebentar lagi akan tampil di Netflix, menceritakan kisah tentang cinta dan penyembuhan emosional

Inilah Sinopsis Laut Bercerita yang Akan Dibintangi Reza Rahardian, Adaptasi dari Novel Sejarah Legendaris

Laut Bercerita adalah proyek film besar yang akan dibintangi Reza Rahardian, berkisah tentang seorang aktivis di era reformasi

Alan Ritchson Akan Berperang Melawan Ancaman dari Dunia Lain dalam Film War Machine di Netflix: Inilah Sinopsisnya

Alan Ritchson tampil dalam film laga fiksi ilmiah baru, War Machine, yang akan tayang di Netflix pada bulan Maret

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.


See All
; ;