Wakil Bupati Parigi Moutong Disebut Intervensi PPK, Diduga Paksakan Tahapan Pencairan Pembangunan Gedung Baru Perpustakaan

Ket Foto: Wabup Parigi Moutong dan Kontraktor Proyek Gendung Perpustakaan Parigi Moutong Stenly Wira
Ket Foto: Wabup Parigi Moutong dan Kontraktor Proyek Gendung Perpustakaan Parigi Moutong Stenly Wira Source: (Foto/Dok Pribadi)

Parigi moutong, gemasulawesi – Polemik persoalan pembangunan gedung baru perpustakaan di Kabupaten Parigi moutong masih berlanjut dengan adanya dugaan peran Wakil Bupati Parigi moutong, Abdul Sahid mengintervensi PPK untuk segera mencairkan dana walaupun tahapan belum mencapai progress.

Hal itu diungkapkan, Sakti Lasimpala PPK proyek pembangunan gedung baru perpustakaan dalam konfrensi pers di ruang kerjanya Jum’at 28 November 2025.

“Saya berapa kali di telpon oleh pak Wabup yang mendesak untuk mencairkan anggaran proyek Pembangunan gedung perpustakaan yang dikerjakan Stenly. Sebagai PPK saya tidak bisa melakukan itu, karena belum memenuhi target presentase pekerjaan,” ungkapnya.

Terkait hubungan antara Wabup Parigi moutong dengan Stenly, Sakti mengaku tidak mengetahui hal itu secara pasti, hanya saja secara fungsi Wabup memang memiliki fungsi pengawasan tetapi dalam hal proses pencairan yang tidak sesuai prosedur itu tidak masuk dalam fungsi itu.

Baca Juga:
Pembangunan Gedung Perpustakaan Parigi Moutong Milik Kontraktor Stanley Terancam Putus Kontrak

“Intinya kita ikuti prosedur saja, ini kalau bermasalah sebagai PPK saya yang akan berhadapan dengan hukum. Sehingga tidak tepat jika Wabup mau memasuki ranah itu dengan alasan fungsi pengawasan,” tuturnya.

Lanjut Sakti, Pengawasan oleh wabup bertujuan untuk memastikan proyek berjalan sesuai dengan rencana, anggaran, peraturan perundang-undangan, dan standar kualitas yang ditetapkan bukan berkaitan dengan intervensi yang melanggar prosedur.

“Intinya begini, pengawasan adalah upaya memastikan kepatuhan dan akuntabilitas, sedangkan intervensi yang melanggar prosedur adalah tindakan tidak sah. Dan saya berhak tidak mengikuti perintah jika seperti itu kejadiannya,” papar Sakti.

Sementara itu Wabup Parigi moutong, Abdul Sahid melalui klarifikasi tertulisnya mengatakan, sebagai Wabup ia hanya menjalankan fungsi pengawasannya.

Baca Juga:
Janggal, Kejati Sulteng Belum Tetapkan Tersangka Dalam Kasus Dugaan Gratifikasi 500 Juta Tiga Proyek Jalan di Parigi Moutong

Fungsi itu kata dia, mencakup melakukan evaluasi, memastikan seluruh proyek APBD maupun bersumber APBN berjalan sesuai perencanaan.

“Termasuk mencapai target penerapan anggaran sehingga tidak menyisakan anggaran yang tidak terealisasi,” jelasnya dalam klarifikasi tertulis.

Dalam menjalankan fungsi tersebut, dia merasa wajib memanggil, mengingatkan, dan meminta seluruh pihak yang terlibat dalam proyek agar bekerja secara serius dan profesional.

Lanjut dia, ketika ditemukan, kendala, baik terkait progres pekerjaan fisik maupun realisasi keuangan, sebagai Wabup ia merasa berkewajiban mendorong agar segera diatasi.

Langkah tersebut dilakukan semata-mata untuk menjaga kelancaran pembangunan daerah, bukan untuk kepentingan pihak tertentu.

“Dengan tegas saya menyampaikan bahwa saya tidak pernah memaksakan pencairan dana proyek apabila persyaratan administrasi maupun teknis belum terpenuhi. Kewenangan pencairan sepenuhnya berada pada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), bendahara, serta perangkat teknis yang bertanggung jawab berdasarkan regulasi. Jika dalam komunikasi saya menanyakan progres atau meminta percepatan evaluasi, hal tersebut sepenuhnya berada dalam koridor pengawasan,” urainya.

Ia menyangkal jika upaya yang dilakukannya sebagai bentuk tekanan atau instruksi untuk mengabaikan aturan.

Ia mengatakan, proyek pembangunan gedung perpustakaan merupakan salah satu kegiatan yang diawasi pemerintah pusat sehingga seluruh prosesnya harus dilaksanakan dengan transparan dan akuntabel.

Oleh karena itu ia menganggap, koordinasi antara pimpinan daerah dan perangkat teknis justru

diperlukan agar proyek tidak terhambat dan tetap berjalan sesuai rencana. (fan)

...

Artikel Terkait

wave

Pembangunan Gedung Perpustakaan Parigi Moutong Milik Kontraktor Stanley Terancam Putus Kontrak

Polemik pembangunan gedung perpustakaan baru di Parigi moutong bakal berujung pemutusan kontrak oleh PPK.

Brimob Polda Sumut Dirikan Posko Kesehatan untuk Korban Banjir di Medan Johor

BRIMOB Polda Sumut dirikan posko layanan kesehatan bagi warga medan, Johor yang terdampak banjir beberapa waktu lalu.

Janggal, Kejati Sulteng Belum Tetapkan Tersangka Dalam Kasus Dugaan Gratifikasi 500 Juta Tiga Proyek Jalan di Parigi Moutong

Sudah disita Kejati ratusan juta dana dugaan hasil gratifikasi, tapi anehnya belum ada tindaklanjut dari pihak kejaksaan.

Polresta Samarinda Tangkap 10 Tahanan Kabur, Polisi Terus Memburu Lima Buronan dan Tingkatkan Keamanan Sel

Polresta Samarinda berhasil menangkap 10 tahanan kabur, sementara lima lainnya masih diburu dengan penguatan sistem keamanan.

Polresta Gorontalo Ungkap Sindikat Pencurian Baterai Panel Surya

Tim Opsnal berhasil menangkap tiga pelaku dan menyita barang bukti, meningkatkan patroli cegah kejahatan.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;