Berikut Daftar Dugaan Penyalahgunaan Kewenangan Wakil Bupati Parigi Moutong yang Membuat DPRD Mengajukan Hak Angket

Ket Foto: Paripurna DPRD Senin 1 Desember 2025.
Ket Foto: Paripurna DPRD Senin 1 Desember 2025. Source: (Foto/Ikki Bala)

Parigi moutong, gemasulawesi – Kegaduhan yang terjadi akibat ulah Wakil Bupati Parigi moutong, Abdul Sahid di kalangan publik bukan hanya terjadi kali ini saja, umumnya kisruh yang terjadi akibat dugaan penyalahgunaan kewenangan.

Berikut daftar dugaan penyalahgunaan kewenangan Wakil Bupati Parigi moutong, Abdul Sahid di tahun 2025 yang membuat gaduh publik.

  1. Memaksa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyerahkan DPA
  2. Dugaan Meminta Fee pada sejumlah OPD
  3. Dugaan Meminta Fee pada pelaku PETI
  4. Dugaan intervensi mengarahkan sekolah yang mendapatkan jatah anggaran DAK untuk Pembangunan sekolah pada kontraktor tertentu
  5. Dugaan intervensi terhadap Direktur RSUD Raja Tombolotutu
  6. Dugaan menambah jumlah titik pada pengusulan WP/WPR tanpa sepengetahuan Bupati
  7. Dan yang terbaru dugaan intervensi proses pencairan Pembangunan gedung baru perpustakaan Parigi moutong

Baca Juga:
Wakil Bupati Parigi Moutong Dinilai Kerap Bermasalah dan Membuat Publik Gaduh, DPRD Usulkan Pengajuan Hak Angket

Walaupun Wakil Bupati Parigi moutong telah membantah dan memberikan klarifikasi terkait semua dugaan penyalahgunaan kewenangan tersebut.

Namun, DPRD berpendapat Wakil Bupati Parigi moutong tidak professional dan dinilai tidak menjaga Marwah pemerintah daerah sehingga tingkat kepercayaan publik saat ini semakin menurun.

“Belum selesai satu masalah muncul lagi persoalan baru, setiap saat klarifikasi habis energi kita mengurus hal seperti ini, kapan membangun daerahnya kalau selalu seperti ini,” ungkap Chandra setiawan salah seorang anggota DPRD asal partai PKB pada Paripurna beberapa waktu lalu.

Berangkat dari berbagai persoalan yang kerap menerpa Wakil Bupati Parigi moutong, DPRD mengambil Kesimpulan hak angket salah satu jalan yang bisa dijadikan Solusi.

Baca Juga:
PPK Proyek Gedung Perpustakaan Parigi Moutong Menilai Alasan Kontraktor Minta Rubah Spesifikasi Kaca Hanya Berdasarkan Opini

Sebagian anggota DPRD menilai, tidak ada perubahan sikap dan perbaikan perilaku yang ditunjukkan oleh Wakil Bupati Parigi moutong.

Kondisi itu menurut DPRD berpotensi membuat Pembangunan daerah menjadi mandek dan eksekutif tidak bisa menjalankan tugas pokok dan fungsinya dengan baik.

Terpisah, Ketua DPRD Parigi moutong, Alfrets Tonggiroh yang dikonfirmasi usai paripurna mengatakan, akan mempertimbangkan persoalan hak angket.

Baca Juga:
Wakil Bupati Parigi Moutong Disebut Intervensi PPK, Diduga Paksakan Tahapan Pencairan Pembangunan Gedung Baru Perpustakaan

“Kita pelajari dahulu jika dimungkinkan ada Solusi selain hak angket kenapa tidak kita coba tempuh itu dahulu,” terangnya pada sejumlah media.

Sementara itu Sayutin Wakil Ketua I DPRD ditempat yang sama saat ditanyakan terkait peluang untuk melaksanakan hak angket menjelaskan, dirinya sedang mempelajari dan melihat perkembangan kisruh yang dibuat oleh Wakil Bupati Parigi moutong.

“Terkait pertanyaan apakah ada peluang hak angket diajukan, itu sudah terbuka dalam sidang paripurna. Kita menunggu agenda selanjutnya nanti kita lihat bagaimana perkembangannya,” pungkasnya.

Untuk diketahui berkaitan dengan sejumlah dugaan penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan Wakil Bupati Parigi moutong, beberapa diantaranya sedang didalami oleh Aparat Penegak Hukum (APH). (fan)

...

Artikel Terkait

wave

Wakil Bupati Parigi Moutong Dinilai Kerap Bermasalah dan Membuat Publik Gaduh, DPRD Usulkan Pengajuan Hak Angket

Wakil Bupati Parigi moutong kembali diterpa dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam hal intervensi pencairan proyek gedung Perpustakaan baru.

PPK Proyek Gedung Perpustakaan Parigi Moutong Menilai Alasan Kontraktor Minta Rubah Spesifikasi Kaca Hanya Berdasarkan Opini

Alasan permintaan kontraktor untuk merubah spesifikasi kaca pada pembangunan gedung perpustakaan baru dinilai PPK hanya berdasarkan opini.

Lonjakan Kasus DBD di Singkawang Tertinggi Sepanjang Tahun 2025

Kepala Dinas Kesehatan dan KB sebut Kalimantan Barat mengalami jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) tertinggi sepanjang tahun 2025.

Ketua FPK Parigi Moutong Desak BPK Berikan Perhatian Khusus Terkait Proyek Pembangunan Gedung Perpustakaan Baru

Ketua FPK Parigi moutong, Arifin Lamalindu soroti polemik proyek pembangunan gedung baru perpustakaan. Desak BPK berikan perhatian khusus.

Wakil Bupati Parigi Moutong Disebut Intervensi PPK, Diduga Paksakan Tahapan Pencairan Pembangunan Gedung Baru Perpustakaan

Wakil Bupati Parigi moutong diduga salahgunakan kewenangan coba intervensi pencairan proyek yang belum memenuhi target.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;