Skandal Nepotisme di Kantor Wakil Bupati Parimo: Proyek Rehab Diduga "Diatur" untuk Keponakan Sendiri

Ket Foto: Tumpukan Material di Depan Ruangan Wabup Parigi Moutong
Ket Foto: Tumpukan Material di Depan Ruangan Wabup Parigi Moutong Source: (Foto/gemasulawesi/Firman)

Parigi Moutong, gemasulawesi - Sebuah dugaan penyimpangan serius dalam proyek rehabilitasi ruang kerja Wakil Bupati Parigi Moutong (Parimo) mencuat ke publik, menyoroti potensi konflik kepentingan dan pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan daerah.

Proyek ini menjadi sorotan setelah media mengidentifikasi Alan, yang diketahui merupakan keponakan dari Wakil Bupati, sebagai kontraktor pelaksana pekerjaan tersebut.

Penelusuran mendalam mengindikasikan adanya dugaan kuat penyimpangan yang terstruktur, dimulai dari tahap perencanaan hingga penunjukan langsung penyedia jasa.

Baca Juga:
Aroma Nepotisme dan Akal-akalan Anggaran di Proyek Rehab Ruang Wakil Bupati Menguat

Praktik semacam ini bertentangan dengan prinsip pengadaan barang dan jasa pemerintah yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan persaingan sehat.

Keterlibatan langsung keluarga inti pejabat dalam proyek yang didanai APBD menimbulkan kecurigaan kuat akan terjadinya praktik nepotisme.

Sementara itu PPK rehab ruangan Wakil Bupati, Ibrahim yang dikonfirmasi media ini membenarkan jika selama ini yang menemui dia berkaitan dengan urusan proyek itu bernama Alan.

Baca Juga:
Janggal Rehab Ruangan Wakil Bupati Parigi Moutong Telan Anggaran 398 Juta, Dari Tender Menjadi Pengadaan Langsung

“Saya hanya mengetahui Namanya Alan, ketemu hanya sekedar konsultasi terkait pekerjaan saja,” singkatnya.

Mekanisme penunjukan kontraktor untuk proyek pemerintah diatur ketat dalam Peraturan Presiden tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Jika proyek ini dilaksanakan melalui penunjukan langsung, harus memenuhi kriteria ketat yang sah secara hukum.

Namun, dugaan bahwa pelaksana proyek adalah kerabat langsung pimpinan daerah menimbulkan pertanyaan besar mengenai kepatuhan terhadap aturan tersebut.

Baca Juga:
Aroma Kejanggalan dalam Rehab Ruang Kerja Wabup Parimo: Transparansi yang Dipertanyakan

Kasus ini menuntut perhatian serius dari aparat penegak hukum dan lembaga pengawas, seperti Inspektorat Daerah dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Audit menyeluruh diperlukan untuk membongkar dugaan penyimpangan dalam seluruh mata rantai proyek: apakah ada penggelembungan anggaran (markup), ketidaksesuaian spesifikasi pekerjaan, atau pelanggaran prosedur penunjukan.

Publik menantikan respons konkret dari Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan Wakil Bupati terkait isu sensitif ini.

Transparansi dalam pengungkapan fakta dan keseriusan dalam penegakan aturan sangat krusial untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi yang bersih dan bebas korupsi. Kasus ini menjadi ujian penting bagi komitmen daerah dalam mewujudkan good governance. (fan)

...

Artikel Terkait

wave

Kapolres Parigi Moutong AKBP Hendrawan Agustian: Kami Akan Turunkan Tim Menyisir PETI Desa Tombi

Kapolres Parigi Moutong, AKBP Hendrawan Agustian, sebut akan turunkan tim untuk menyisir PETI di Desa Tombi.

Buntut Dugaan Pungli di PETI Desa Tombi, Polres Parigi Moutong Akan Panggil BPD dan Pemerintah Desa Setempat

Dugaan Pungli pemerintah desa Tombi terhadap pelaku tambang ilegal mendapat respon Polres Parigi moutong.

Dugaan Pungutan Liar Pemerintah Desa pada Penambangan Ilegal di Desa Tombi Mencuat

Setelah Sipayo, Giliran Desa Tombi coba melegalkan pungutan terhadap pelaku tambang ilegal yang tertuang dalam berita acara berkop surat BPD

Aroma Nepotisme dan Akal-akalan Anggaran di Proyek Rehab Ruang Wakil Bupati Menguat

Selain kejanggalan penganggaran pada rehab ruangan wakil bupati parigi moutong, indikasi nepotisme kini juga menguat.

Parah, Mendekati Batas Waktu Pekerjaan Deviasi Proyek Gedung Perpustakaan Parigi Moutong Malah Bertambah Jadi Minus 13 Persen

Bukannya terkejar, deviasi proyek pembangunan gedung perpustakaan malah menjadi minus 13 persen. Keseriusan kontraktor dipertanyakan.

Berita Terkini

wave

Dilema Regulasi CSR Parimo Disorot DPRD, Pengusaha Udang Siap Bayar Tapi Pemda Tak Punya Dasar Hukum

Pemda Parimo dilarang Kemenkeu pungut langsung CSR tambak udang Rp200/kg. Perda baru disiapkan agar penyaluran dana sosial tetap legal.

Menakar Dampak Ekonomi RTRW Parigi Moutong bagi Pembukaan Lapangan Kerja yang Jadi Atensi DPRD

Kejelasan aturan RTRW menjadi syarat mutlak menarik investasi, menjamin kepastian hukum usaha, dan membuka lapangan kerja di Parigi Moutong.

DPRD Soroti Ancaman Bencana Mengintai, Pentingnya Aturan RTRW Lindungi Zona Resapan Air

Penataan tata ruang wilayah yang buruk berisiko memicu bencana alam. Simak pentingnya RTRW berbasis lingkungan demi keselamatan warga.

Sempat Disorot DPRD, Pentingnya Peta RTRW bagi Pemilik Lahan dan Pelaku Usaha Masa Kini

Pahami fungsi penting RTRW bagi keabsahan hukum tanah warga, syarat perizinan usaha digital, dan keamanan investasi properti daerah.

Cara Kerja Kode QR Pertamina Pembendung Utama Penyelewengan Solar Subsidi yang Jadi Sorotan DPRD

Pahami cara kerja sistem e-rekomendasi dan kode QR Pertamina dalam mencegah data fiktif serta penyelewengan solar subsidi.


See All
; ;