Perangkat Daerah di Parimo Usulkan Pemindahan 40 Pejabat Pengawas

<p>Foto: Kepala BKPSDM, Ahmad Syaiful.<br />
Perangkat Daerah di Parimo Usulkan Pemindahan 40 Pejabat Pengawas.</p>
Foto: Kepala BKPSDM, Ahmad Syaiful. Perangkat Daerah di Parimo Usulkan Pemindahan 40 Pejabat Pengawas.

Gemasulawesi– Sejumlah perangkat daerah lingkup Pemda Parigi Moutong usulkan pemindahan 40 pejabat pengawas ke tim penilai kinerja.

“Tim penilai ini beranggotakan lima orang, diketuai Sekretaris Daerah, Kepala Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Daya Manusia (BKPSDM) sebagai sekretaris, Inspektur, Asisten III dan staf ahli bidang SDM. Tim ini bekerja, bukan secara formalitas dan kita lakukan selama empat hari,” ungkap Kepala BKPSDM Parigi Moutong, Ahmad Saiful, saat dihubungi di Parigi, Selasa 12 Oktober 2021

Menurutnya, pemindahan 40 pejabat pengawas itu direkomendasikan kepala OPD, untuk dikeluarkan berdasarkan hasil penilaian kinerja mereka.

Baca juga: Semester I 2021, Kejaksaan Tangani 151 Kasus dengan Kerugian Negara Rp26,1 Triliun

Dasar usulan itu, tim penilai kinerja berkewajiban untuk memastikan pejabat yang diusulkan untuk dikeluarkan mendapatkan tempat lain, sehingga tidak ada pejabat tidak diberikan jabaran (non job).

Dia menegaskan, dalam penempatan pejabat bukan menjadi kewenangan BKPSDM, akan tetapi memastikan mana saja pejabat dikeluarkan kepala OPD.

Dia menyebutkan, ada beberapa pengusulan kepala OPD untuk memindahkan pejabat ditolak. Dan kemudian kembali dimasukkan sesuai dengan rekam jejaknya berdasarkan dasar ilmunya.

“Terkait riwayat pekerjaannya pada kami itu ada, sehingga rekam jajak itu menjadi dasar menempatkan seseorang,” ujarnya.

Kemudian, terdapat tiga usulan pejabat yang akan dilantik, yakni rotasi, mutasi dan promosi. Dalam pengusulan ini pihaknya mengundang kepala OPD untuk memaparkan calon pejabat yang direkrut di depan tim penilai kinerja.

Dengan adanya usulan itu kata dia, pihaknya akan kembali memastikan apakah pejabat diusulkan memenuhi syarat secara teknis, mulai dari pangkat, masa kerja telah memenuhi empat tahun.

Selain itu, akan dilihat penilaian kinerja dari kepala OPD, apabila terdapat kekurangan nilai pejabat diusulkan masuk dapat kategori tidak memenuhi syarat.

“Jadi betul-betul kami seleksi pejabat pengawasnya,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dalam rekrutmen pejabat pengawas dengan pembentukan tim penilai kinerja, berdasarkan peraturan nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen Pegawai Negeri Sipil.

“Kalau dulu dikenal dengan Baperjakat, sekarang disebut dengan tim penilai kinerja itu,” pungkasnya. (***)

Baca juga: Anleg Soroti Minusnya Realisasi Pembangunan di Dua Triwulan Awal

...

Artikel Terkait

wave

Pencarian Nelayan Hilang di Poso hingga ke Sausu Tambu

Pencarian nelayan warga Poso dikabarkan hilang sejak empat hari lalu, terus dilakukan. Pencarian pun diperluas hingga keperairan Sausu Tambu.

Tercatat 106 Koperasi Masih Aktif Beroperasi di Parigi Moutong

Dinas Koperasi dan UMKM Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mencatat sebanyak 106 koperasi masih aktif melaksanakan kegiatan kelembagaannya.

Parigi Moutong Dukung Industri Kerajinan Kain Tenun Butija

Pemda Parigi Moutong memberikan dukungan untuk pengembangan sektor industri kerajinan kain tenun Butija di Desa Taopa Barat, Kecamatan Taopa.

Lagi, Bupati Parigi Moutong Lantik Puluhan Pejabat Administrator dan Pengawas

Puluhan pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemda Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, Senin, 11 Oktober 2021.

DLH Parigi Moutong Kembali Minta Tambahan Armada Tangani Sampah

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah kembali meminta penambahan armada untuk penanganan persampahan.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;