P2TP2A Parimo Siapkan Rumah Aman Terduga Korban Asusila Oknum Polisi

<p>Foto: Sekretaris P2TP2A Parigi Moutong, Kartikowati.</p>
Foto: Sekretaris P2TP2A Parigi Moutong, Kartikowati.

Gemasulawesi– Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah menyiapkan rumah aman kepada korban dugaan kasus asusila oknum polisi.

“Jika nanti dibutuhkan kami akan siapkan korban rumah aman untuk korban. Meskipun saat ini kami belum memiliki tempatnya sendiri, namun tetap difasilitasi,” ungkap Sekretaris P2TP2A Parigi Moutong, Kartikowati saat dihubungi, Senin 19 Oktober 2021.

Dia mengatakan, fungsi menempatkan korban kasus asusila di rumah aman, untuk mengantisipasi adanya intimidasi terhadap yang korban.

Baca juga: P2TP2A Parimo Kawal Kasus Penganiayaan Anak Libatkan Oknum Polisi

Sehingga, korban mendapatkan mendapatkan rasa aman dan nyaman, selama proses penanganan kasus dilakukan institusi terkait.

“Rumah aman itu akan kami rahasiakan dari siapapun, selama kami memberikan pendampingan. Kami sudah sampaikan kepada keluarga soal ini, tinggal menunggu seperti apa keinginan mereka,” kata dia.

Selain itu kata dia, pihaknya juga akan menyiapkan dokter psikolog untuk memulihkan kondisi korban, yang sempat mengalami depresi usai menyampaikan persoalan tersebut ke keluarganya.

Bahkan, pihak P2TP2A Sulteng juga akan memberikan pendampingan serupa kepala korban, jika penanganan itu telah ditangani Polda.

“Hasil koordinasi kami dengan P2TP2A seperti itu, mereka juga akan siapkan rumah aman, dan dokter psikolog untuk korban,” jelasnya.

Sebelumnya, P2TP2A Parigi Moutong telah melakukan identifikasi terhadap korban dugaan kasus asusila oknum anggota Polisi.

“Hasil identifikasi kami terhadap korban, jadi si oknum ini minta ditemani untuk tidur. Dengan iming-iming bapaknya akan dibebaskan, jika dia mau menemani,” ungkap Kepala Seksi Perlindungan anak dan Pemulihan Data, Ni Wayan Yudianti melalui keterangan tertulisnya, Kamis 15 Oktober 2021 malam.

Menurut dia, korban menyambut iming-iming oknum Polisi itu, berpikir akan dapat menolong orang tuanya yang sedang menjalani masa tahanan karena tersandung proses hukum.

PT2TP2 kata dia, akan memberikan pendampingan dalam proses hukum hingga persoalan pemulihan kondisi korban, jika membutuhkan seseorang untuk bercerita tentang apa yang dialaminya.

“Dari keterangan keluarga, persoalan ini telah dilakukan hingga ke Polda Sulawesi Tengah,” tutupnya. (***)

Baca juga: Kasus Asusila Perempuan dan Anak di Parigi Moutong Masih Tinggi

...

Artikel Terkait

wave

Persidangan Elektronik di PN Parigi Terkendala Jaringan Internet

PN Parigi, Parigi Moutong, menyebutkan jaringan internet yang sering bermasalah menjadi kendala dalam proses persidangan elektronik.

Direktorat Sekolah Dasar Kemendikbud Instruksikan Sekolah Aktifkan Satgas Covid19

Direktorat Sekolah Dasar Kemendikbud, Sri Wahyuningsih instruksikan satuan pendidikan mengaktifkan Satgas Covid19 di lingkungan sekolah.

60 Sekolah Terpencil di Parigi Moutong Alami Keterbatasan Pendidikan

Tercatat 60 Sekolah di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah berada di wilayah terpencil dengan berbagai keterbatasan pendidikan.

Parigi Moutong Susun Perbup Status Keadaan Darurat Bencana

BPBD Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyusun Perbub tentang pedoman penentuan status keadaan darurat bencana.

Antisipasi Ilegal Fishing, Sat Polairud Polres Parigi Moutong Bentuk Pokmaswas

Polairud) Polres dan TNI Angkatan Laut Parigi Moutong membentuk Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) untuk ikut menjaga laut.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;