TBM Sou Mpelava Terpilih Sebagai Penyelenggara Kampung Literasi

<p>TBM Sou Mpelava Terpilih Sebagai Penyelenggara Kampung Literasi</p>
TBM Sou Mpelava Terpilih Sebagai Penyelenggara Kampung Literasi

Berita parigi moutong, gemasulawesi – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) memilih Taman Baca Masyarakat (TBM) Sou Mpelava di Desa Pelawa, Parigi Moutong,  Sulawesi Tengah, sebagai penyelenggara Kampung Literasi tahun 2021.

“TBM Sou Mpelava salah satu dari 30 TBM yang terpilih sebagai penyelenggara Kampung Literasi. Pencanangannya di Desa Pelawa, Kecamatan Parigi Tengah,” ungkap Ketua TBM Soe Mpelava, Syilva Muslimah, pada pelaksanaan pencanangan Kampung Litetasi di Kantor Camat Parigi Tengah, Jum’at, 29 Oktober 2021.

Baca juga: Ini Hasil Diskusi tentang Menarik Investasi Masuk ke Parigi Moutong

Menurut dia, persiapan Kampung Literasi Pelawa dimulai sejak bulan Mei 2021, dengan rangkaian kegiatan yang mencakup enam literasi dasar yakni, lomba baca puisi untuk literasi baca-tulis, lomba notesa (bercerita) menggunakan bahasa Kaili, untuk literasi budaya dan kewargaan.

Kemudian, kelas literasi sains, kelas copywriting untuk literasi digital, pelatihan membuat piring lidi (Ingko), sebagai pengembangan literasi numerasi dan finansial, membuka pojok baca di Dusun V Desa Pelawa, Desa Jononunu, dan Desa Pelawa Baru.

“Acara puncak yaitu Pencanangan Kampung Literasi Pelawa yang di gelar hari ini,” ujarnya.

Dia mengatakan, kampung literasi Pelawa merupakan program Direktorat Pendidikan Masyarakat, dan Pendidikan Khusus (PMPK), Kemendikbud Ristek, bertujuan untuk mengembangkan literasi masyarakat.

“Dalam Pencanangan Kampung Literasi Pelawa hari ini kami menggelar pameran literasi, diskusi literasi bencana, vaksinasi Covid-19, lapak baca keliling, menggambar dan mewarnai, nonton bareng film edukatif, dan akan di tutup dengan malam puisi,” jelasnya.

Dia menuturkan, anggaran dalam kegiatan kampung literasi bersumber dari bantuan pemerintah yang melekat pada Direktorat PMPK sebesar Rp 50 juta.

“Kami ucapkan terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan kampung literasi Pelawa. Utamanya jajaran pemerintah daerah Parigi Moutong, seluruh komunitas dan pegiat literasi, dan seluruh masyarakat yang terlibat dalam kegiatan ini,” pungkasnya.

Pencanangan kampung literasi dilaksanakan oleh Wakil Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, H. Badrun Nggai di halaman kantor Camat Parigi Tengah, Jum’at 29 Oktober. (***)

Baca juga: Uji Coba Indeks Pembangunan Statistik Disosialisasikan

...

Artikel Terkait

wave

TBM Diharapkan Jadi Alternatif Pemuda agar Terhindar dari Peredaran Narkoba

Taman Baca Masyarakat (TBM) dapat menjadi alternatif bagi para pemuda agar terhindar dari maraknya peredaraan narkoba.

33 Purna Paskibraka Parigi Moutong Ditetapkan Jadi Duta Pancasila

Sebanyak 33 anggota Purna Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menjadi Duta Pancasila

Disdikbud Parigi Moutong Usulkan Merger Sekolah di Daerah Terpencil

Disdikbud Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mengusulkan merger atau penggabungan sekolah terpencil, di Kecamatan Sausu.

Kementan Kenalkan Teknologi Tahan Tungro ke Petani Parigi Moutong

Sejumlah petani di Parigi Moutong diperkenalkan dengan teknologi tahan Tungro, antisipasi serangan penyakit Tungro pada tanaman padi.

Inspektorat Daerah Sulawesi Tengah Gelar Rapat Monitoring SPM

Inspektorat Daerah Sulawesi Tengah gelar rapat monitoring penyelenggaraan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kabupaten/kota di lingkup Pemda.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;