160 Koperasi Tercatat Telah Mandiri di Parimo

<p>Kadis Koperasi dan UMKM Parigi moutong (Pariimo) Sofiana Lakukan Pengisian Perdana pertashop di KSP Gotong Royong/opi</p>
Kadis Koperasi dan UMKM Parigi moutong (Pariimo) Sofiana Lakukan Pengisian Perdana pertashop di KSP Gotong Royong/opi

Parigi moutong, gemasulawesi- 160 Koperasi tercatat telah mandiri dan berhasil menciptakan lapangan pekerjaan berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan UMKM Parimo, sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat.

Salah satunya Koperasi Simpan Pinjam (KSP) gotong royong asal desa tanah lanto Kabupaten Parimo berhasil mengoperasikan pertashop pertama bekerjasama dengan BUMN.

Baca juga: Ekonom Faisal Basri Kritisi Vaksin Gotong Royong Individu

“Berdasarkan program operasional perdana untuk desa berprestasi. KSP gotong royong berhasil mendekatkan pelayanan prima dalam hal pengisian bahan bakar,” terang Kadis Koperasi dan UMKM Sofiana kepada gemasulawesi, Jum’at 19 November 2021.

Ia menjelaskan, tumbuh kembangnya koperasi bisa dilihat dari tata kelola manajemen yang baik. Dimana, koperasi tidak hanya mencari keuntungan semata dan mengabaikan kesejahteraan anggotanya maupun masyarakat sekitarnya.

Baca juga: Kimia Farma Tunda Vaksinasi Individu Berbayar

Lanjut dia, KSP gotong royong bisa dijadikan contoh oleh koperasi lainnya yang berada di wilayah utara Kabupaten Parigi moutong (Parimo).

Sementara pada kesempatan sama, Ketua KSP Gotong royong Julius Boko mengatakan, informasi dari pertamina baik koperasi dan BUMDES dapat mengelola pertashop berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

Baca juga: Dirtipideksus Polri Kejar Dua Pelaku Pinjol Ilegal

“Salah satunya memiliki jarak tujuh kilometer dari SPBU yang ada, tiang listrik tidak boleh berad dibawah tengki karena hasil amatan tim ahli menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Pengembangan kedepannya, pihaknya akan menargetkan usaha ini menjadi SPBU.

Baca Juga: Mahasiswa Jurusan Kesehatan Wajib Lulus Ukom

Untuk awal ini, KSP gotong royong baru menerima jenis bahan bakar Pertamax dan Dexlalite, jika terjadi perkembangan signifikan baru dipertimbangkan naik satu tingkat menjadi SPBU.

“Pembangunan ini sebagai solusi mengatasi antrian yang sering terjadi saat ini di SPBU,” pungkasnya. (**)

Baca juga: Parigi Moutong Tingkatkan Kapasitas Lembaga Koperasi

 

...

Artikel Terkait

wave

Sosialisasi Aplikasi SiBIMO Sasar 12 Kecamatan

Sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi Bencana Kabupaten Parigi moutong (SiBIMO) menyasar 12 dari 23 Kecamatan yang tersebar di Parimo.

Pengda IJTI Sulteng Kecam Aksi Intimidasi Jurnalis Tv di Banggai

Pengda IJTI Sulteng mengecam keras aksi intimidasi terhadap jurnalis Tv one yang sedang menjalankan tugas di lapangan.

Lagi, Kepolisian Intimidasi Kerja Jurnalis di Sulteng

Intimidasi pihak kepolisian terhadap kerja-kerja jurnalis kembali terjadi di Sulteng tepatnya Kabupaten Banggai.

Rakor Pengawasan Orang Asing, Kemenkumham Sulteng Bahas Beberapa Isu Aktual

Kemenkum-HAM Wilayah Sulteng, laksanakan Rapat koordinasi (Rakor) terkait pengawasan terhadap orang asing yang masuk ataupun keluar.

Pemilik Skor Tertinggi SKD CPNS Sulbar Didiskualifikasi

59 peserta SKD CPNS Sulbar Termasuk pemilik skor tertinggi didiskualifikasi karena disinyalir telah melakukan kecurangan dalam ujian.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;