Warga Makassar Digegerkan Penemuan Bayi Terbungkus Sarung

<p>Penemuan bayi terbungkus sarung di selokan (Ilustrasi Gambar)</p>
Penemuan bayi terbungkus sarung di selokan (Ilustrasi Gambar)

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Warga di Kelurahan Mannuruki, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan digegerkan dengan penemuan bayi yang terbungkus sarung di selokan JL Bonto Cani, Kecamatan Tamalate, pada Jumat 2 September 2022 sore.

Bayi itu pertama kali terlihat oleh seorang warga yang berprofesi sebagai petugas keamanan Sakka, 26 tahun seusai pulang dari shalat Ashar. Sakka kemudian langsung menghubungi temannya Arifin 29 tahun terkait penemuan tersebut.

Kedua saksi selanjutnya langsung menghubungi RT setempat dan Binmas di wilayah Kelurahan Mannuruki.

AKP Lando KS, Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan membenarkan bahwa polisi tiba di lokasi setelah menerima laporan dari warga setempat terkait penemuan bayi yang terbungkus sarung di selokan tersebut.

Saat ini, tidak ada yang tahu siapa yang telah tega membuang bayinya ke selokan JL Bonto Cani, Kecamatan Tamalate Provinsi Sulawesi Selatan.

“Kedua saksi sudah dimintai keterangannya. Masih belum diketahui siapa yang tega membuang bayi tersebut ke selokan,” ucap AKP Lando KS.

Baca: Logistik Penanggulangan Bencana Banjir di Banggai Memadai

Untuk pengusutan lebih lanjut, AKP Lando KS mengatakan bayi tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk kepentingan visum.

Lando menambahkan , saat ini orok bayi sedang diperiksa oleh dokter polisi (Dokpol) Polda Sulawesi Selatan. untuk saat ini kasus masih dalam penyelidikan polisi. (*/Ikh)

Baca: Harga Telur Melonjak, Spiderman Parepare Kembali Beraksi

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Harga Telur Melonjak, Spiderman Parepare Kembali Beraksi

Harga telur melonjak di Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan, dari sebelumnya hanya Rp 35 ribu per rak menjadi

Logistik Penanggulangan Bencana Banjir di Banggai Memadai

Logistik penanggulangan untuk korban bencana banjir di Kecamatan Luwuk Timur, Pemerintah Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah

Tolak BBM Naik, Massa HMI Lakukan Demo di Gowa

Tolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM), Massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi demo di Gowa, Provinsi

Tanggap Darurat Banjir Luwuk Timur, BPBD Tunggu SK Bupati

Tanggap darurat banjir di wilayah Kecamatan Luwuk Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai

Tingkatkan Daya Beli, Sulteng Siap Fasilitasi Penyaluran BLT BBM

Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyatakan siap fasilitasi penyaluran bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM).

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;