DPRD Parigi Moutong Berikan Solusi Terkait Polemik Perda LP2B

<p>Ket Foto: Rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah di Parigi, Jumat 9 September 2022. (Foto/Irfan/gemasulawesi)</p>
Ket Foto: Rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah di Parigi, Jumat 9 September 2022. (Foto/Irfan/gemasulawesi)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, berikan solusi kepada Pemerintah Kabupaten terkait polemik Peraturan Daerah (Perda) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang terus berkepanjangan.

Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto, dalam rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah di Parigi, Jumat 9 September 2022.

“Solusi yang kami tawarkan adalah pengajuan sertifikat tanah oleh pemerintah kota, mereka dapat menerbitkan surat keterangan,” ucap Sayutin Budianto.

Dia mengatakan bahwa pemerintah daerah terus mengkaji peraturan daerah yang diterbitkan sertifikat yang menunjukkan keberadaan tanah masyarakat  terkait polemik perda pemetaan LP2B.

Di sini, sertifikat dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Pertanian (PUPRP) dan Kementerian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) dan Badan Legislasi dan Hukum (Kumdang) dari Sekretariat Daerah.

“Segera, kami akan mengirimkan surat kepada pemerintah daerah untuk menghubungi Badan Pertanahan Nasional mengenai hal-hal yang akan memudahkan pengurusan sertifikat wilayah mereka bagi masyarakat,” terangnya.

Peraturan Daerah Kota Terperinci (LDTRK) saat ini sedang direvisi. Namun untuk kawasan Kota Parigi sudah tidak ada masalah lagi karena sudah ada LDTRK.

Baca: Menpora Apresiasi Penuh Festival Sandeq Sulawesi Barat

Ia menjelaskan, sejak Juni 2022, review sudah disampaikan ke Kementerian ATR/BPN dan Kementerian Dalam Negeri (Mendagri).

Ia menambahkan, pemetaan LP2B untuk 23 kecamatan bukanlah hal yang mudah karena dalam peraturan tersebut harus mencantumkan nama per alamat.

“Proses peninjauan LP2B membutuhkan waktu. Namun, kami menawarkan solusi,” tutupnya. (*/Ikh)

Baca: Jasa Ekspedisi di Makassar Naikkan Harga Pasca BBM Naik

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Jasa Ekspedisi di Makassar Naikkan Harga Pasca BBM Naik

Jasa transportasi barang ekspedisi di Makassar, Sulawesi Selatan, naikkan harga ongkos pengiriman sekitar 15 persen hingga 20 persen sebagai

Menpora Apresiasi Penuh Festival Sandeq Sulawesi Barat

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali, Apresiasi penuh gelaran Festival Sandeq 2022, milik pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

Pasca Bencana Banjir, Dinkes Palu Pantau Ancaman Penyakit

Pasca bencana banjir, Dinas Kesehatan Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, pantau ancaman penyebaran penyakit di sejumlah wilayah

Ribuan Rumah di Sulawesi Selatan Dapat Instalasi Listrik Gratis

Ribuan rumah di Sulawesi Selatan, akan men dapatkan instalasi listrik gratis di tahun 2022. Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) adalah

Uang Nasabah Hilang, BRI Sulawesi Utara Lakukan Investigasi

Uang nasabah hilang, Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, lakukan investigasi

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;