Hadiri Panen Padi di Sigi Biromaru, Menteri Pertanian Ungkap Sulawesi Tengah Peringkat 10 Besar Penyumbang Beras untuk Indonesia

<p>Ket Foto: Menteri Pertanian menghadiri kegiatan Panen Padi di Sigi Biromaru, Sulawesi Tengah (Foto/Facebook/Podcast Palu)</p>
Ket Foto: Menteri Pertanian menghadiri kegiatan Panen Padi di Sigi Biromaru, Sulawesi Tengah (Foto/Facebook/Podcast Palu)

Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, menghadiri panen padi di Sigi Biromaru, Sulawesi Tengah tanggal 19 Februari 2023.

Dalam kegiatan Panen Padi tersebut, Menteri Pertanian mengungkapkan beberapa hal.

“Hari ini saya dapat laporan bahwa kita over stok. Sulawesi Tengah menyumbang untuk Indonesia dan bahkan masuk dalam 10 besar penyumbang terbanyak,” ungkap Syahrul Yasin Limpo.

“Kalau mau lihat daerahmu baik, benahi pertanian,” lanjut Syahrul Yasin Limpo.

Baca: Penculik dan Pembunuh Anak Perempuan di Bolaang Mongondow Terancam 15 Tahun Penjara

Menteri Pertanian juga mengibaratkan pertanian seperti merpati putih yang tak akan pernah mengingkari janjinya.

Hal ini karena Menteri Pertanian melihat bahwa pengaruh dari sektor pertanian sangat besar, khususnya bagi kehidupan masyarakat Indonesia.

Menteri Pertanian juga mengajak seluruh peserta kegiatan untuk bersyukur atas cuaca dan air yang diberikan Tuhan kepada Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah.

“Kalau di luar negeri, mau lihat matahari harus nunggu 9 hari dalam 1 tahun. Di sini enak, matahari bersinar cerah, air di mana-mana,” ungkap Syahrul Yasin Limpo.

Baca: Kejaksaan Agung Tegaskan Tidak Akan Ajukan Banding Terhadap Vonis Hakim kepada Richard Eliezer

Selanjutnya, Menteri Pertanian menghimbau kepada pedagang beras agar menjual beras dengan harga yang wajar agar tidak ada kesenjangan di antara masyarakat.

Kegiatan Panen Padi yang dilakukan di Sigi Biromaru, Sulawesi Tengah ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Mamun Amir.

Selain itu, Bupati Sigi, Mohammad Irwan Lapatta, dan juga Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tengah juga turut hadir mendampingi.

Baca: Gak Nyangka, Ternyata Pisang Goreng Jadi Makanan Pencuci Mulut yang Digoreng Paling Enak di Dunia Versi Taste Atlas

Kehadiran Menteri Pertanian di kegiatan Panen Padi ini dalam rangka mengontrol beras dan pangan Indonesia agar tidak kekurangan stok.

Kegiatan Panen Padi ini dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan beras bagi masyarakat di Indonesia.

Berdasarkan perhitungan, hasil padi yang dipanen dalam kegiatan tersebut ada sekitar 5,7 ton. (*/AS)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Ratusan Orang di Sulteng Terjangkit Demam Keong

Ratusan orang di Sulawesi Tengah (Sulteng) terjangkit demam keong. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerima laporan 200 kasus demam keong.

Pemprov Sulsel Anggarkan Ratusan Miliar Untuk Pembangunan Infrastruktur di Luwu

Anggaran ratusan miliar untuk pembangunan infrastruktur merupakan komitmen Pemprov Sulsel dalam pembangunan infrastruktur di Luwu.

Beberapa Daerah di Sulawesi Tengah Ini Berpotensi Bencana Hidrometeorologi

Beberapa daerah di Sulawesi Tengah (Sulteng) ini berpotensi bencana hidrometerologi saat hujan Kepala BMKG

Penanggulangan Kemiskinan di Parigi Moutong Pemkab dan DPRD Bersinergi

Pemerintah Kabupaten dan DPRD Parigi Moutong (Parimo) bersinergi dalam penanggulangan kemiskinan di sana sesuai rekomendasi BPK Sulteng

Anak Korban Penculikan di Bolaang Mongondow Ditemukan Tewas Mengenaskan

Sulawesi Utara, gemasulawesi &#8211; Setelah penangkapan pelaku penculikan anak di Bolaaang Mongondow viral, akhirnya korban ditemukan dalam kondisi tewas mengenaskan. Korban yang diketahui berumur 5 tahun dengan jenis kelamin perempuan itu, ditemukan pada Kamis siang (16 Februari 2023). Jasad korban ditemukan di perkebunan milik warga di Desa Ikarat, Bolaang Mongondow, setelah dilakukan pencarian selama 4 [&hellip;]

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;