MAKASSAR, gemasulawesi.com– Makassar LAW2 bersama sejumlah organisasi di Makassar Provinsi Sulawesi selatan (Sulsel) salurkan bantuan beras kepada puluhan warga kurang mampu terdampak covid-19, Jum’at 24 April 2020.
Penyaluran bantuan sedekah beras itu dikoordinir Ketua Makassar LAW2, Suryadi Amin, Ketua Makassar Suci, Almalik Musafir Kelana, Pengurus Kombes Perempuan Hj Hasnah dan sejumlah sahabat Komunitas Makassar bersih (Kombes) lainnya.
Ketua Makassar LAW2, Suryadi Amin kepada gemasulawesi.com Sabtu 25 April 2020 mengatakan, di lapangan banyak ditemui keadaan warga yang sangat memprihatinkan.
“Banyak warga kurang mampu butuh bantuan kita. Luar biasa dampak dari wabah covid-19 ini. Belum lagi aturan PSBB, yang memaksa mereka tidak bisa keluar rumah untuk mencari nafkah,” ungkapnya.
Lanjut dia, harusnya pemerintah lebih tanggap lagi dalam menyikapi dampak wabah covid-19 ini dengan terjun langsung mengecek keadaan warganya.
Menurutnya, lebih banyak warga tidak mampu yang akan merasakan secara langsung dampak dari PSBB.
“Tentu kita tidak menginginkan ada warga yang mati kelaparan akibat PSBB ini. Pemerintah harus hadir memperhatikan kondisi mereka dan memikirkan solusi yang tepat,” tegasnya.
Ia juga berharap, pemerintah bisa menyiapkan anggaran memadai mengantisipasi dampak dari penerapan PSBB.
Sementara itu pada kesempatan yang sama Kombes organisasi yang turut berpartisipasi menyalurkan bantuan melalui Ketua Umum Kombes Kota Makassar Aspiannor Masrie mengatakan, penyaluran sedekah beras itu akan dilakukan secara bertahap.
Ia menjelaskan, untuk tahap 1 bantuan sedekah beras target pembagiannya fokus di sembilan kecamatan dalam wilayah Kota Makassar.
“Warga kurang mampu, lansia, disabilitas, anak yatim dan warga rentan lainnya yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah menjadi sasaran penerima bantuan dari komunitas kami,” singkatnya.
Laporan: Andi Alfian