Seluruhnya Akan Gunakan QRIS, Pemerintah Kota Palu Membuka 3 Lapak Besar untuk UMKM pada Tahun 2024

Ket. Foto: Pemkot Palu Membuka 3 Lapak Besar untuk UMKM pada Tahun 2024 dan Seluruhnya Akan Menggunakan QRIS Source: (Foto/ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu)

Palu, gemasulawesi – Pemerintah Kota Palu menyiapkan 3 lapak usaha UMKM atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah dengan fasilitas pembayaran menggunakan transaksi QRIS.

Dalam keterangannya di Palu setelah peluncuran QIRS Jelajah Indonesia 2024 pada tanggal 14 Juli 2024, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, mengatakan Pemerintah Kota Palu membuka 3 lapak besar untuk UMKM pada tahun 2024 dan semuanya akan menggunakan QRIS.

Hadianto Rasyid menyampaikan pihaknya sebagai pemerintah telah berusaha dengan berbagai kebijakan mendukung berbagai program sistem pembayaran, termasuk dengan pembayaran digital.

Baca Juga:
Terus Bertambah! Total Korban Mabuk Gegara Konsumsi Kecubung Kini Jadi 53 Orang dari 2 Rumah Sakit Jiwa di Kalimantan Selatan, Ini Detailnya

Dikutip dari Antara, dia menyatakan pihaknya berharap Palu menjadi kota yang digital, kota yang identik dengan smart city, kota yang cerdas dan mengelola segala sesuatunya dengan tepat, cepat dan juga teliti.

“Digital terkesan dipersepsikan sesuatu yang rumit, namun, jika telah dilaksanakan merupakan hal yang sangat sederhana, bahkan memudahkan segala macam urusan,” katanya.

Dia menyebutkan QRIS nantinya diaplikasikan pada sektor perparkiran di Kota Palu.

Baca Juga:
Truk Tronton Bermuatan Besi Terguling di Jalur Pantura Demak, Material Berserakan hingga Sebabkan Kemacetan, Begini Penjelasan Sopir

Pihaknya sedang berupaya agar semua tukang parkir telah mempunyai id card yang disertai barcode, sehingga transaksi yang dilakukan juga dapat menggunakan QRIS.

Hadianto Rasyid mengakui beberapa daerah di Indonesia mulai kesulitan membayar secara tunai, namun, diarahkan ke pembayaran non tunai.

Sebelumnya, Bank Indonesia Sulawesi Tengah mencatat perkembangan transaksi non tuna menggunakan QRIS tumbuh positif selama triwulan I tahun 2024.

Baca Juga:
Todong Korban dengan Pistol, Aksi Perampokan Brutal Toko Perhiasan di Bangka Selatan Terekam Kamera CCTV, Polisi Buru Pelaku

Jumlah pengguna QRIS mencapai 187.259 merchant di triwulan I tahun tahun 2024, atau tumbuh sekitar 29,6 persen jika dibandingkan dengan triwulan I tahun 2023.

Dari merchant implementasi QRIS di wilayah Maluku, Papua dan Sulawesi atau Sulampua, Sulawesi Tengah berada di peringkat ketiga dengan pangsa pasar 8,54 persen.

Di periode yang sama, jumlah pengguna QRIS mencapai 267,26 pengguna dengan transaksi mencapai 1.127.982.

Baca Juga:
Geger! Hadang Bus Harapan Jaya hingga Pecah Spion dan Pukul Sopir, 2 Pemuda Mabuk di Jombang Ini Babak Belur Dihajar Massa

Secara spasial, Palu masih mendominasi layanan QRIS, yaitu 65.042 merchant atau sekitar 34,7 persen, kemudian Kabupaten Parigi Moutong 24.718 merchant dan Kabupaten Banggai 25.179 merchant. (Antara)

Bagikan:

Artikel Terkait

Berita Terkini