Tragis Akibat Mendalami Peran! Seorang Siswa SMK di Bandung Tewas Tertusuk saat Ujian Praktik Bahasa Indonesia, Begini Faktanya

Viral seorang siswa SMK Bandung dinyatakan tewas saat hadirkan teater di acara pentas seni Source: Pixabay/Ilustrasi korban tewas

Bandung, gemasulawesi - Viral seorang siswa kelas 12 SMK Dharma Pertiwi, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ditemukan meninggal dunia saat adanya pertunjukan teater di sekolah. 

Pertunjukan teater tersebut merupakan acara resmi tahunan untuk ujian praktik mata pelajaran Bahasa Indonesia. 

Pihak Humas SMK Dharma Pertiwi, Ridwan menanggapi fakta dari peristiwa tersebut. 

Baca Juga:
Tagar Kabur Aja Dulu Viral! Dubes Jepang Ungkap Peluang Besar bagi WNI yang Ingin Bekerja di Negaranya, Berminat?

"Acara ini merupakan acara resmi tahunan sebagai kegiatan ujian praktik kelas 12 sebagai salah satu syarat salah satu nilai akhir," ungkapnya. 

Baca Juga:
Anggaran Dipangkas! Ini 7 Dampak Besar Pemotongan Belanja Pemerintah 2025, Salah Satunya Gaji Pegawai yang Terancam

Lantas korban yang berinisial MDR (17) menunjukkan acara pentas seni bersama teman-temannya selama 10 hingga 15 menit. 

"Satu kelompok kan waktunya selama sepuluh hingga lima belas menit, kejadian itu sekitar akhir mau pergantian ke acara sesi berikutnya, kejadian tersebut berada di puncak atau akhir cerita," ujarnya kembali. 

Ridwan juga membenarkan bahwa adanya adegan bunuh diri berada dalam skenario drama yang ditulis oleh MDR dan teman-temannya. 

Baca Juga:
Geger Kecelakaan Pikap Bermuatan Durian Tabrak Rumah di Pasuruan Hingga Ambruk, Polisi Beberkan Penyebabnya

Dalam adegan tersebut pihak korban MDR menggunakan properti panggung berupa gunting. 

Baca Juga:
Viral Seorang Nelayan Ditemukan Tewas Tenggelam Gegara Tersangkut Perangkap Ikan, Begini Tanggapan Kapolres Probolinggo

Diduga pihak MDR terlalu mendalami peran sehingga gunting tersebut merenggut nyawanya sendiri. 

"Dalam skenario cerita memang ada adegan bunuh diri, mungkin karena korban terlalu mendalami atau bagaimana, hal itu terjadi seperti yang tidak diharapkan, properti yang digunakan yaitu gunting asli," sebutnya. 

Pihak MDR juga sempat lemas sehingga dilarikan ke Puskesmas Tegopu dan akhirnya korban telanjur nyawanya tidak tertolong. 

Baca Juga:
Viral Aksi Seorang Pengamen Pria Rusuh di Angkot Hingga Penumpang Berteriak Histeris, Begini Kronologinya

"Almarhumah MDR tersebut juga dibawa ke puskesmas Tegopu, sehingga akhirnya nyawanya tidak tertolong," imbuhnya. 

Ridwan juga mengatakan bahwa saat korban MDR meninggal tersebut sempat membuat riuh semua siswa yang menyaksikan acara pentas seni. 

Banyak siswa yang berteriak histeris lantaran MDR dinyatakan meninggal dunia. 

Terlebih lagi acara pentas tersebut disaksikan oleh seluruh siswa di sekolah SMK tersebut. (*/Ayu Sisca Irianti) 

Bagikan: