Pemberian THR dan Gaji ke 13 untuk ASN, Pengamat Sebut Bertujuan Tingkatkan Konsumsi Masyarakat

Ket. Foto: Pengamat Menyatakan Pemberian THR dan Gaji ke 13 untuk ASN Bertujuan Meningkatkan Konsumsi Masyarakat
Ket. Foto: Pengamat Menyatakan Pemberian THR dan Gaji ke 13 untuk ASN Bertujuan Meningkatkan Konsumsi Masyarakat Source: (Foto/iStock/@Ivana Almira)

Ekonomi, gemasulawesi – Menurut pengamat yang juga adalah Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Studies (Celios), Nailul Huda, pemberian THR dan gaji ke-13 untuk para ASN akan menciptakan multiplier effect untuk perekonomian.

Nailul Huda menerangkan jika pemberian THR dan gaji ke-13 yang merupakan pendapatan lebih ini memiliki tujuan untuk meningkatkan tingkat konsumsi dari masyarakat Indonesia.

Nailul Huda menyatakan jika hal ini dikarenakan biasanya masyarakat akan membeli banyak kebutuhan saat bulan Ramadhan dan juga menjelang Idul Fitri.

Baca Juga:
Pemerintah Berencana Naikkan PPN 12 Persen pada Tahun 2025, Ketua Umum Gapmmi Sebut Beratkan Industri Makanan dan Minuman

Nailul Huda menyebutkan jika tingkat konsumsi masyarakat naik, maka pasti akan menimbulkan apa yang dinamakan multiplier effect.

“Sesuai dengan hukum ekonomi, jika pendapatan seseorang meningkat atau naik, maka otomatis konsumsi dari kebutuhan juga akan ikut naik,” katanya.

Dia menambahkan jika saat masuk momen Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, masyarakat Indonesia akan berbelanja kebutuhan pokok sehingga akhirnya menimbulkan multiplier effect untuk para pelaku usaha atau UMKM.

Baca Juga:
Untuk Kurangi Impor, Kementan Dorong Pengembangan Produksi Bawang Putih

“Misalnya, Tanah Abang yang sekarang ini telah mulai ramai lagi di bulan Ramadhan dan juga menjelang Idul Fitri, dimana masyarakat sengaja datang untuk membeli tekstil, makanan hingga hampers Idul Fitri,” terangnya.

Namun, Nailul juga memperkirakan jika dampak dari THR dan gaji ke-13 ini juga tidak akan berlangsung lama.

“Karena, dampak ini hanya akan terjadi selama bulan Ramadhan dan juga Idul Fitri, atau tepatnya hanya terjadi di bulan Maret dan April,” ujarnya.

Baca Juga:
Sebut Ada Fenomena Unik, Bulog Ungkap Harga Beras di Indonesia Timur Lebih Stabil Dibandingkan Daerah yang Jadi Sentra Produksi

Dia memaparkan jika sebagai contoh, di tahun 2023, untuk kuartal II relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan kuartal I, III, atau IV, dikarenakan di kuartal II tahun 2023, momentum Idul Fitri dan Ramadhan memang memiliki efek yang sangat pendek.

“Pemberian THR dan gaji ke-13 ini juga tidak dapat dijadikan penopang untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di atas 5%,” ucapnya.

Nailul Huda menyatakan hal itu disebabkan tidak semua masyarakat Indonesia tidak menerima pendapatan lebih tersebut.

Baca Juga:
Hari Pertama Ramadhan, Harga Pangan di Seluruh Komoditas Dilaporkan Alami Kenaikan Secara Nasional

Sebelumnya, diketahui jika pemerintah memperkirakan ekonomi Indonesa tahun ini dapat tumbuh 5,2% di tahun 2024, dengan pemberian THR dan gaji ke-13 untuk para ASN diyakini akan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Dilaksanakan Setelah Sidang Isbat, Menko Airlangga Sebut Pemerintah Akan Salurkan BLT Mitigasi Risiko Pangan Sebelum Idul Fitri 2024

Menko Airlangga Hartarto menyebutkan pemerintah akan menyalurkan BLT mitigasi risiko pangan sebelum perayaan Idul Fitri tahun 2024.

Terkait Penyebaran Informasi Negatif, BPDPKS Tekankan Pentingnya Memberikan Edukasi Kelapa Sawit di Lingkungan Pendidikan

BPDPKS menekankan pentingnya memberikan edukasi mengenai kelapa sawit di lingkungan-lingkungan pendidikan.

Alami Pertumbuhan, DJP Kemenkeu Catat Sebanyak 7 Juta Wajib Pajak Telah Lapor SPT Tahunan 2023

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mengumumkan sebanyak 7 juta wajib pajak telah melaporkan SPT Tahunan 2023.

Agar Tepat Sasaran, Kementerian ESDM dan Pertamina Gelar Sosialisasi Pendistribusian Isi Ulang Subsidi LPG 3 Kilogram

Kementerian ESDM bersama dengan PT Pertamina mengadakan sosialisasi pendistribusian isi ulang subsidi LPG 3 kilogram.

Capai 6,54 Persen, BPS DKI Jakarta Ungkap Inflasi Beras pada Bulan Februari 2024 Menjadi yang Tertinggi dalam 3 Tahun Terakhir

BPS DKI Jakarta mengungkapkan jika inflasi beras yang terjadi di bulan Februari 2024 menjadi yang tertinggi dalam 3 tahun terakhir.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;