Tidak Hanya Meningkatkan Kepercayaan Publik, Anggota I BPK Sebut Opini WTP Juga Meningkatkan Rating dan Citra Positif Stakeholder

Ket. Foto: Opini WTP Juga Meningkatkan Citra Positif dan Rating Stakeholder Disampaikan oleh Anggota I BPK
Ket. Foto: Opini WTP Juga Meningkatkan Citra Positif dan Rating Stakeholder Disampaikan oleh Anggota I BPK Source: (Foto/ANTARA/HO-BPK)

Ekonomi, gemasulawesi – Anggota I BPK atau Badan Pemeriksa Keuangan, Nyoman Adhi Suryadnyana, menyatakan opini WTP atau Wajar Tanpa Pengecualian meningkatkan kepercayaan publik dan citra positif dari pemangku kepentingan.

Nyoman Adhi Suryadnyana mengatakan opini WTP tidak hanya meningkatkan kepercayaan publik, namun juga meningkatkan rating dan citra positif para pemangku kepentingan atau stakeholder.

Dikutip dari keterangan resminya di Jakarta pada hari Selasa, tanggal 30 Juli 2024, Nyoman Adhi Suryadnyana menyampaikan selain itu, opini WTP mendorong perbaikan tata kelola good governance dalam mendukung pencapaian visi dan misi entitas dan adalah cerminan atas tata kelola keuangan yang baik.

Baca Juga:
Dibandingkan Negara ASEAN, Menaker Jelaskan Ada Beberapa Penyebab Tingkat Pengangguran Terbuka Indonesia Relatif Masih Tinggi

Hal tersebut dikatakannya saat menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan atau LHP atas 12 Laporan Keuangan atau LK kementerian/lembaga di Kantor Pusat BPK.

“Pihak kami turut memberikan kontribusi dalam pencapaian tujuan negara yang selaras dengan visi Indonesia Emas 2045 lewat pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang berkualitas dan inklusif,” katanya.

Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan dinilai harus mampu memberikan pandangan yang komprehensif dan terarah atas capaian kinerja pemerintah sesuai dengan rencana strategis pemerintah yang telah ditetapkan.

Baca Juga:
Mulai Beras hingga Telur Ayam Ras, Bapanas Mencatat Harga Sejumlah Pangan Rata-Rata Secara Nasional di Tingkat Pedagang Eceran Turun

Dan berkualitas serta wajib untuk selaras atau inline dengan rencana strategis kementerian/lembaga.

Hasil pemeriksaan yang berkualitas diharapkan mampu memberikan nilai tambah upaya optimalisasi pencapaian visi dan misi pemerintah yang tertuang pada visi dan misi kementerian atau lembaga.

“Untuk dapat mencapai visi dan misi itu, maka diperlukan pemerintahan dengan tata kelola yang baik atau good governance,” ucapnya.

Baca Juga:
Sehingga Membuat Produk Indonesia Semakin Dikenal, Wamendag Sebut Penguasaan Teknologi Digital Dapat Membantu Generasi Muda untuk Berkreasi

Dikutip dari Antara, Nyoman Adhi Suryadnyana mengatakan pengelolaan keuangan negara harus dijalankan secara seimbang antara akuntabilitas dan fleksibilitas.

“Pelaksanaan kegiatan tidak boleh terbelenggu pada rumusan prosedur yang hanya berorientasi pada proses semata, tetapi harus lebih berfokus pada pencapaian output dan outcome yang bermanfaat untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat,” pungkasnya.

Dia melanjutkan BPD berperan penting untuk pemerintah sebagai quality assurance dalam pencapaian visi dan misi.

Baca Juga:
Utamakan Keamanan Rakyat, Puan Sebut OJK Harus Tegas dalam Menyusun Aturan tentang Pinjaman Online

“Dengan memastikan adanya good governance pada setiap kementerian/lembaga,” tandasnya.

Opini hasil pemeriksaan atas LK adalah salah satu indikator good governance. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Termasuk Wilayah Indonesia Timur, OJK Bersama Pemda Terus Mendorong Percepatan Pemerataan Akses Keuangan di Berbagai Daerah

Percepatan pemerataan akses keuangan di berbagai daerah terus didorong oleh OJK bersama pemerintah daerah.

Sebesar 4,25 Persen, Menkop UKM Sebut Koperasi Telah Menjadi Solusi Pembiayaan Mikro yang Paling Banyak Diakses oleh Rumah Tangga di Indonesia

Koperasi, disebutkan Menkop UKM, Teten Masduki, telah menjadi solusi pembiayaan mikro yang paling banyak diakses oleh rumah tangga di RI.

Kembali Menegaskan Komitmennya untuk Mempercepat Industrialisasi, Pemerintah Indonesia Dilaporkan Menerbitkan PP Nomor 20 Tahun 2024

Pemerintah RI kembali menegaskan komitmennya untuk mempercepat industrialisasi dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah No 20 Tahun 2024.

Berdiskusi dengan 30 Pelaku IKM di Padang, Mendag Ungkap Ada Beberapa Masukan dan Keluhan

Melalui ECP, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, menuturkan ada beberapa keluhan dan juga masukan dari pelaku IKM di Kota Padang.

Berdampak terhadap Lingkungan Hidup dan Ekonomi, Bapanas Sebut Upaya Turunkan Food Loss and Waste di Indonesia Sangat Urgen

Upaya menurunkan food loss and waste di Indonesia disampaikan Bapanas atau Badan Pangan Nasional sangat urgen.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;