Terkait OTT, Mantan Penyidik KPK Tegaskan Merupakan Langkah Serius untuk Menangkap Koruptor

Ket. Foto: Mantan Penyidik KPK Menyatakan OTT Adalah Langkah Serius untuk Menangkap Koruptor
Ket. Foto: Mantan Penyidik KPK Menyatakan OTT Adalah Langkah Serius untuk Menangkap Koruptor Source: (Foto/ANTARA)

Hukum, gemasulawesi – Menurut mantan penyidik KPK, Yudi Harahap Purnomo, menyatakan OTT atau Operasi Tangkap Tangan adalah langkah serius untuk menangkap para koruptor.

Yudi Harahap Purnomo menegaskan OTT bukan hiburan.

Dalam keterangannya di Jakarta hari Senin, tanggal 24 Juni 2024, Yudi Harahap Purnomo mengatakan OTT memang bukan hanya satu-satunya cara, namun, juga jangan sampai dikatakan OTT hiburan saja.

Baca Juga:
Lakukan Penyelidikan Intensif Terkait Kasus Penggelapan Mobil Milik Burhanis yang Tewas di Pati, Polres Metro Jakarta Timur Periksa 4 Saksi

Yudi memaparkan jika dari OTT, justru KPK berhasil menangkap pimpinan lembaga, menteri, legislatif dan kepala daerah yang melakukan tindak pidana korupsi suap.

Dia menerangkan, dengan adanya OTT dimana barang buktinya berupa uang, maka pelaku tidak dapat melakukan penyangkalan.

Dikutip dari Antara, dalam kesempatan tersebut, Yudi juga mengkritisi pernyataan Wakil Ketua KPK, Alex Marwata, yang menuturkan OTT sebagai hiburan.

Baca Juga:
Mengejutkan! Belasan Polisi di Medan Diduga Terlibat Kasus Perampokan Sepeda Motor Modus COD, Ini Daftar 15 Anggota yang Kini Jadi Buronan

Dia mengaku heran kenapa pimpinan KPK dapat berbicara sembarangan seperti itu.

Yudi Harahap Purnomo yang pernah terlibat dalam banyak OTT saat bertugas di KPK, menyatakan dirinya prihatin atas pernyataan dari Alex Marwata yang dinilai sembarangan.

“Seolah-olah tidak menghargai pimpinan KPK yang sebelumnya, sejak era pertama telah melakukan OTT,” katanya.

Baca Juga:
Terus Bertambah! Polisi Tangkap 6 Tersangka Baru dalam Kasus Pengeroyokan di Pati, Ini Peran Masing-masing Pelaku

Dia menambahkan itu termasuk dengan menghargai kerja keras pegawai KPK, termasuk dengan penyidik dan penyelidik KPK, baik mantan hingga yang sekarang ini masih bekerja di KPK, melaksanakan kegiatan OTT dengan penuh resiko.

“Yang tentunya dapat membahayakan diri sendiri,” ucapnya.

Yudi menyatakan justru saat ini KPK belum melakukan OTT kembali, yang semakin membuat kepercayaan masyarakat menurun dikarenakan tidak ada prestasi yang membanggakan.

Baca Juga:
Dengan Pengalamannya, Mantan Penyidik Yakin Kasatgas Penyidikan KPK Telah Memperkecil Area Pencarian Harun Masiku

“OTT telah jelas adalah proses penegakan hukum dengan proses yang juga jelas,” terangnya.

Dia melanjutkan jika itu dimulai dari adanya pengaduan masyarakat yang melapor adanya dugaan tindak pidana korupsi, yang kemudian dilakukan verifikasi.

“Kemudian dilakukan penyelidikan hingga proses tertangkap tangan,” tuturnya.

Baca Juga:
Bertambah! Polisi Kembali Tetapkan 1 Tersangka Baru dalam Kasus Tewasnya Bos Rental Mobil di Pati, Ini Peran Pelaku Saat Pengeroyokan

Menurut Yudi Harahap Purnomo, dimana pimpinan mengetahui dan menyetujui proses OTT tersebut dengan memberikan surat perintah penyelidikan dari pimpinan KPK. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Terkait Fredi Pratama, Polri Sebut Tim Masih Berada di Thailand untuk Melakukan Pemantauan Langsung dengan Kepolisian Setempat

Brigjen Pol Mukti Juharsa menyampaikan tim Polri masih berada di Thailand untuk memantau langsung Fredi Pratama.

Bakar Suaminya Hidup-Hidup Hingga Meninggal, Polwan Polres Mojokerto, Briptu FN, Ditetapkan Sebagai Tersangka, Ini Pasal yang Menjeratnya

Polwan Polres Mojokerto, Briptu FN, resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah membakar suaminya hingga meninggal, begini kata Polda Jatim.

Melalui Tugas serta Wewenangnya, Menkumham Sebut Notaris Memiliki Kemampuan Mengidentifikasi Aktivitas Mencurigakan dan Melaporkannya

Menteri Hukum dan HAM menyampaikan notaris memiliki kemampuan melakukan identifikasi aktivitas yang mencurigakan dan melaporkannya.

Terkait Pansel, Wapres Harapkan Upaya Pemberantasan Korupsi di Periode Pimpinan KPK Berikutnya Akan Lebih Baik Lagi

Wakil Presiden, Ma’ruf Amin, berharap upaya pemberantasan korupsi di periode pimpinan KPK yang berikutnya akan lebih baik lagi dari sekarang

59 WNI Ditangkap oleh Aparat Keamanan Arab Saudi, Diduga Gegara Gunakan Visa Haji Palsu, Ini Sejumlah Denda yang Harus Dibayarkan

Diduga gunakan visa haji palsu, Aparat Keamanan Arab Saudi menangkap dan menahan sebanyak 59 WNI. Ini sejumlah denda dan sanksi yang didapat

Berita Terkini

wave

Hanya Karena Talang Jumbo Besi Tidak Dihadirkan, Kejari Parigi Moutong Tolak Pelimpahan Tahap II Kasus PETI Karya Mandiri

Penegakan hukum terhadap Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Karya Mandiri, Parigi Moutong, menemui jalan buntu karena talang jumbo

Jadi Tontonan Keluarga di Hari Lebaran, Inilah Sinopsis Pelangi di Mars, Film Hybrid Animasi dan Live Action Pertama Indonesia

Pelangi di Mars adalah film hybrid yang menggabungkan animasi dan pemeran manusia, mengangkat isu kerusakan lingkungan

Inilah Sinopsis Film Korea Pavane yang akan Segera Hadir di Netflix, Menawarkan Kisah Cinta dan Kasih Sayang

Pavane adalah film Korea yang sebentar lagi akan tampil di Netflix, menceritakan kisah tentang cinta dan penyembuhan emosional

Inilah Sinopsis Laut Bercerita yang Akan Dibintangi Reza Rahardian, Adaptasi dari Novel Sejarah Legendaris

Laut Bercerita adalah proyek film besar yang akan dibintangi Reza Rahardian, berkisah tentang seorang aktivis di era reformasi

Alan Ritchson Akan Berperang Melawan Ancaman dari Dunia Lain dalam Film War Machine di Netflix: Inilah Sinopsisnya

Alan Ritchson tampil dalam film laga fiksi ilmiah baru, War Machine, yang akan tayang di Netflix pada bulan Maret


See All
; ;