Sekutu Setia, Pakar Sebut AS Akan Menanggung Akibat atas Dukungan terhadap Penjajah Israel Suatu Hari Nanti

Ket. Foto: Seorang Pakar Menyebutkan AS Akan Menanggung Akibat untuk Dukungan yang Diberikan Israel Suatu Hari Nanti (Foto/X/@MarioNawfal)
Ket. Foto: Seorang Pakar Menyebutkan AS Akan Menanggung Akibat untuk Dukungan yang Diberikan Israel Suatu Hari Nanti (Foto/X/@MarioNawfal) Source: (Foto/X/@MarioNawfal)

Internasional, gemasulawesi – Dalam keterangannya beberapa waktu yang lalu, seorang pakar, Dr Ramzy Baroud, sempat menyinggung tentang ungkapan penulis Ceko, Franz Kafka, yang mengatakan ‘segala sesuatu yang Anda cintai kemungkinan besar akan hilang, namun, pada akhirnya, cinta akan kembali dengan cara berbeda’.

Dr Ramzy Baroud menyebutkan jika prinsipnya juga sama untuk berbagai macam perasaan kuat lainnya, termasuk kebencian dan kemarahan, dan para pejabat Amerika Serikat harus tahu tentang hal ini dengan baik karena mereka terus mendukung Israel.

Diketahui jika Amerika Serikat yang merupakan sekutu setia Israel terus memberikan dukungan kepada negara Zionis itu dalam perang Palestina kali ini dengan memberikan bantuan militer dan ekonomi yang nilainya mencapai milyaran dolar.

Baca Juga: Menteri Penjajah Israel Serukan Pemukiman Kembali untuk Warga Palestina di Luar Gaza, AS Dilaporkan Mengecamnya

“Orang-orang Arab, Muslim, bahkan seluruh dunia harus menyaksikan, mendengarkan dan juga semakin marah dari hari ke harinya atas peran AS dalam memfasilitasi agresi yang dilakukan Israel,” katanya.

Menurut Dr Ramzy Baroud, ungkapan penulis Ceko tersebut tentang cinta akan kembali dengan cara yang berbeda adalah benar.

“Namun, kebencian juga cenderung muncul kembali dan memanifestasikan dirinya dalam berbagai cara,” ujarnya.

Baca Juga: Sesalkan Serangan terhadap Markas Bulan Sabit Merah Palestina, Ketua WHO Sebut Itu Tindakan yang Tidak Masuk Akal

Baroud menuturkan bahwa dibandingkan negara lain di seluruh dunia, AS harus tahu bahwa suatu hari nanti mereka akan menanggung akibatnya atas dukungan mereka yang tidak diragukan lagi terhadap Israel.

“Penderitaan rakyat Gaza yang disaksikan oleh banyak mata di seluruh dunia, namun, dunia juga tidak dapat menghentikan atau memperlambat genosida yang dilakukan Israel,” ucapnya.

Dr Ramzy Baroud menerangkan meskipun beberapa negara Eropa telah mengubah sikap mereka terhadap perang Palestina dan bergabung dengan negara-negara lain di dunia untuk menuntut gencatan senjata, AS terus menolak seruan tersebut yang membuatnya berbeda dari yang lainnya.

Baca Juga: Wakil Ketua Dibunuh di Lebanon, Hamas Bekukan Pembicaraan tentang Gencatan Senjata

Diketahui jika Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, membenarkan penggunaan hak veto yang dilakukan negaranya dan mengatakan Israel memiliki hak yang melekat untuk menentukan nasib sendiri. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Otoritas Jepang Terus Perbarui, Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Lebihi Angka 60 Orang

Laporan menyebutkan jika korban tewas akibat gempa Jepang telah melebihi angka 60 orang dengan lebih dari 300 lainnya luka-luka.

Perang Tidak Kunjung Selesai, Apakah Zona Perbatasan Koridor Philadelphi yang Ingin Dikuasai oleh Penjajah Israel?

Berikut ini adalah tentang zona perbatasan Koridor Philadelphi yang dikabarkan ingin dikuasai oleh Israel lewat pernyataan Netanyahu.

Mengenang Kengerian Penggerebekan Kamp Pengungsi, Dokter di Tepi Barat Sebut Korban Dibom lalu Ditusuk

Menurut laporan, para dokter di Tepi Barat menyatakan jika korban penggerebekan kamp pengungsi mengalami pemboman dan penusukan.

Tumbuh Sebagai Pengungsi di Gaza, Ini tentang Sheikh Ahmed Yassin yang Merupakan Pendiri Hamas

Berikut ini adalah tentang Sheikh Ahmed Yassin yang dikenal sebagai pendiri Hamas yang menderita kelumpuhan seumur hidupnya.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;