Dimulai dari Jumat, Otoritas Jepang Mulai Bangun Unit Perumahan Sementara untuk Korban Gempa

Ket. Foto: Jepang Dikabarkan Mulai Membangun Unit Perumahan Sementara untuk Masyarakat Terdampak Gempa (Foto/X/@lancar_jaya13)
Ket. Foto: Jepang Dikabarkan Mulai Membangun Unit Perumahan Sementara untuk Masyarakat Terdampak Gempa (Foto/X/@lancar_jaya13) Source: (Foto/X/@lancar_jaya13)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan terbaru, otoritas Jepang dikabarkan mulai membangun unit perumahan sementara yang dapat dihuni sementara waktu untuk para korban gempa yang melanda Prefektur Ishikawa pada Tahun Baru 2024.

Unit perumahan sementara tersebut disebutkan diperuntukkan untuk masyarakat yang rumah atau tempat tinggalnya mengalami kerusakan akibat gempa Jepang.

Sedangkan pembangunan unit perumahan sementara telah dimulai sejak kemarin, hari Jumat, tanggal 12 Januari 2024.

Baca Juga:
Bela Diri, Ini Argumen Penjajah Israel dalam Sidang Kasus Genosida di ICJ

Pemerintah Prefektur Ishikawa sedang melakukan pembangunan sekitar 115 rumah sementara di 4 lokasi yang berada di Wajima dan Suzu yang menjadi wilayah paling parah yang terdampak gempa dengan magnitudo 7,6 tersebut.

Perwakilan pemerintah yang tidak disebutkan namanya menyatakan mereka akan berusaha untuk menyelesaikan unit-unit perumahan sementara itu dalam waktu sebulan agar segera dapat dihuni.

“Kami berusaha untuk menyelesaikannya sesegera mungkin,” katanya.

Baca Juga:
Jumlah Korban Semakin Meningkat, Joe Biden Dapat Tekanan tentang Gencatan Senjata di Jalur Gaza

Berdasarkan UU Bantuan Bencana, pemerintah daerah akan menyediakan rumah sementara secara gratis untuk masyarakat yang menjadi korban bencana alam hingga 2 tahun, atau hingga masyarakat dapat menemukan tempat tinggal alternatif.

Yang dimaksudkan unit perumahan sementara adalah rumah 1 lantai yang merupakan buatan pabrik atau terbuat dari kayu.

Perumahan sementara itu akan dilengkapi dengan kamar mandi, toilet dan juga dapur.

Baca Juga:
Sebut Masalah Nasional, Hamas Tegaskan Menolak Upaya Penjajah Israel Ikut Campur dalam Masa Depan Jalur Gaza

Rencananya juga akan tersedia secara bertingkat untuk mereka yang telah berkeluarga atau mereka yang masih lajang.

Laporan lain menyampaikan pemerintah daerah setempat juga akan memulai pembangunan unit perumahan sementara sebanyak 60 unit di Kota Nozo dan Anamizu yang juga terdampak gempa di hari Senin, tanggal 15 Januari 2024.

Diketahui jika sekitar 2.500 jiwa harus terisolasi hingga sekarang akibat kerusakan parah yang ditimbulkan gempa dahsyat tersebut.

Baca Juga:
Sidang ICJ, Afrika Selatan Sebut Sejumlah Pemimpin Penjajah Israel Buat Pernyataan Eksplisit tentang Genosida Gaza

Di hari Jumat pagi, dilaporkan sebanyak 215 orang meninggal akibat bencana tersebut dengan 37 orang yang masih belum ditemukan hingga sekarang.

Beberapa kota yang terdampak gempa dikabarkan mulai mendapatkan pengajuan dari masyarakat daerahnya yang mengharapkan dapat tempat tinggal di perumahan swasta yang telah ada sebelumnya dengan biaya sewa yang akan ditanggung oleh pemerintah daerah setempat. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Kejahatan Perang, Badan Amal Oxfam Nyatakan Kematian di Gaza Setiap Harinya Lebihi Semua Konflik Besar di Abad 21

Oxfam, badan amal yang berbasis di Inggris, menyatakan jumlah kematian harian di Gaza melebihi jumlah korban konflik besar lain di abad 21.

Ajukan Kasus Genosida ke ICJ, Pakar Sebut Afrika Selatan Adili Kemunafikan Penjajah Israel dan Barat

Menurut seorang pakar, mengajukan kasus genosida yang dilakukan Israel ke ICJ, Afrika Selatan ikut mengadili kemunafikan Barat dan Israel.

Beri Dukungan, Aktivis Pro Palestina Berkumpul di Den Haag untuk Persidangan ICJ Terkait Kasus Genosida Penjajah Israel

Para aktivis pro-Palestina berkumpul di Den Haag untuk sidang ICJ terkait kasus genosida Israel yang diajukan Afrika Selatan.

Kekerasan Tiada Henti, Seorang Asisten Profesor Sebut Palang Merah Internasional Gagal Jalankan Tugasnya

Salah seorang Asisten Profesor mengungkapkan jika Palang Merah Internasional Gagal dalam menjalankan tugasnya terkait perang Palestina.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;